• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mewaspadai Mutasi Virus Corona

Mewaspadai Mutasi Virus Corona

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 18 March 2021

Oleh : Lisa Pamungkas

Mutasi corona ditengarai lebih berbahaya daripada yang lama. Setelah heboh virus corona yang berasal dari Inggris, muncul lagi virus N349K yang diklaim lebih berbahaya. Masyarakat diminta untuk lebih waspada, karena jangan sampai terinfeksi oleh virus ini. Protokol kesehatan harus diterapkan dengan disiplin, agar tetap sehat dan bebas corona.
Pandemi covid-19 sudah berlangsung selama 12 bulan.

Jumlah pasien corona mulai menurun dan kapasitas pasien covid di RS tidak sepenuh beberapa bulan lalu. Saat vaksin Sinovac dan AstraZeneca masuk ke Indonesia, maka masyarakat akan optimis bahwa pandemi akan segera berakhir. Karena ketika ada vaksinasi nasional, akan terbentuk kekebalan kelompok.
Akan tetapi, kita tidak boleh lalai karena ada mutasi virus covid-19 dan sudah masuk Indonesia. Pertama ada virus corona Inggris alias B117.

Mutasi ini dinamakan virus corona Inggris karena memang pertama kali ditemukan di sana. Perbedaan dengan covid yang lama adalah, pada virus B117 lebih cepat menular dan mematikan, sehingga harus diwaspadai.
Jika ada seseorang yang terinfeksi virus corona tipe B117, maka gejalanya yang hampir sama dengan corona lama.

Di antaranya demam, sesak nafas, diare, dan batuk, serta pilek. Akan tetapi, mengingat bahwa virus ini lebih cepat menular, kita harus mewaspadainya. Ketika merasakan gejala itu, maka harus cepat-cepat periksa atau melakukan tes swab. Sehingga bisa diambil tindakan pencegahan atau pengobatan.

Selain tipe B117, maka ada mutasi virus corona lain yang mulai masuk di Indonesia, yakni tipe N439K. Amin Soebandrio, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyatakan bahwa ada 48 kasus mutasi N439K di tanah air. Bahkan penemuan ini sudah ada sejak november 2020.
Amin melanjutkan, gejala antara virus corona lama dengan mutasinya (N439K) hampir sama.

Akan tetapi, mutasi virus ini memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk menginfeksi seseorang dan punya daya ikat reseptor yang lebih kuat. Sehingga harus lebih berhati-hati, jangan sampai kita terkena corona jenis ini.

Sementara, Profesor Zoebairi Djoerban dari Ikatan Dokter Indonesia menyebut bahwa virus N439K lebih kuat dalam melawan ketahanan tubuh manusia. Dalam artian, imunitas tubuh memang harus ditingkatkan selama pandemi. Tak hanya dengan rajin berolahraga, tetapi juga dengan makan sayur dan buah, minum susu, dan bisa ditambah dengan multivitamin atau herbal, dengan petunjuk dokter.

Mengapa sampai ada mutasi virus? Menurut dokter Kathi Swaputri, SP PD, mutasi virus terjadi karena covid-19 yang tidak terkontrol. Dalam artian, perilaku masyarakat yang kurang disiplin, bisa menyebabkan terbentuknya mutasi virus. Namun nasi sudah menjadi bubur, saat tidak ada lockdown dan hanya PSBB dan sekarang PPKM, kita harus tetap menjaga kedisiplinan.

Jangan pernah lalai dalam menaati protokol kesehatan seperti pakai masker. Saat belanja bulanan, wajib untuk membeli masker sekali pakai dan hanya boleh dipakai maksimal 4 jam. Sehingga persediaan masker di rumah harus mencukupi untuk seluruh anggota keluarga. Bisa juga dengan masker kain 3 lapis yang bisa memfilter droplet dengan lebih kuat.

Selain pakai masker, jangan lupa untuk selalu cuci tangan atau memakai hand sanitizer dan jaga jarak. Batasi kontak dengan orang lain jika tidak benar-benar penting dan lebih baik melakukan salam jarak jauh daripada menyentuh tangan secara langsung. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati?

Saat ada mutasi virus corona baru di Indonesia, maka kita harus meningkatkan level kewaspadaan. Karena tipe B117 dan N439K diklaim lebih ganas daripada corona yang lama. Jangan pernah lupa untuk menerapkan protokol kesehatan dan tetaplah jaga higienitas serta imunitas, juga rela divaksin agar tubuh bebas corona.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat

June 10, 2026

Cegah Maraknya PHK, Pemerintah Optimalisasi Program Magang Nasional dan Relaksasi Kebijakan

June 10, 2026

Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat…

Cegah Maraknya PHK, Pemerintah Optimalisasi Program Magang Nasional dan Relaksasi Kebijakan

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Cegah Maraknya PHK, Pemerintah Optimalisasi Program Magang Nasional dan Relaksasi Kebijakan *JAKARTA* — Menteri Ketenagakerjaan…

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Potensi PHK, Perkuat Perlindungan dan Peluang Kerja

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Potensi PHK, Perkuat Perlindungan dan Peluang Kerja Jakarta – Pemerintah…

Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Antisipasi PHK dan Jaga Stabilitas Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Antisipasi PHK dan Jaga Stabilitas Ketenagakerjaan Jakarta – Pemerintah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.