• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Begini Pembahasan Hasil Pertemuan Stafsus Jokowi dengan Gubernur Papua Barat

Begini Pembahasan Hasil Pertemuan Stafsus Jokowi dengan Gubernur Papua Barat

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 3 February 2021

Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar, mendorong  diprioritaskannya orang asli Papua (OAP) dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Papua Barat.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Barat tadi  kami antara lain bicara masalah itu. Kami sepakat itu orang asli Papua harus mendapat  prioritas dalam rekruting ASN,” kata Billy seusai menggelar pertemuan dengan  Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di Manokwari, Rabu (3/1).

Baca juga: Keren, Tas Bigmo Hadir Menemani Aktifitas Para Millenial, Begini Ulasannya?

Billy mengatakan, masalah proporsionalitas orang asli Papua dalam penerimaan ASN di bumi Papua merupakan isu lama yang tak kunjung tuntas. Karena itu ia berupaya mendorong agar masalah itu segera dipecahkan, tidak berlarut – larut.

Baca juga: Gak Nyangka, Begini Respon Stafsus Jokowi Billy Mambrasar Soal Rasisme di Papua

“Jika dibiarkan, Ini persoalan sensitif  yang bisa memicu masalah yang lebih luas,” ujarnya.

Menurut Billy, Gubernur Dominggus Mandacan telah sepakat segera menyelesaikan  masalah itu. Ke depan, dalam rekruting ASN di Papua Barat orang Asli Papua bakal mendapat prioritas.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo, mengatakan telah memberi porsi 80 persen untuk warga asli Papua dalam penerimaan  ASN.

Tapi, menurut Tyahyo, quota itu sering disalahgunakan oleh beberapa oknum pejabat.

Selain masalah orang asli Papua dalam rekruting ASN, menurut Billy, sejumlah isu penting terkait  Papua Barat juga dibahas dengan pertemuannya dengan Gubernur Dominggus Mandacan.

“Kami juga berbicara serius mengenai rencana pembentukan Tim Koordinai Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua  dan Papua Barat,” kata Billy.

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak

May 6, 2026

Mufti Sabah Malaysia di Bangsal Literasi Ponpes Wali: Memetik Rahasia Kemandirian dari Candirejo

May 6, 2026

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak

By Kata IndonesiaMay 6, 20260

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak Oleh : Abdul Razak Transformasi digital…

Mufti Sabah Malaysia di Bangsal Literasi Ponpes Wali: Memetik Rahasia Kemandirian dari Candirejo

By Kata IndonesiaMay 6, 20260

Langkah kaki Datuk Dr. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar terhenti sejenak saat memasuki pelataran Pondok…

PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital

By Kata IndonesiaMay 6, 20260

PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen…

PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital

By Kata IndonesiaMay 6, 20260

PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat upaya…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.