Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar, mendorong diprioritaskannya orang asli Papua (OAP) dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Papua Barat.
Dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Barat tadi kami antara lain bicara masalah itu. Kami sepakat itu orang asli Papua harus mendapat prioritas dalam rekruting ASN,” kata Billy seusai menggelar pertemuan dengan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di Manokwari, Rabu (3/1).
Baca juga: Keren, Tas Bigmo Hadir Menemani Aktifitas Para Millenial, Begini Ulasannya?
Billy mengatakan, masalah proporsionalitas orang asli Papua dalam penerimaan ASN di bumi Papua merupakan isu lama yang tak kunjung tuntas. Karena itu ia berupaya mendorong agar masalah itu segera dipecahkan, tidak berlarut – larut.
Baca juga: Gak Nyangka, Begini Respon Stafsus Jokowi Billy Mambrasar Soal Rasisme di Papua
“Jika dibiarkan, Ini persoalan sensitif yang bisa memicu masalah yang lebih luas,” ujarnya.
Menurut Billy, Gubernur Dominggus Mandacan telah sepakat segera menyelesaikan masalah itu. Ke depan, dalam rekruting ASN di Papua Barat orang Asli Papua bakal mendapat prioritas.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo, mengatakan telah memberi porsi 80 persen untuk warga asli Papua dalam penerimaan ASN.
Tapi, menurut Tyahyo, quota itu sering disalahgunakan oleh beberapa oknum pejabat.
Selain masalah orang asli Papua dalam rekruting ASN, menurut Billy, sejumlah isu penting terkait Papua Barat juga dibahas dengan pertemuannya dengan Gubernur Dominggus Mandacan.
“Kami juga berbicara serius mengenai rencana pembentukan Tim Koordinai Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat,” kata Billy.