• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Vokasi UI Mendorong Sosialisasi Prinsip UI Greenmetric dalam Mendukung Kenaikan Peringkat Kampus Hijau UI di Level Dunia

Vokasi UI Mendorong Sosialisasi Prinsip UI Greenmetric dalam Mendukung Kenaikan Peringkat Kampus Hijau UI di Level Dunia

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 30 December 2020

Dosen Program Studi Periklanan Kreatif Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), Hardika Widi Satria, M.Si menginisiasi konten sosialisasi penerapan prinsip UI GreenMetric melalui iklan layanan masyarakat dengan platform media baru.

Baca juga: Lagi Viral, Bos Ikan Cupang di Indonesia Ternyata Alumni Gontor

UI GreenMetric merupakan pemeringkatan tingkat dunia yang diprakasai oleh Universitas Indonesia di tahun 2010. Hari Senin (7/12/2020) UI telah merilis daftar kampus berkelanjutan baik di Indonesia atau dunia melalui rilis UI GreenMetric World University Ranking 2020.

UI GreenMetric merupakan inovasi UI yang telah dikenal luas di dunia internasional sebagai pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus terkait kampus hijau dan prinsip keberlanjutan universitas-universitas di seluruh dunia.

Pemeringkatan ini diharapkan mampu memberikan perubahan kebijakan di universitas dalam memerangi perubahan iklim global, konservasi energi dan air, daur ulang limbah, dan transportasi hijau.

Kegiatan tersebut membutuhkan perubahan perilaku dan perhatian lebih pada kelestarian lingkungan, serta masalah ekonomi dan sosial yang berkaitan dengan keberlanjutan.

Menurut survey yang dilakukan oleh Hardika, 55,6% sivitas akademik tidak mengetahui sama sekali tentang filosofi UI GreenMetric dan sebanyak 80,6% belum pernah sama sekali mendapatkan sosialisasi atau paparan mengenai prinsip UI GreenMetric. Hal tersebut adalah ironi mengingat UI adalah pemrakasa sistem pemeringkatan dunia dalam kerangka UI GreenMetric.

Hasil survey tersebut menjadi titik tolak pembuatan konten terkait sosialisasi penerapan prinsip UI GreenMetric di bidang transportasi hijau di kampus UI. Bidang transportasi hijau dipilih karena merupakan topik paling relevan di antara sivitas akademik yang biasa ditemukan dalam mobilitas keseharian mereka.

Konten sosialisasi penerapan UI GreenMetric dalam bidang transportasi hijau ini diharapkan mampu menjawab kesenjangan informasi UI GreenMetric secara umum di antara sivitas akademik dan diharapkan ada penambahan pengetahuan filosofi UI Greenmetric di antara sivitas akademik serta terjadi perubahan perilaku dalam bertransportasi umum di lingkungan kampus dengan berbagai pilihan moda transportasi hijau yang telah disediakan oleh kampus.

Adapun proses pembuatan konsep konten dilakukan secara daring dengan menggunakan platform online meeting seperti Zoom dan Google Meet yang berlangsung dari tanggal 7 November – 18 November 2020. Konten iklan layanan masyarakat digital dengan basis media baru terdiri atas dua jenis yakni konten visual yang bertujuan untuk menumbuhkan pengetahuan dan meningkatan kesadaran sivitas akademik terkait filosofi UI GreenMetric dalam bentuk infografis dan mind mapping.

Konten lainnya dibuat melalui medium audio visual melalui video iklan layanan masyarakat dengan pesan tujuan yaitu perubahan perilaku sivitas akademik dalam menggunakan moda transportasi hijau di lingkungan kampus UI dalam rangka mendukung penerapan UI GreenMetric. Pembuatan konten ini adalah bentuk pengabdian masyarakat yang di dukung oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI.

Hardika berharap konten UI GreenMetric yang telah dibuat semakin memudahkan pemahaman dan pengamalan sivitas akademik UI terhadap penerapan UI GreenMetric. Dukungan pada tingkat akar rumput ini diharapkan mampu berkontribusi pada naiknya peringkat UI yang sekarang sudah unggul di level Indonesia menjadi mampu bersaing di level internasional di kemudian hari.

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.