• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»VOKASI UI MENDORONG KREATIFITAS RUANG DIGITAL BAGI KOMUNITAS UMKM DESKOM JOGJA

VOKASI UI MENDORONG KREATIFITAS RUANG DIGITAL BAGI KOMUNITAS UMKM DESKOM JOGJA

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 22 December 2020

Tim Pengabdian Masyarakat Vokasi UI Program Studi Periklanan kreatif mendorong kreatifitas dalam ruang digital untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu berbasis digital dengan tujuan meningkatkan brand awareness bagi komunitas UMKM Deskom Jogja.

Program dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan, keterampilan, dan melakukan pendampingan para Mitra UMKM Deskom Jogja, yaitu komunitas para penggiat UMKM khususnya produksi peralatan bidang kreatif seperti mainan anak berbahan dasar kayu.

Kegiatan ini membantu para pelaku industri UMKM melalui lokakarya kegiatan komunikasi pemasaran pembuatan terpadu (integrated marketing communication) bagi para anggota komunitas UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melakukan program Integrated Marketing Communication (IMC) sehingga terjadi peningkatan brand awareness, penjualan, pendengar, viewers, dan subscribers.

Baca juga: Masyarakat Harus Disiplin Protokol Kesehatan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Menurut Naldo, M.Si., Ketua Program Studi Periklanan Kreatif Vokasi UI, strategi dan teknik komunikasi sangat dibutuhkan untuk memasarkan suatu produk baik barang maupun jasa, sehingga para produsen dapat meningkatkan penjualannya.

Pemasaran sangat menentukan bagi bisnis di negara berkembang seperti Indonesia dimana Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah memegang peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan membuka banyak lapangan pekerjaan.

Lebih lanjut, Mahdi Nurcahyo, S.Sn., M.A. menambahkan dengan prinsip “Dari Tiada Menjadi Ada” Deskomjogja merupakan komunitas kultural yang memulai aktifitas pendampingan kreatifitas dalam bidang seni dan desain di Yogyakarta sejak awal tahun 2019.

Bekerja sama dengan generasi muda di Yogyakarta, Deskomjogja bergerak memberi edukasi seni dan pengembangan produk industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Dengan tujuan memberdayakan potensi lokal dan meningkatkan pemahaman desain bagi masyarakat di sekitar wilayah Yogyakarta, Deskomjogja adalah brand komunitas yang dibangun atas tiga pilar yaitu memberdayakan masyarakat, mempromosikan budaya, dan pengembangan kreatifitas seni dan desain yang tumbuh di Yogyakarta.

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.