• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Peran Milenial Sukseskan Kebijakan Pemeritah Saat Pandemi

Peran Milenial Sukseskan Kebijakan Pemeritah Saat Pandemi

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 21 November 2020

Oleh: Dini Arimbi (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Tangerang)

Sudah saatnya generasi milenial menunjukkan aksi nyata mendukung upaya pemerintah melawan virus berbahaya, Covid-19, dan ikut menjaga stabilitas ekonomi dengan membeli produk dalam negeri utamanya produk UMKM.

Presiden Jokowi dalam sambutannya di acara pembukaan Festival UMKM Oktober 2020 lalu berpesan bahwa generasi Milenial bisa jadi motor penggerak UMKM dan perekonomian saat pandemi ini.

Situasi pandemi saat ini tak membuat negara berhenti untuk hadir di segenap pelosok Tanah Air. Pemerintah memastikan pembangunan harus berjalan di segala sektor hingga terwujudnya keadilan sosial yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin akan terus memastikan pembangunan merata di semua wilayah Indonesia demi terwujudnya Indonesia Maju.

Baca juga: Optimalkan Peran Media Publik, Warganet dan Milenial Kolaborasi Dukung Kebijakan Membangun Kesehatan Masyarakat serta Pemulihan Ekonomi

Pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin diharapkan dapat terus menjaga amanah seluruh rakyat Indonesia, juga di saat yang sama ikut memajukan anak-anak muda Indonesia menjadi generasi emas yang berhasil menjadikan Indonesia negara adidaya. Oleh karena itu l, peran milenial hingga warganet perlu ikut menyukseskan berbagai kebijakan dan program pemerintah melalui langkah literasi dan edukasi yang dilakukan di media sosial.

Peran warganet dan milenial dapat membantu menyebarkan informasi valid dan kampanye kreatif mengajak masyarakat untuk saling membantu dengan membeli produk dalam negeri, terkhusus produk UMKM serta melawan berita hoaks.

Bersama membangun optimisme melalui narasi positif di media sosial mendukung kebijakan pemerintah demi kemajuan bangsa. Bangsa Indonesia pasti mampu melewati situasi sulit karena pandemi Covid-19 ini dan segera mengakhirinya dengan kemenangan, sehingga Indonesia kembali pulih, SDM Unggul, menuju Indonesia Maju!

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.