• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Papua Siap Menjadi Tuan Rumah PON XX 2020

Papua Siap Menjadi Tuan Rumah PON XX 2020

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 19 February 2020

Oleh: Rebecca Marian

Pemerintah Pusat dan Pemprov Papua terus bekerja sama guna memantapkan pelaksanaan PON XX di Papua. Provinsi Papua pun dinilai siap menjadi tuan rumah PON XX seiring kesiapan venue dan berbagai aspek strategis lainnya.

Pemerintah Pusat melalui Kemenpora terus memonitor persiapan penyelenggaraan PON XX 2020 yang akan dilaksanakan di Papua. Hal tersebut dilakukan karena Kemenpora ingin perhelatan PON XX 2020 berjalan sukses. Untuk mencapai hal tersebut, Kemenpora telah menjadikan acara PON XX 2020 sebagai tugas berat yang harus dipikul secara bersama-sama. Kesuksesan tersebut harus dicapai karena hal tersebut akan menjadi bagian implementasi visi besar pemerintah khususnya tanggung jawab Kemenpora dalam pembangunan nasional bidang kepemudaan dan keolahragaan.

Dalam kunjungan kerja ke Jayapura, Papua, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan persiapan yang telah dilakukan di beberapa venue, dan sisa waktu beberapa bulan akan dimanfaatkan oleh Pemerintah Papua untuk menyelesaikan seluruh fasilitas pendukung. Meihat persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Pusat optimis Papua akan sukses menyelenggarakan PON XX tahun 2020. Diharapkan tidak ada hambatan ke depan hingga seluruh kontingen yang berasal dari luar Papua bisa terlayani dengan baik dan bertanding dengan tenang
Kabupaten Jayapura akan menjadi tuan rumah dalam upacara seremoni pembukaan PON XX 2020. Untuk menyukseskan hal tersebut, Pemkab Jayapura terus melakukan koordinasi dengan PB PON untuk mempersiapkan segala kebutuhan jelang upacara pembukaan. Sebagai informasi tambahan, tiga arena baru yang akan mulai dibangun setelah keluarnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2020, juga bisa selesai sebelum Oktober 2020. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu meragukan persiapan yang dilakukan Papua sebagai tuan rumah yang baik untuk menyambut PON XX 2020.
Terkait dengan isu keamanan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengatakan selain melakukan pemetaan ancaman, BIN telah melakukan operasi pencegahan dengan memotong segala bentuk potensi yang dapat menganggu keamanan selama penyelenggaraan PON XX di Papua.

Kegiatan deteksi dan potensi kerawanan lainnya terus dilakukan oleh BIN sebagai bagian dari operasi gabungan dalam rangka pencegahan agar tidak menjadi gangguan yang nyata. Di sisi lain, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan TNI akan mempertebal pengamanan empat venue penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua. TNI juga siap menjamin keamanan demi suksesnya PON 2020 dengan menambah jumlah pasukan di beberapa tempat terutama di empat venue sebagai lokasi penyelenggaraan acara. TNI-Polri dan BIN akan mematangkan rencana kesiapan pengamanan jelang pelaksanaan PON 2020 di Papua. TNI bersama dengan Polri dan BIN yakin pelaksanaan PON dapat berjalan dengan baik tanpa suatu hambatan apapun. TNI juga akan melakukan antispasi apabila terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banjir, tanah longsor dan termasuk potensi kemarau panjang seperti BMKG.

Kegiatan pengamanan tersebut telah mendapatkan dukungan dari DPR. Ketua DPR Puan Maharani mengatakan DPR mendukung BIN dan TNI-Polri untuk menjaga keamanan Papua saat PON dan Peparnas digelar. DPR mendukung seluruh langkah-langkah yang dilakukan BIN dan TNI-Polri untuk menjamin keamanan di provinsi papua khususnya di kabupaten/kota yang menjadi penyelenggara acara.

Selain Jayapura, Kabupaten Merauke juga merupakan salah satu wilayah yang akan berpartisipasi dalam penyelenggaraan PON XX 2020. Seluruh venue yang akan digunaan untuk acara tersebut telah selesai dua bulan lebih awal dari target yang ditentukan. Hal tersebut dapat tercapai berkat koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi Papua, dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan terus mengawal proses pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Tujuannya untuk memastikan perkembangan pembangunan selesai tepat waktu. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengatakan, lapangan Futsal telah siap digunakan untuk PON XX 2020. Sementara itu, untuk venue Baseball di Auri, Kabupaten Jayapura serta lapangan Tenis di Kantor Walikota Jayapura diyakini dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Progress pembangunan tersebut telah meningkatkan rasa optimis bahwa Papua akan mencetak sejarah sebagai penyelenggara multievent nasional olahraga. Salah satu indikator kesuksesan prestasi diharapkan di Papua akan banyak memecahkan rekor nasional di berbagai cabor yang dipertandingkan. Sedangkan dalam hal administrasi akuntabilitas dapat mudah diketahui dan diterima publik, serta secara ekonomi sudah dapat dipastikan berdampak langsung dengan banyaknya kontingen yang akan memadati Papua dari seluruh perwakilan provinsi di Indonesia.

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.