• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Sukseskan PON XX 2020 di Papua Untuk Persatuan dan Kebanggaan Indonesia di Mata Dunia

Sukseskan PON XX 2020 di Papua Untuk Persatuan dan Kebanggaan Indonesia di Mata Dunia

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 18 February 2020

Oleh : Fauzi Iskan

Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan multievent yang mempertemukan 34 provinsi dalam sebuah multievent. Hal tersebut tentu menunjukkan pentingnya persatuan di tengah perbedaan suku maupun bahasa, semboyan Bhineka Tunggal Ika sejatinya harus melekat didalam jiwa setiap putra daerah, official dan pejabat di lingkungan Olahraga.
Sikap fair play yang dijunjung diharapkan akan melahirkan atlet berprestasi yang akan mengangkat martabat bangsa dan negara di arena olahraga.

Tentu saja perhelatan 4 tahunan ini diharapkan dapat memberikan makna bagi atlet maupun pecinta olahraga, bagi yang baru pertama kali mengikuti PON mereka tentu dapat saling berinteraksi dan berkenalan dengan sesama atlet dari daerah lain. Sedangkan atlet lama yang sudah sering mengikutinya, maka akan menjadi ajang silaturahmi dan merajut persatuan dengan atlet yang ada di lain daerah.

Sudah sejak lama olahraga menjadi arena untuk mempersatukan anak bangsa, kendati berbeda agama, ras maupun suku tetapi di dalam arena semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik.

Peraturan-peraturan dalam setiap cabang olahraga tidak membeda-bedakan antara ras, suku, agama atau antara satu daerah dengan daerah lain. Untuk memuluskan setiap perlombaan maka semuanya haruslah tunduk pada aturan yang telah ditetapkan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, barharap agar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua nantinya, selain sebagai ajang mengukir prestasi, juga menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan.

Prestasi yang diukir tersebut diharapkan juga menjadi ukuran untuk bisa ke jenjang yang lebih tinggi. Zainudin juga berharap agar perhelatan PON XX di Papua dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang baik.

Menteri Zainudin tersebut juga menyampaikan kesannya saat meninjau Stadion Papua Bangkit. Menurutnya, Stadion kebanggaan masyarakat Papua itu sangatlah luar biasa. Kapasitas penonton mencapai 40 ribu dengan tipe kursi single seat.

Tak hanya itu, Menpora juga bangga dengan adanya arena akuatik bertaraf internasional, dimana lokasinya hanya berjarak 700 meter dari Stadion Bangkit.
Sebelumnya, Zainudin juga telah meninjau beberapa venue / tempat pertandingan yang masih dalam proses pengerjaan.

Menurutnya, dari persiapan beberapa bulan ke depan, Papua siapo menjadi tuan rumah PON 2020. Ia juga memastikan 3 arena baru yang mulai dibangun setelah terbitnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2020, juga bisa selesai sebelum Oktober 2020.

Dirinyapun meminta kepada semua pihak untuk tidak meragukan kesiapan Papua yang pada tahun ini berkesempatan menjadi tuan rumah PON 2020.

Sehingga tidak ada lagi pertanyaan tentang persiapan Papua dalam menyambut multievent 4 tahunan tersebut.
Selain itu, dirinya juga memastikan bahwa pembangunan venue di Kabupaten Merauke berjalan sesuai target. Sedangkan venue yang ada di Kabupaten Mimika sudah siap digunakan.

Perhelatan PON tidak hanya formalitas penyelenggaraan saja, tetapi PON menjadi penting bagi Papua karena akan menjadi nilai tambah bagi pemerataan pembangunan di Papua, di sisi lain perekonomian masyarakat juga dapat meningkat karena event tersebut akan mendatangkan atlet dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

Atlet-atlet dan rombongannya tersebut tentu akan berpotensi meningkatkan penghasilan dari para masyarakat lokal yang menjajakan cinderamata ataupun local wisdom khas Papua.

Presiden RI Joko Widodo juga menaruh atensi besar terhadap suksesnya perhelatan olahraga nasional tersebut melalui inpres nomor 10 tahun 2017 tentang dukungan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI tahun 2020 di Provinsi Papua demi mendukung kelancaran PON XX di Bumi Cenderawasih, sebagai wujud bahwa pemerintah Indonesia serius dan berkomitmen untuk memajukan Papua di segala bidang.

Tentunya dengan perhelatan PON XX tersebut, merupakan ajang bagi Papua untuk menunjukkan kepada Dunia, bahwa Papua adalah tanah yang damai, aman dan maju dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan adanya Event tersebut, diharapkan masyarakat Internasional dapat menilai bahwa Papua merupakan daerah yang maju dan hebat.

Kebanggaan ini tentu patu disemarakkan oleh seluruh masyarakat di Indonesia, agar masyarakat di seluruh dunia mengetahui bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia dan Papua adalah tanah yang damai.

Penulis adalah Jurnalis Citizen/ Pemerhati Olahraga dan Kesehatan Masyarakat

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

August 6, 2026

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

August 6, 2026

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik Jakarta – Wacana pembentukan kabinet bayangan…

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik  Oleh: Ratna Komala Gelombang transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Kehadiran platform digital dengan algoritma yang dirancang untuk memaksimalkan atensi telah menciptakan ekosistem informasi yang bergerak sangat cepat, tetapi tidak selalu mengutamakan akurasi. Konten yang memancing emosi sering kali memperoleh jangkauan lebih luas dibandingkan informasi yang telah melalui proses verifikasi. Dalam situasi demikian, jurnalisme berkualitas menjadi semakin penting sebagai penopang ruang publik yang sehat, menjaga nalar masyarakat agar tetap berpijak pada fakta di tengah derasnya arus disinformasi. Peran pers tidak lagi terbatas sebagai penyampai berita, melainkan menjadi institusi yang menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Jurnalisme yang profesional berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui informasi yang akurat. Namun, tantangan yang dihadapi industri media semakin kompleks akibat dominasi algoritma platform digital global yang mengubah pola distribusi informasi sekaligus memengaruhi model bisnis media. Ketimpangan tersebut menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri pers. Dalam konteks itu, langkah pemerintah menghadirkan regulasi mengenai tanggung jawab platform digital menjadi bagian penting dari upaya memperkuat keberlanjutan jurnalisme nasional. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi inovasi teknologi, melainkan membangun keseimbangan antara perkembangan platform digital dan keberlangsungan media yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ruang digital yang sehat membutuhkan mekanisme yang memastikan informasi yang diproduksi melalui proses jurnalistik memperoleh posisi yang layak di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi. Dengan demikian, kepentingan publik tetap menjadi orientasi utama dalam tata kelola informasi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan bahwa Kemenko Polkam memiliki peran strategis dalam mengawal penyusunan Peraturan Presiden mengenai tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Menurut Eko Dono Indarto, pembentukan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, menjaga kualitas pers nasional, sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan di ruang digital. Kehadiran pedoman pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan secara terukur. Komitmen pemerintah tersebut menunjukkan bahwa penguatan jurnalisme dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan informasi nasional. Lebih jauh, lahirnya pedoman pelaksanaan kewajiban platform digital memberikan kepastian mengenai tanggung jawab setiap pemangku kepentingan dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Selama ini, perusahaan platform memperoleh manfaat ekonomi yang besar dari distribusi konten jurnalistik, sementara media menghadapi tekanan finansial yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi. Ketimpangan tersebut berpotensi melemahkan kualitas jurnalisme apabila tidak diimbangi dengan tata kelola yang lebih berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah menjadi instrumen penting untuk menciptakan hubungan yang lebih seimbang antara inovasi digital dan keberlanjutan industri pers. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan tantangan baru terhadap kredibilitas informasi. Teknologi AI memungkinkan produksi konten dalam jumlah besar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak seluruhnya dibangun di atas prinsip verifikasi dan etika jurnalistik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran informasi yang menyesatkan, manipulasi visual, hingga lahirnya narasi yang sulit dibedakan dari fakta. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar semakin bergantung pada keberadaan media yang menjunjung tinggi profesionalisme.…

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya Oleh : Antonius Utomo Perkembangan…

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.