• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mengecam Aksi Brutal OPM Terhadap Warga Sipil

Mengecam Aksi Brutal OPM Terhadap Warga Sipil

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 25 December 2019

Oleh: Abner Wanggai

Organisasi Papua Merdeka (OPM) memang tak henti-hentinya menyuarakan referendum dengan tindakan inkonstitusional, bahkan mereka juga berani menyerang TNI/Polri hingga warga sipil yang tidak sejalan dengannya.

Kekejaman mereka juga telah memberikan ketidaknyamanan bagi masyarakat Papua yang menginginkan agar Bumi Cenderawasih tetap menjadi bagian dari NKRI.

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau KKB di Papua telah merayakan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2019.
Beruntungnya, dalam perhelatan tersebut tidak ada insiden berarti saat perayaan beberapa hari lalu tersebut.
Kendati demikian rakyat Indonesia masih teringat jelas kekejaman OPM dan masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Salah satu korban yang selamat pada peristiwa pembantaian oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) atau KKB di Nduga, Papua pada 2 Desember 2018 silam masih mengingat peristiwa duka mendalam bagi rakyat Indonesia.
Dalam pembantaian tersebut, tercatat sebanyak 17 orang pegawai PT Istaka Karya dipastikan meninggal dunia. 1 anggota TNI gugur dan ada 4 orang masih dalam pencarian.
Selain itu ada juga 4 korban yang sempat nyaris terbunuh tetapi berhasil melarikan diri dan selamat dari pembantaian tersebut.

Salah satu korban yang selamat adalah Jimmy Rajaguguk, dirinya menceritakan, sore itu para pekerja sedang beristirahat sambil bermain kartu domino.
Secara tiba – tiba, terdengar suara orang mendobrak pintu kantor dan kamp para pekerja. Setelah dicari sumber suara tersebut, ternyata di luar sudah terdapat anggota KKSB yang datang dengan membawa senjata api dan senjata tajam.
Saat itu para pekerja juga sempat menolak membukakan pintu dan sempat mencoba untu melawan. Namun kelompok separatis tersebut jumlahnya terlalu banyak dan mereka mulai mendobrak pintu kamp hingga pintu kamar.

Jimmy mengatakan, ia dan para korban dikumpulkan dan dipaksa untuk berbaris. Kelompok Separatis tersebut juga meminta para korban untuk membuka baju dan merampas benda seperti telepon, dompet dan uang.
Saat itu sebanyak 24 pegawai PT Istaka Karya dan 1 Pegawai PUPR pun menyerah karena mustahil melawan Kelompok separatis tersebut.

Setelah barang dikumpulkan, para anggota OPM tersebut lantas berteriak dan menanyakan pimpinan mereka yang bernama Jonny Arung.
Setelah itu, para korban diminta untuk berbaris dalam keadaan tanpa busana. OPM lantas meminta para korban untuk menuju Puncak Kabo dan selalu dtodong senjata api.
Pada moment tersebut, ada pendeta dan 2 masyarakat yang meminta agar semua korban dibebaskan.

Namun pihak OPM enggan melepaskan para korban dan meminta pada pendeta agar menunggu kedatangan Bos, Jika Bos sudah datang maka para korban tidak dilepaskan, dan pendeta tersebut lalu pergi meninggalkannya.
Setelah 2 jam menunggu, ikatan tali pada korban pun dilepaskan dan mereka disekap di dalam sebuah bangunan kamp di Karunggame.

Semalaman, korban disekap tanpa baju dan kondisi cuaca di daerah tersebut sangatlah dingin, dimana suhunya bisa mencapai 0 derajat tiap malamnya.
Para korban pun dibangunkan keesokan harinya sekitar jam 6 pagi, Jimmy dan para korban yang lain juga dipaksa berjalan menuju puncak Kabo.
Sesampai di Puncak Kabo semua korban diikat dan do lokasi tersebut, semua teman-temannya di eksekusi mati.
Menurut Muhammad Aidi, selaku Kepala Penerangan Kodam VVII/Cenderawasih, mengatakan, ada sekitar 50 anggota kelompok separatis yang berada di lokasi pembantaian.

Kabarnya, mereka menari-nari dan meneriakkan suara hutan khas pedalaman Papua, lalu menembaki para korban secara sadis.
Sebagian besar korban langsung mati bersimbah darah, sedangkan sebagian lagi pura-pura mati terkapar di tanah.
Karena kasus ini, beberapa kontraktor merasa was – was dan tida nyaman karena khawatir dengan teror yang dilakukan oleh OPM.

Tindakan OPM memang jelas merupakan kejahatan kemanusiaan dan OPM tidak hanya organisasi penjual harapan palsu terkait kesejahteraan Papua, tetapi juga merupakan kelompok kriminal dan teror yang harus segera ditumpas oleh negara.
Kekejaman tersebut tentu saja tidak bisa dibiarkan, Kelompok Separatis hanya ingin mewujudkan angan semu dengan melancarkan aksi teror yang meresahkan masyarakat.

 

 

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.