• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mengoptimalkan Potensi Generasi Milineal Dalam Mensukseskan Kebijakan Nasional Demi Pembangunan Nasional

Mengoptimalkan Potensi Generasi Milineal Dalam Mensukseskan Kebijakan Nasional Demi Pembangunan Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 7 December 2019

Oleh: Anwar Ibrahim

Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi informasi yang kian pesat, media sosial telah bertransformasi sebagai salah satu sumber informasi yang digemari masyarakat. Kehadiran media sosial yang digunakan sebagai sumber informasi nyatanya juga telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat dimana, kapan, dengan siapa, dan berbagi informasi apa saja.

Media sosial memberikan kemerdekaan seluas-luasnya bagi para pengguna untuk mengekspresikan dirinya, pendapatnya, apa yang baru diketahuinya, atau mungkin sekadar mencurahkan suka dukanya. Semakin aktif seseorang menggunakan media sosial maka ia akan dianggap gaul dan kekinian. Sedangkan yang tidak bermedia sosial akan dianggap kuno, ketinggalan jaman, atau tidak kekinian.

Secara positif dengan adanya media sosial, komunikasi dan interaksi antar individu menjadi semakin mudah, efektif, dan cepat. Namun kenyataan lain menunjukkan banyaknya jumlah pengguna Internet di Indonesia, serta tingginya frekuensi mengakses konten informasi dan media sosial, tidak serta-merta menjamin ‘kedewasaan’ pengguna media sosial atau netizen Indonesia.

Selain itu, berbagai kasus penyalahgunaan internet juga marak, mulai dari internet fraud, adiksi atau kecanduan, pelanggaran privasi, bias realitas, hingga yang sedang marak adalah meluasnya berita bohong atau hoaks. Kesengajaan penyebaran hoaks bahkan digunakan untuk keuntungan dan kepentingan oknum-oknum tertentu. Secara konstitusi pemanfaatan teknologi informasi hingga sanksi pidana bagi yang melanggar telah diatur sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Berdasarkan temuan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo) terdapat 1224 konten hoaks yang tersebar hingga Maret 2019. Beberapa diantaranya tentu masih tersimpan dalam ingatan kita semua, ruang media sosial pernah dihebohkan dengan berita bohong tentang adanya ribuan tenaga kerja asing asal tiongkok, berita bohong tentang penganiayaan seorang aktivis oleh sekelompok orang, berita hoax guna menggiring opini masyarakat yang berpotensi menimbulkan keresahan, perselisihan, dan kegaduhan.

Kegaduhan yang timbul akibat berita bohong yang tersebar di media sosial dinilai dapat berdampak dalam kehidupan riil, karena media sosial juga membentuk konstruksi pemaknaan tentang asumsi sosial kita. Kegaduhan yang terjadi di media sosial tidak jarang menggunakan sentimen identitas yang bermuara pada hujatan ataupun ujaran kebencian, dan karenanya dapat melunturkan semangat multikulturalisme yang menjadi landasan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Pada akhirnya konsep tentang kebhinekaan mengalami dekonstruksi oleh argumen-argumen yang dibentuk melalui media sosial. Berita bohong juga ditengarai dapat mengancam stabilitas sosial politik maka melawan Hoax harus sampai ke akar-akarnya guna terwujudnya persatuan indonesia.

Sinergitas Kaum Melineal Lawan Hoax Demi Stabilitas Pembangungan Nasional

Media sosial sebagai salah satu media komunikasi dapat membentuk opini publik yang menumbuhkan semangat optimisme terhadap kebijakan pemerintah kedepan. Media sosial pada hakikatnya dapat menciptakan iklim yang mendukung pembangunan agar masyarakat dapat memahami, menerima, dan berpartisipasi dalam pembangunan diperlukan sinergitas Warganet demi mendukung pembangunan nasional secara merata.

Kemunculan hoax secara bertubi-tubi yang tidak mendapat respons cepat secara proporsional oleh pemerintah dibanding berita negatifnya, akan menimbulkan asumsi pertanda bahwa peristiwa tersebut benar dan dibiarkan terjadi, hal ini tidak boleh terjadi. Salah satu aspek yang dapat terdampak dari terpaan hoax adalah kepercayaan publik. Kepercayaan publik merupakan variabel penting demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Kepercayaan akan menghasilkan legitimasi publik yang sangat memberikan semangat dan optimisme bagi masyarakat untuk ikut membantu pemerintah menjalankan berbagai kebijakannya agar dapat mewujudkan Indonesia maju yang diidamkan selama ini, Kaum milemial Siap Kerja Sama Melawan Hoax Untuk Indonesia Maju!. Potensi Generasi Milineal harus dioptimalkan Dalam Mensukseskan Kebijakan Nasional Demi Pembangunan Nasional.

Hilirisasi Tembaga di Gresik Menjadi Jalan Indonesia Menguasai Nilai Tambah SDA

August 23, 2026

Smelter Freeport Gresik Beroperasi, Kontribusi ke Negara Diproyeksi Melonjak

August 23, 2026

Hilirisasi Tembaga di Gresik Menjadi Jalan Indonesia Menguasai Nilai Tambah SDA

By Kata IndonesiaAugust 23, 20260

Hilirisasi Tembaga di Gresik Menjadi Jalan Indonesia Menguasai Nilai Tambah SDA Oleh: Dwi Saputri Indonesia…

Smelter Freeport Gresik Beroperasi, Kontribusi ke Negara Diproyeksi Melonjak

By Kata IndonesiaAugust 23, 20260

Smelter Freeport Gresik Beroperasi, Kontribusi ke Negara Diproyeksi Melonjak Jakarta – Pemerintah kembali membuktikan komitmen…

Pemerintah Perkuat Hilirisasi, Smelter Freeport Gresik Siap Jadi Motor Industri Nasional

By Kata IndonesiaAugust 23, 20260

Pemerintah Perkuat Hilirisasi, Smelter Freeport Gresik Siap Jadi Motor Industri Nasional GRESIK — Pemerintah terus…

Kritik Publik Didorong Jadi Solusi, Bukan Provokasi di Ruang Digital

By Kata IndonesiaAugust 23, 20260

Kritik Publik Didorong Jadi Solusi, Bukan Provokasi di Ruang Digital Oleh: Yandi Arya Adinegara Ruang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.