• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Menolak Reuni PA 212

Menolak Reuni PA 212

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 30 November 2019

Oleh: An Davos

Reuni 212 selalu berkaitan dengan momentum Politik seperti Pilkada DKI Jakarta 2016 hingga Pilpres 2019. Kendati demikian, Reuni 212 tahun ini diperkirakan sepi peminat karena tidak berdekatan dengan Pemilu dan tidak adanya isu-isu yang signifikan.

Salah satu isu dalam Reuni 212 akan menyoroti kasus Sukmawati Soekarnoputri. Kasus ini dianggap sebagai momentum untuk menggerakkan massa pada aksi tersebut. Setiap tahunnya, saat Reuni 212 selalu mendapatkan momentum serupa. Beberapa di antaranya seperti kasus Ahok dan pembakaran bendera tauhid. Karena itu pihaknya akan terus mengadakan Reuni 212 setiap tahunnya. Aksi ini adalah bentuk pembelaan atas adanya momentum umat islam yang dirugikan.

Dalam banyak pemberitaan dan unggahan media sosial, berdasarkan video yang beredar di Youtube, Sukmawati dalam sebuah forum sempat melemparkan pertanyaan kepada audiens soal Pancasila dan Al Quran, serta pertanyaan tentang Soekarno dan Nabi Muhammad SAW.
Sukmawati, putri Presiden pertama RI Bung Karno, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (15/11/2019). Sukmawati dilaporkan atas kasus dugaan penistaan agama. Pelapor Sukmawati adalah perempuan advokat bernama Ratih Puspa Nusanti, yang merupakan salah satu anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi).

Persatuan Alumni (PA) 212 akan menggelar reuni akbar di lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). Dalam acara itu, Gubernur DKI Jakarta disebut akan hadir.
Tidak hanya hadir, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Edy Mulyadi mengatakan Anies akan memberikan sambutan dalam acara itu. Acara ini nantinya mengangkat tema Aksi bela Islam dan bela nabi Muhammad SAW.

Edi selaku Wakil Ketua Panitia Pelaksana acara ini menyebur undangan kepada Anies adalah bukti pihaknya berhubungan baik dengan Pemerintah. Anies sendiri bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI diketahui telah memberikan izin acara itu.
Selain itu, Edi mengatakan pihaknya mengundang masyarakat lintas agama yang ingin mengikuti acara itu. Ia mengaku acara ini tidak membedakan orang berdasarkan latar belakangnya, baik politik dan agama. “Kita undang semua rakyat Indonesia. Mau agamanya apa, kecenderungannya 01, 02, 012 kek, kita undang semua,” pungkasnya.

Dari berbagai kutipan pemberitaan diatas, penulis menyimpulkan bahwa panitia reuni PA 212 masih kesulitan mencari isu-isu politik pragmatis yang dapat dijadikan magnet menarik massa mendatangi acara tersebut, sehingga kasus hukum yang menimpa Sukmawatipun berusaha “dieksploitasi” oleh mereka, walaupun masyarakat menilainya belum tepat, karena masyarakat masih mempercayakan penanganan masalah ini melalui jalur hukum.

Sementara itu, menilik pernyataan Edi Mulyadi bahwa panitia akan mengundang masyarakat lintas agama untuk menghadiri acara tersebut, juga merupakan indikasi kuat bahwa rencana reuni PA 212 mengalami sepi peminat, bahkan banyak kalangan muslim melihat bahwa reuni ini sudah kurang signifikan, berbeda dengan niat awal 212 sebagai gerakan moral, karena kecenderungannya sudah menjadi gerakan politik pragmatis.

Sedangkan, rencana pejabat pemerintah yang diundang dalam hal ini Anies Baswedan, namun belum ada rencana mengundang Prabowo Subianto ataupun Presiden Jokowi misalnya juga mudah diterjemahkan masyarakat, bahwa PA 212 mungkin “hanya mungkin mengundang pejabat negara yang seafiliasi politik dengan mereka”. Jika dugaan ini benar, maka sebaiknya Anies Baswedan perlu memikirkan ulang rencana kehadirannya ke acara tersebut, bahkan sebaiknya Gubernur Jakarta tersebut tidak memberikan sumbangan apapun, karena akan mudah dipolitisasi, dan sebaiknya Anies Baswedan juga perlu mendalami bagaimana aspirasi umum masyarakat Jakarta terkait rencana reuni tersebut dengan misalnya berkonsultasi dengan jajaran Forkompimda bahkan Kominda DKI Jakarta, sebab banyak juga yang menilai bahwa rencana reuni PA 212 tersebut bukan membela agama, melainkan berpotensi merusak agama Islam apalagi jika acara tersebut tidak berjalan damai.

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.