• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Masyarakat Menolak Reuni 212

Masyarakat Menolak Reuni 212

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 28 November 2019

Oleh : Aditya Akbar

Reuni 212 yang dimotori oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 mendapat banyak penolakan dari berbagai pihak. Acara tersebut dianggap telah keluar dari tujuan awalnya dan rawan diisusupi penumpang gelap yang dapat menciptakan kerusuhan,
Bagi sebagian orang, reuni ini adalah momen yang dinanti. Menurut KBBI, kata reuni berarti pertemuan kembali (bisa bekas teman sekolah, kawan seperjuangan, juga lainnya) setelah berpisah cukup lama. Momentum reuni dinilai juga akan mempererat tali silaturahmi yang putus maupun kendor. Biasanya akan ada agenda-agenda guna melengkapi acara. Reuni ini bersifat santai, namun ada juga yang formil tergantung konsep acara. Nah, apakah PA 212 yang akan menggelar reuni ini juga serupa dengan penjelasan diatas?

Isu akan dihelatnya pertemuan kembali kawan seperjuangan 212 di Monas ini disambut antusiasme warganya. Tetapi hanya yang pro dengan mereka, kenapa? Sebab, pihak-pihak yang menyatakan kontra menganggap tujuan dari reuni ini telah berubah, tidak berdasar atas definisi awal terbentuknya organisasi masyarakat ini. Kendati demikian, yang menyatakan kontra-pun belum tentu salah. Hal ini dikarenakan terdapat sejumlah bukti-bukti terkait melencengnya esensi dari acara ini. Mulai dari menggaet tokoh politik hingga merongrong pemerintahan melalui kritik, yang tentunya dinilai terlalu ekstrim.

Sebelum agenda reuni 212 yang akan digelar pada 2 Desember 2019, dulu pada 2018 saja acara ini juga membuat heboh masyarakat Indonesia. Bahkan, menjadi trending topik dunia. Bagaimana tidak, aksi keagamaan yang terdiri dari hampir 8 juta orang ini memutihkan ibu kota Jakarta. Namun, ada yang menarik, yakni adanya aksi tandingan bertajuk ‘Aksi Kontemplasi 212 dan pencerahan Anak Bangsa’. Aksi ini digagas oleh Ketua Umum Forum Silaturahmi Aktivis 212 Kapitra Ampera.
Aksi tersebut memiliki tugas guna menyadarkan peserta 212 agar tidak menjadikan momentum itu sebagai gerakan politik ataupun kampanye terselubung. Salah satu contohnya ialah mengusung paslon Presiden dan Wakil Presiden. Kapitra ingin mengembalikan aksi 212 kepada khitahnya. Sebab, pihaknya keberatan jika aksi Islami dinodai dengan kepentingan politik.

Setahun berlalu agaknya tujuan dari reuni 212 ini belum menunjukkan perubahan. Naga-naganya masih ada agenda politis yang ingin dimasukkan ke dalam momentum acara. Padahal dulu telah diberi kartu kuning oleh sejumlah pihak. Bukan menentang, hanya meluruskan agar aksi-aksi lanjutan tetap berada di jalannya. Belum lagi, acara yang akan diisi oleh HRS yang notabene terbelit beragam kasus. Yang paling fenomenal ketika dirinya mempunyai masalah denda overstay di negeri kilang minyak. Siapa yang tak kenal HRS, imam besar FPI yang cukup mumpuni dalam mengkritisi pemerintahan. Sayangnya, memang lidah tak bertulang, kritik hanya tinggal kritik, sebab dalam kenyataannya sang Habib ini hanya dianggap ampuh mengoceh tanpa ada tindakan nyata.

Bahkan banyak pula yang menganggapnya hanya sebuah tong yang berbunyi nyaring. Gembar-gembor memojokkan pemerintahan, giliran kena masalah minta untuk dipulangkan. Lalu mau ditaruh dimana mukanya? Sudah minta bantuan masih saja nyelipin drama playing victim, Habib oh Habib. Jika logikanya acara akan dipimpin seseorang dengan perilaku kurang pas ini, mau dibawa kemana arah tujuan reuni 212?

Sebenarnya aksi 212 Desember mendatang tidak pernah melarang atau mencekal. Hanya saja pemerintah mempersilakan untuk jujur. Jangan sampai aksi semacam ini menimbulkan kegaduhan politik, pasca meredanya situasi ‘panas’ Pilpres beberapa waktu lalu. Tahu sendiri bagaimana carut marutnya keadaan kala itu, acara yang awalnya berniat positif jadi bermetamorfosis ke arah makar, dimana pemimpinnya menyuarakan hal-hal yang cenderung ingin mengintervensi pemerintahan.

Jadi jika kini masyarakat lebih cerdas memilih tentunya akibat dari pengalaman sebelumnya, bukan? Mana ada orang-orang yang ingin agamanya dijadikan ajang terselubung guna menyuburkan pertumbuhan politik. Ada baiknya tetap jujur saja, acara reuni jangan dikaitkan dengan politik. Maka reuni yang bertajuk ‘Munajat untuk Keselamatan Negeri. Maulid Agung dan Reuni Alumni 212’ ini bisa diadakan seperti pada umumnya. Sehingga tak perlu lagi mencatut sejumlah tokoh politik guna menaikkan panggung acara.

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.