• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Menuju Indonesia Maju Dengan Memahami Keunggulan Ideologi Pancasila Melawan Radikalisme

Menuju Indonesia Maju Dengan Memahami Keunggulan Ideologi Pancasila Melawan Radikalisme

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 8 November 2019

Oleh : Alfin Riki (Blogger/Relawan Pegiat media Sosial Independen)

Pancasila, ideologi sakti yang mampu menyatukan ratusan keberagaman di nusantara. Di dunia ini terdapat puluhan ideologi negara yang masing – masing memiliki nilai kebangsaan yang mengakar di negara tersebut. Salah satunya adalah Pancasila; ideologi negara Indonesia.

Salah satu nilai universal dari Pancasila yaitu inti setiap silanya selalu ada di dalam budaya, agama, kebiasaan, tradisi, serta adat yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Terdapat kaitan yang erat antara sila–sila dalam Pancasila dengan kehidupan rakyat Indonesia tanpa harus mengabaikan maupun mengintervensi nilai – nilai yang terkandung di dalam keberagaman budaya, agama, kebiasaan, tradisi, serta adat tersebut.

Keunikan dan keunggulan Pancasila dalam mengawal dan menjaga eksistensi Indonesia diakui berbagai pemimpin Timur Tengah, Afrika, dan bahkan Hillary Clinton saat menjabat sebagai Menlu Amerika Serikat. Tidak hanya itu saja, Pancasila sebagai dasar negara juga dikagumi ulama-ulama besar dunia, salah satunya Grand Syaikh Al-Azhar Mesir, juga Ahmad Tayyeb yang pernah dinobatkan sebagai ulama paling berpengaruh di dunia oleh The Royal Islamic Strategis Studies Center.

Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu. Ideologi sangat penting terhadap suatu bangsa karena dapat membentuk identitas negara, menyatukannya, mengatasi konflik, mengatasi perbedaan, bahkan menjadi arah yang ingin dicapai oleh suatu bangsa. Namun, dibalik semua itu ada kalanya suatu negara mengalami gejolak ketika nilai – nilai dari dasar negaranya sudah tidak lagi dipedomani dan dijunjung.

Sebuah dasar negara yang hanya dibaca namun tidak dilaksanakan dan kurang dipahami maksud beserta tujuan berdasarkan nilai-nilai dari para pencetus ideologi membuat hal tersebut menjadi hal yang sangat disayangkan. Jadi, untuk lebih dekat dan memahami Pancasila. Berikut ada lima keumggulan Pancasila.

Pertama, sila Ketuhanan memuat pokok-pokok pikiran bahwa manusia di Indonesia menganut berbagai agama, tidak ada larangan dan intervensi untuk memilih agama mana yang diyakini dari agama-agama yang disahkan di Indonesia. Pancasila memiliki pemikiran yang sama dengan agama-agama yang ada karena tidak membedakan.

Kedua, sila Kemanusiaan memuat bahwa adanya kesadaran sikap dan perbuatan manusia yang didasarkan kepada potensi hati nurani manusia dalam hubungannya dengan norma-norma dan kebudayaan umumnya. Potensi kemanusiaan dimiliki oleh semua manusia di dunia, tanpa memandang ras, keturunan dan warna kulit, serta bersifat universal.

Ketiga, isi yang menjadi dasar terbentuknya sila ketiga ini ialah melihat beragam perbedaan yang ada di Indonesia yang berarti tidak untuk dipertentangkan, tetapi justru dijadikan landasan bagi persatuan Indonesia. Isi dalam nilai persatuan Indonesia dikembangkan dengan maksud untuk mencapai tujuan nasional ke arah persatuan dalam kebulatan tekad untuk memiliki rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Keempat, sila keempat merupakan sendi yang penting sebagai suatu asas kekeluargaan masyarakat Indonesia serta merupakan suatu asas bahwa tata Pemerintahan Republik Indonesia didasarkan atas kedaulatan rakyat. Rakyat secara langsung maupun tidak langsung (Perwakilan) ikut dalam pengambilan keputusan-keputusan dalam musyawarah yang dipimpin oleh pikiran yang sehat secara penuh tanggungjawab, baik kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada rakyat yang mewakilinya.

Kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Berarti bahwa setiap orang Indonesia mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hukum, politik, sosial, ekonomi dan kebudayaan. Sesuai dengan UUD 1945, maka keadilan sosial mencakup pula pengertian adil dan makmur. Keadilan sosial yang dimaksud tidak sama dengan pengertian sosialistis atau komunalistis, karena yang dimaksud dengan keadilan sosial dalam Sila ke- 5 bertolak dari pengertian bahwa antara pribadi dan masyarakat satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Masyarakat tempat hidup dan berkembang pribadi, sedangkan pribadi adalah komponennya masyarakat.

Dapat dilihat bahwa seluruh asas yang terdapat pada Pancasila bersifat universal dan tidak termakan oleh zaman. Sudah lebih dari 70 tahun sejak 1945 Pancasila berdiri dan berkobar menyalakan tanah air hingga saat ini.

Tidak hanya sebagai pandangan hidup, tapi juga Pancasila berfungsi sebagai pegangan hidup, norma, dan pedoman di semua aspek kehidupan mulai dari masyarakat hingga berbangsa. Sehingga bisa dikatakan bahwa semua perilaku dan sikap setiap individu penting dijiwai dengan nilai-nilai Pancasila.

Bahkan kecanggihan dan keunggulan Pancasila, bisa merobohkan ancaman hoax dan radikalisme dengan cara kita semua berkontribusi kreatif dan positif dengan berpedoman pada Pancasila guna memgisi kemerdekaan ini dan menjawab berbagai tantangan demi wujudkan Indonesia Maju.

Karena saya kamu kita semua bisa jadi Pahlawan Pancasila dimasa kini dengan ikut berkontribusi atau mengawal suksesnya pembangunan nasional 5 tahun mendatang demi kemajua bangsa.

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.