• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mendukung kinerja menteri Kabinet Indonesia maju

Mendukung kinerja menteri Kabinet Indonesia maju

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 3 November 2019

Oleh : Rahmat Siregar (Pengamat Sosial Politik)

Menteri-menteri kabinet Indonesia Maju segera lancap gas pasca pelantikan. Hal ini dilaksanakan agar program pembangunan nasional dapat segera diwujudkan. Oleh karena itu, diharapkan dukungan semua pihak agar progam pembangunan dapat berjalan lancar.

Layaknya suatu sistem pemerintahan yang tak mampu berjalan sendirian, dukungan secara mental dan psikis secara tak langsung membuat penerimanya merasa “sempurna”. Kaitannya dalam langkah menuju Indonesia lebih maju. Meski seringkali dinilai kecil, namun patronasi dari pihak luar sedikit banyak akan mempengaruhi kinerja mereka di dalam pemerintahan. Sama halnya dengan Presiden yang akan “pincang” ketika tak ada dukungan dari menteri kabinetnya yang baru. Maka dari itu, seruan untuk selalu mendukung serta mengevaluasi setiap pekerjaan yang dibuat oleh elemen pemerintahan, dianggap cukup krusial.

Setelah dilantiknya mantan walikota Solo disusul dengan jajaran kementeriannya yang baru, diharap akan mampu mewujudkan program-program kerja Jokowi – Ma’ruf selama lima tahun kedepan. Beragam patronasi tak hanya datang dari kubu pengusung Jokowi saja, namun juga yang sebelumnya menjadi rival pada pilpres beberapa bulan yang lalu.
Logikanya, suatu negara memiliki sebuah target atau impian nasional yang sangat epic dan bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa. Lebih lanjut jika ingin mewujudkan cita-cita Internasional maka harus didahului mewujudkan cita-cita nasional.
Ada banyak cara yang bisa di lakukan guna mewujudkan cita-cita ini, diantaranya adalah Geostrategi. Geostrategi merupakan cita cita nasional yang dilaksanakan melalui jalur pemanfaatan sumber daya alam ( SDA ) serta sumber daya manusia ( SDM ). Dengan mengkolaborasikan kedua elemen ini maka akan mempercepat pencapaian negara.
Maka dari itu dibutuhkan adanya dorongan maupun dukungan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan cita-cita negara. Khususnya terhadap kinerja kabinet pemerintahan Indonesia Maju. Mengapa dukungan ini menjadi sangat penting?

jika hanya pemerintah saja yang bergerak untuk memajukan bangsa, sementara masyarakat tidak berperan serta, maka yang terjadi adalah ketimpangan sistem pemerintahan. Yang nantinya berakibat pada tata kelola negara. Pun dengan masyarakat pastinya butuh dukungan dari pemerintah seperti di bidang ekonomi ataupun keilmuan.

Dalam rangka itu, Presiden Joko Widodo pun sudah mengutarakan lima arahan terkait pekerjaan besar yang akan diusung pemerintah dalam lima tahun ke depan. Diantaranya ialah, Pertama, mewujudkan pembangunan sumber daya manusia. Kedua, meneruskan pembangunan infrastruktur. Ketiga, menyederhanakan regulasi beserta kendalanya. Keempat, meringkas birokrasi secara besar-besaran. Dan kelima, transformasi ekonomi dari dependensi sumber daya alam juga menjadi daya saing manufaktur.
Berdasarkan lima poin diatas, kemungkinan Presiden Joko Widodo telah mengetahui apa masalah Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Sehingga, Jokowi dinilai sangat paham bagaimana membawa Indonesia lebih maju.
Sementara itu, wajah baru dalam susunan kabinet Jokowi jilid 2 ini menimbulkan persepsi di kalangan publik. Tuntutan zaman yang terus mengalami perkembangan dinilai harus diimbangi dengan kualitas Kementerian yang turut menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi.

Menurut Djayadi Hanan, selaku Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), nama-nama menteri yang didapuk telah sesuai dengan keinginan Jokowi. Yakni, yang memiliki program bersesuaian dengan kemajuan zaman. Termasuk mampu merangkul kalangan milenial, ekonomi kreatif dan juga pemanfaatan sistem ekonomi digital.
Selain itu, telah memberikan bukti terkait penciptaan kreativitas dan inovasi yang sangat diperlukan dan memiliki lompatan yang diinginkan oleh Presiden untuk lima tahun kedepan. Dirinya menambahkan, jika dilihat dari sisi keterwakilan daerah, komposisi kabinet saat ini sudah sesuai dan dinilai cukup mumpuni dari sisi keahlian.

Menurut laporan, Jokowi juga memiliki sejumlah nama menteri yang prestasinya tak hanya di tingkat nasional saja. Namun juga berskala internasional. Banyak dari nama kabinet Jokowi jilid 2 dianggap cukup kredibel dalam mendukung pemerintahan mantan walikota Solo ini.

Hal ini sesuai dengan sifat Presiden RI yang populer dengan “gerak cepatnya” dalam mengatasi masalah. Jokowi tak ingin jika tantangan negara yang semakin besar dan tak dimbangi dengan orang-orang yang mampu bertahan, tentunya akan mempengaruhi segala kinerja.
Mendukung kinerja kabinet Indonesia maju ini merupakan langkah awal dalam percepatan pembangunan. Dengan adanya patronasi, secara internal maupun eksternal, pihak pemerintah dan kabinetnya akan mengoptimalkan pelaksanaan program kenegaraan. Tak perlu risau suara-suara sumbang di luaran sana, yang terpenting ialah keyakinan akan Indonesia lebih maju telah menanti di depan mata.

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

September 15, 2026

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif

September 15, 2026

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara Oleh: Alexander Royce Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kini memasuki babak baru yang kian progresif. Di bawah kepemimpinan visioner saat ini, langkah-langkah luar biasa terus diambil guna memastikan kekayaan negara tak lagi dirampok oleh segelintir pihak. Saat ini, instrumen hukum paling dinanti, yakni Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sedang dikebut pembahasannya oleh pemerintah dan DPR. Ini adalah sinyal kuat bahwa negara sama sekali tidak main-main dalam misi suci melindungi uang rakyat. Koruptor dipastikan tidak akan bisa tidur nyenyak menyembunyikan hasil kejahatannya, karena instrumen pemiskinan sudah di depan mata. Pembahasan RUU Perampasan Aset bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan wujud komitmen politik tingkat tinggi rezim saat ini. DPR menargetkan agar beleid strategis ini segera diketok palu. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dengan tegas menyampaikan komitmen parlemen bahwa RUU ini ditargetkan rampung selambatnya akhir tahun. Beliau menekankan landasan filosofis utama regulasi ini adalah menjamin kepastian pemulihan atas kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi. Dengan disahkannya aturan ini, percepatan pengembalian aset negara diyakini bisa berjalan jauh lebih efektif, sistematis, dan terukur. Lebih lanjut, pimpinan komisi hukum tersebut menekankan bahwa proses pembahasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Mengingat cakupan RUU yang sangat luas dan berpotensi bersinggungan dengan ranah hukum lain—seperti kitab undang-undang hukum pidana maupun hukum acara pidana—penyelarasan norma mutlak dibutuhkan. Kehati-hatian ini menjadi jaminan agar kelak RUU Perampasan Aset benar-benar menjadi pedang keadilan murni bagi rakyat, dan bukan menjadi alat kriminalisasi yang rentan disalahgunakan oleh pihak tertentu demi kepentingan sesaat. Langkah proaktif nan strategis ini sekaligus membuktikan bahwa kabinet pemerintahan saat ini tidak sekadar bermain pada narasi populis, tetapi benar-benar membenahi fondasi hukum dari hulu ke hilir. Melalui harmonisasi kebijakan eksekutif dan legislatif yang sangat solid, negara bertekad memastikan setiap celah pelarian harta haram para koruptor akan ditutup rapat tanpa kompromi. Dukungan pengesahan undang-undang ini tak hanya menggema dari parlemen, tetapi juga mengalir deras dari aparat penegak hukum di garis depan. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadi salah satu garda terdepan yang antusias menyambut regulasi ini. Kasubdit II Direktorat Pencegahan Kortas Tipikor Polri, Kombes Affandi Eka Putra, secara meyakinkan menyatakan kehadiran aturan perampasan aset akan memberikan amunisi baru yang luar biasa ampuh dalam menuntaskan pemberantasan korupsi di seluruh pelosok Tanah Air. Menurut perwira menengah tersebut, regulasi ini bukan sekadar alat penyitaan biasa, melainkan instrumen pamungkas yang menyuntikkan efek jera luar biasa bagi pelaku rasuah. Pemiskinan terhadap koruptor diyakini menjadi hukuman yang paling ditakuti. Namun, kepolisian juga bijak menegaskan bahwa implementasi penyitaan aset ini kelak harus senantiasa berpijak kokoh pada asas kesetaraan di hadapan hukum, sehingga pelaksanaannya dipastikan akan berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak tanpa pandang bulu.…

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif Oleh: Bara Winatha Rancangan Undang-Undang…

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko Oleh: Ricky Rinaldi Sebagai negara…

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Pemerintah Dorong Ketahanan Bencana Alam Berbasis Data dan Peta Risiko Jakarta – Pemerintah terus mendorong…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.