• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mendulang Pahala Dengan Sebar Konten Positif Demi Wujudkan Indonesia Maju

Mendulang Pahala Dengan Sebar Konten Positif Demi Wujudkan Indonesia Maju

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 2 November 2019

Oleh : Amalia Hasti (Relawan Gerakan Literasi Terbit)

Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi. Hoax, sas-sus, fitnah, dan hujatan bersahut-sahutan nyaris tiada henti. Informasi sumir yang sudah usang datang silih berganti.

Penyakit ini telah mewabah nyaris tak terperi. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, diperkirakan terdapat sedikitnya 1500 situs yang diduga menjadi produsen virus hoax, berita palsu, dan ujaran kebencian.

Warganet atau Netizen sast ini menjadi sebuah komunitas dunia maya, namun nyata yang dirasa efektif janyalah menyebarkan informasi berita. Hanya bermodal gawai yang terisi kuota internet, konon agarv hidup jauh lebih berwarna. Tanpa beksl literasi yang penting eksis.. kondisi ini memptihatinkan kita semua.

Plus- minus, Pro -Kontra, positif – negatif tak jarang memunculkan kasus sosial bahkan hukum pun. Begitulah  sisi lain dari maraknya aktifitas media sosial yang tak terbendung. Tak sebatas rangkaian kalimat yang bisa dibaca, melainkan juga gambar, bahkan video yang sewaktu-waktu bisa viral. Konten kreatif media sosial tidak saja menjadi segmen marketing dalam dunia industri bisnis. Misi budaya hingga missi politik kerap muncul di pelbagai laman media sosial. Pelaku dan penikmatnya tak lain tak bukan adalah para netizen atau warganet itu sendiri.

Jadikanlah limpahan informasi sebagai modal produktif menuju level lebih tinggi. Manfaatkan jejaring sosial untuk bersinergi meningkatkan produktivitas dan mencapai kesejahteraan bersama. Banyak cara positip dan kreatif untuk mengambil manfaat dari perkembangan teknologi komunikasi ini tanpa menambah dosa.

Janganlah puas hanya menjadi generasi pemangsa berita bohong, penyantap kabar burung, atau penikmat konten negatif lainnya.

Di era kebebasan berpendapat dan bermedsos ria, berempati dan menggunakan sikap yang bijaksana makin perlu dilakukan bersama. Setidaknya untuk menjaga kata-kata agar tak melukai sesama atau lebih jsuh bisa saling menumbuhkan optimisme.

Aksi menebar kabar hoax bukanlah sedekah yang berpahala. Sebaliknya, itu menabur benih keburukan yang akan kembali pada diri kita semua. Kegemaran copas (copy-paste) tidaklah terpuji karena bisa mematikan kreativitas kita semua sebagai manusia yang berakal.

Di sisi lain, memanipulasi pesan dan mendistorsi informasi untuk memantik emosi termasuk perbuatan tak terpuji. Berkomentar di medsos tanpa memperhitungkan dampaknya juga mestinya dihindari, mari lawan Hoax Demi Terwujudnya Persatuan Bangsa Guna Suksesnya Keberlangsungan Pembangunan Nasional Untuk Indonesia Maju. Sudah saatnya kita semua ikut berkolaborasi mensukseskan kepentungan nasional kita. Pemimpin kita Jokowi sudah membuktikannya, mari kita dukung untuk kebaikan dan kemajuan bangsa.

Dengan berpikir bahwa orang lain bisa terluka karena kalimat kita di ranah maya, sama artinya melatih diri untuk menjaga hati. Saatnya jangan muda terprovokasi oleh manipulasi msnipulasibkebenaran bahkan ayat ayat yang justru dapat memecah belah kita semua.

Dunia maya sejatinya adalah cermin hati. Aktivitas yang terekam di data digital adalah gambaran dari isi pikiran yang biasanya tak nampak di dunia nyata. Ia ibarat terminal yang menghubungkan perbuatan kita di dunia dengan tempat berlabuh di akhirat sana.

Maka tiada kata lain selain waspada terhadap pegiat media sosial yang tidak sekedar menyebar fitnah, hoak , namun sudah memainkan sindikasi hastag yang mengancam ketenangan dan kedamaian kondisi Indonesia. Apalagi jika sudah menggunakan isu isu SARA . Mari kita bekerjasama menangkalnya demi masa depan anak cucu kita.

Kini pasca pelantikan, saatnya menuju SDM Bermutu, Warganet harus Optimis dengan Gebrakan Kabinet Indonesia Maju.

Saya, Kamu, Kita Semua Bisa Jadi Pahlawan Dengan Ikut Berkontribusi Dengan Cara Kreatif Dan Positip Demi Mewujudkan Indonesia Maju.

Kita Tidak Sama Tapi Kita Harus Berkerja Sama Mendukung Kepemimpinan Nasional Demi Suksesnya Pembangunan Nasional 5 Tahun Mendatang Demi Indonesia Maju.

Salam kebsngsaan. Saya, kamu dan kita semua bisabjadi pahlawan dengan cara ikut berperan untuk sukseskan kemajuan bangsa.

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana

October 26, 2026

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi

October 26, 2026

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana Jakarta – Pemerintah…

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi Oleh: Dhita Karuniawati Pemerintah menempatkan Anggaran Pendapatan…

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.