• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Jembatan Persaudaraan Antara Sastrawan Indonesia dan Azerbaijan

Jembatan Persaudaraan Antara Sastrawan Indonesia dan Azerbaijan

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 21 September 2019

Seminar Multikulturalisme dalam Sastra yang digelar di Baku, Azerbaijan, 12 September lalu membuahkan keputusan penting yakni  terbentuknya ‘Kaukus Sastra Indonesia- Azerbaijan’ (KSIA).

Pembentukan KSIA ini didukung penuh oleh Dubes RI Azerbaijan, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie dengan pertimbangan adanya kesamaan tradisi sastra yang kuat antara Indonesia dan Azerbaijan.

Baca juga: Diplomasi Budaya dan Kuliner Ala Husnan Bey Fananie di Baku Dapat Dukungan Fadli Zon dan DPR

Bahkan, kata Husnan, sejumlah universitas di Azerbaijan membuka prodi Sastra dan Bahasa Indonesia yang diminati oleh para mahasiswa setempat seperti Azerbaijan University of Language.

Dubes Husnan yang memperoleh gelar profesor kehormatan di Azerbaijan  selanjutnya mengatakan, Azerbaijan merupakan negara beragam suku dan kultur dimana rakyatnya hidup secara harmoni seperti juga negara Indonesia. Azerbaijan kaya akan produk seni seperti musik, tari, kuliner, arsitektur, cinematografi dan sebagainya. Sementara sastra merupakan genre seni lainnya yang merefleksikan budaya dan tradisi Azerbaijan.

”Azerbaijan banyak melahirkan para penulis terkemuka dalam banyak genre sastra fiksi, non-fiksi , puisi, esai, kritik sastra, dsb di antaranya Nizami Ganzavi, Huseyn Javid, Imadaddin Nasimi, Mirza Fatali Akhundov, Ahmad Javad, Sulayman Rustam. Karya-karya  mereka sudah diakui dunia sejak dulu.,” ucap Husnan yang meraih S2 di Pakistan dan S3 di Leiden, Belanda ini.

Sementara Kritikus Sastra, Maman S. Mahayana yang tampil sebagai pemakalah pada Seminar Multikulturalisme bersama sastrawan  Fakhrunnas,MA Jabbar (dosen Universitas Islam Riau- UIR) dan Mansur Efendy (IAIN Surakarta) menjelaskan KSIA merupakan wadah kerjasama kedua negara  di bidang sastra yang baru terbentuk pertamakali.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan melalui wadah ini antara lain  penerbitan karya sastra bersama seperti antologi puisi dan cerpen tiga bahasa (Indonesia-Azerbaijan-Inggris), muhibah sastra dan penelitian bidang sastra budaya  secara bersama.

Menurut Maman, beberapa peneliti Azerbaijan rupanya juga sudah mengenal khazanah sastra Indonesia dengan cukup baik, seperti karya-karya Pramoedya Ananta Toer, Eka Kurniawan, serta  karya-karya sastra yang terbit tahun 1950-an.

“Sementara kita tak banyak tahu perkembangan sastra kontemporer Azerbaijan. Itulah sebabnya, penting artinya kita mengenal khazanah sastra Azerbaijan, mengingat reputasi mereka yang berada di tingkat Anugerah Nobel Sastra,” ujar Maman.

Sejumlah tokoh sastra dan budaya  dan ilmuwan dari  Azerbaijan  yang ikut dalam KSIA di antaranya  Prof. Habib Zabaliyev (Professor at Azerbaijan University of Language), Prof. Bedirkhan Ahmadov (Head of Asian Nations Department, Institute named after Nizami Ganjavi), Prof. Imamverdi Hamidov (Head of Ancient Azerbaijan Literature Department, National Academy of Science named after Nizami Ganjavi), Layla Ramazanli dan sejumlah penulis lainya.

Pidato Kyai Gontor: Cermin Kejujuran di Hadapan Kekuasaan

September 21, 2026

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

September 21, 2026

Pidato Kyai Gontor: Cermin Kejujuran di Hadapan Kekuasaan

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Oleh : KH Anis Maftukhin Viral. Zaman sekarang menyebutnya begitu. Dulu, istilahnya nggregeti—bikin gelisah. Bikin…

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi   Oleh: Fauzan Ali Upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan hak asasi manusia (HAM) terus berjalan dengan menempatkan pemulihan korban sebagai bagian penting dari proses penanganan. Langkah pemerintah mencakup penanganan kekerasan yang masih terjadi hingga membuka kembali proses penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat pada masa lalu. Pemulihan korban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian kasus HAM. Proses penanganan tidak cukup berhenti pada pengungkapan peristiwa atau penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga perlu memastikan hak dan kebutuhan korban mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan korban mendapat apresiasi karena menunjukkan adanya upaya untuk melihat penyelesaian kasus HAM secara lebih menyeluruh. Penanganan tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang dirasakan korban dan masyarakat yang terdampak. Komitmen pemerintah terlihat dari respons terhadap kekerasan yang terjadi di Papua Pegunungan. Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam penembakan tiga warga sipil ASN Dinas Pertanian di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil yang tengah menjalankan aktivitas untuk mencari penghidupan tidak dapat dibenarkan. KemenHAM meminta kasus tersebut diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Thomas juga menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap mendapatkan perlindungan. KemenHAM mengimbau seluruh pihak menahan diri agar penanganan persoalan di Papua tidak menimbulkan korban baru. Perlindungan terhadap warga sipil menjadi semakin penting ketika persoalan HAM beririsan dengan konflik dan kekerasan. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dengan memastikan setiap tindakan penanganan tetap berada dalam koridor hukum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat.…

Komitmen Pemerintah Selesaikan Kasus HAM Mendapat Apresiasi Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Komitmen Pemerintah Selesaikan Kasus HAM Mendapat Apresiasi Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran Oleh: Atika Permata Jelang…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian HAM dan Hak Korban Diperkuat

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian HAM dan Hak Korban Diperkuat Jakarta – Jelang dua tahun kepemimpinan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.