Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Jakarta Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Malaysia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di bidang pendidikan pondok pesantren. Penandatanganan berlangsung di Kantor PCI NU Malaysia, Kuala Lumpur, pada Jumat, 7 Agustus 2026.
MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat jejaring pendidikan pesantren di tingkat internasional sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara pesantren Indonesia dan komunitas Nahdliyin di Malaysia. PCI NU Malaysia dikenal aktif mengembangkan berbagai program pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat Indonesia di Malaysia. (Instagram)
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua PCI NU Malaysia, Datuk K.H. Rudi Mahfudz, bersama perwakilan FKPP Jakarta Timur, Gus Adnan Hafidz, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Ketua FKPP Jakarta Timur, K.H. Mahmud Efendy, Lc.
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan mutu pendidikan pesantren melalui pertukaran pengalaman pengelolaan lembaga pendidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kurikulum, pelaksanaan studi banding, pelatihan, serta pembukaan peluang kolaborasi pendidikan dan dakwah yang berorientasi global.
Ketua PCI NU Malaysia, Datuk K.H. Rudi Mahfudz, menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan mampu menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu, sinergi lintas negara diharapkan dapat melahirkan inovasi pendidikan yang tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Sementara itu, melalui perwakilannya, FKPP Jakarta Timur menegaskan komitmen untuk terus membangun jejaring internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi para kiai, asatidz, santri, serta masyarakat Indonesia di dalam maupun luar negeri.
Momentum penandatanganan MoU ini menjadi simbol persaudaraan (ukhuwah) antara dua lembaga yang memiliki visi sama dalam memajukan pendidikan Islam. Ke depan, FKPP Jakarta Timur dan PCI NU Malaysia berkomitmen merealisasikan berbagai program yang telah disepakati sehingga mampu melahirkan pesantren yang unggul, adaptif terhadap perkembangan global, serta tetap menjaga jati diri keislaman dan kebangsaan.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara pesantren Indonesia dan PCI NU Malaysia semakin erat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi Muslim yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat internasional.