• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Sejumlah Tokoh Muda Islam, Adakan Diskusi Agar Netizen Dapat Melek Terhadap Isu RUU KPK

Sejumlah Tokoh Muda Islam, Adakan Diskusi Agar Netizen Dapat Melek Terhadap Isu RUU KPK

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 12 September 2019

Sejumlah tokoh dari berbagai kalangan melaksanakan Dialog Kebangsaan bertajuk ‘Tokoh Muda Islam Bicara Tentang Revisi Undang-Undang KPK’ di Apollo Cafe Ibiz Budget Jakarta, Cikini, Kamis (12/09/2019).

Kegiatan yang Prakarsai oleh Gus Sholeh Mz, seorang Kyai muda NU. Ia mengatakan acara ini diselenggarakan untuk mengajak semua kalangan untuk. Mendukung RUU KPK.

Gus Sholeh juga menyebutkan, bahwa kinerja KPK selama 16 tahun dalam memberantas kasus korupsi dinilai masih banyak yang harus di evaluasi. Sehingga, menurutnya RUU KPK ini merupakan sebagai wujud membuat KPK lebih kuat dalam kelembagaan.

Selain itu, poin penting dalam tersebut ialah soal pembentukan Dewan Pengawas. Menurutnya, Dewan Pengawas sangatlah diperlukan, agar kegiatan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK tidak sewenang-wenang.

Ia pun menekankan, jika KPK bukanlah malaikat, tetapi juga manusia yang memiliki potensi melakukan kesalahan. Sehingga keberadaan Dewan Pengawas dalam rangka agar KPK tidak melakukan kesalahan dalam melakukan penegakan hukum.

Hal inilah yang sempat disesalkan oleh Sholeh, yakni sikap KPK dan sejumlah masyarakat yang menolak pembentukan Dewan Pengawas KPK. Padahal jika ditolak, justru menuritnya akan semakin menunjukkan bahwa ada yang tidak beres di internal KPK.

Sementara itu, Hafyz marshal selaku Ketua forum jurnalis pesantren mengatakan Netizen haruslah melek terhadap isu Revisi UU KPK, dan membuat gerakan di sosial media untuk mendukung hal tersebut. Tujuannya adalah untuk terus menjaga marwah KPK yang selalu berdiri di kaki sendiri.

Dalam diskusi ini juga turut hadir Ustad Novy Vicky, Forum Jurnalis Pesantren Ustad Hafyz Marshal, Ustad Syarifuddin Budiman, S.IP, dan Dr. Ustad H. Amsori, SH., MH.,MM

Waspada Provokasi, Pemerintah Pastikan Perbaikan Ekonomi Tetap Berjalan

June 18, 2026

APBN 2027: Ekonomi yang Hemat di Birokrasi, Hadir untuk Rakyat

June 18, 2026

Waspada Provokasi, Pemerintah Pastikan Perbaikan Ekonomi Tetap Berjalan

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Waspada Provokasi, Pemerintah Pastikan Perbaikan Ekonomi Tetap Berjalan Jakarta – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersikap…

APBN 2027: Ekonomi yang Hemat di Birokrasi, Hadir untuk Rakyat

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

APBN 2027: Ekonomi yang Hemat di Birokrasi, Hadir untuk Rakyat Oleh Aulia Rahmah Arah kebijakan…

FIFA World Cup 2026, Mengapa Ronaldo Jadi Sasaran Kritik

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Oleh: M Yusuf Chudlori Striker papan atas bersinar di laga pembuka Piala Dunia. Lionel Messi…

Ekonomi Rakyat: Komitmen APBN 2027 Lebih Efisien dan Prudent Fiskal

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Ekonomi Rakyat: Komitmen APBN 2027 Lebih Efisien dan Prudent Fiskal Oleh: Nadira Citra Maheswari Di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.