• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»9 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan Gratis, Pemerintah Dorong Deteksi Dini

9 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan Gratis, Pemerintah Dorong Deteksi Dini

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 3 July 2025

9 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan Gratis, Pemerintah Dorong Deteksi Dini

Jakarta — Pemerintah kembali membuktikan komitmennya untuk menjadikan kesehatan sebagai hak dasar seluruh rakyat Indonesia. Salah satu buktinya adalah keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 9 juta warga hanya dalam beberapa bulan sejak peluncurannya.

 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang hadir langsung meninjau pelaksanaan CKG di Puskesmas Sempol, Kabupaten Bondowoso, menyebut angka tersebut sebagai bukti kuat bahwa program ini disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan berjalan sesuai harapan.

 

“Untuk saat ini yang sudah memanfaatkan fasilitas ini ada kurang lebih sembilan juta. Jadi, saya lihat ini cukup baik,” ujar Wapres Gibran.

 

Tak sekadar melayani pengobatan, program ini menjadi tonggak baru sistem kesehatan nasional yang berorientasi pada pencegahan atau deteksi dini, sebuah pendekatan modern yang diyakini mampu menekan beban biaya kesehatan dan memperpanjang usia harapan hidup masyarakat.

 

“Ini salah satu program prioritas, unggulan dari Pak Presiden Prabowo. Penting sekali untuk deteksi dini, jadi tidak menunggu sakit. Ini ke depan akan meningkatkan angka harapan hidup,” jelas Gibran.

 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa program ini berjalan masif dan responsnya luar biasa. Bahkan, sebanyak 7,8 juta warga telah mengikuti cek kesehatan hingga awal Juni, dengan penambahan harian mencapai 200 ribu orang.

 

“Setiap hari ada 200 ribu rakyat Indonesia yang melakukan cek kesehatan gratis. Bulan depan akan mulai program serupa untuk anak-anak sekolah dengan target 50 juta peserta,” ungkap Menkes Budi.

 

Program CKG menjadi bukti nyata negara hadir, bukan hanya di kota besar, tapi juga menyapa masyarakat hingga ke pelosok. Pemerintah tidak ingin ada warga yang luput dari layanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya atau akses. Dengan CKG, rakyat tak lagi perlu menunggu sakit parah untuk mendapat layanan, cukup datang ke fasilitas kesehatan terdekat dan langsung diperiksa secara menyeluruh, gratis.

Melalui langkah ini, pemerintah semakin mendekatkan diri kepada rakyat dan mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, setara, dan berkeadilan, sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun masa depan bangsa.

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.