• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Welcoming Dinner di GWK Bali Tonjolkan Pesona Nusantara Dalam Rangkaian Acara WWF ke -10

Welcoming Dinner di GWK Bali Tonjolkan Pesona Nusantara Dalam Rangkaian Acara WWF ke -10

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 19 May 2024

Welcoming Dinner di GWK Bali Tonjolkan Pesona Nusantara Dalam Rangkaian Acara WWF ke -10

Garuda Wisnu Kencana (GWK) menjadi saksi gemerlapnya acara Welcoming Dinner untuk menyambut kedatangan tamu-tamu terhormat dari seluruh penjuru dunia, yang hadir untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-10 World Water Forum (WWF). Pesona budaya Nusantara sangat terasa menghiasi acara welcoming dinner tersebut.

Dalam suasana yang penuh semangat, Presiden RI bersama dengan sejumlah kepala negara seperti Perdana Menteri (PM) Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri langka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere hadir di GWK yang penuh dengan kemeriahan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut memberikan sambutan saat gala dinner World Water Forum ke-10 di Bali. Presiden Jokowi berharap agenda ini bisa membawa semangat bersama dalam memperbaiki lingkungan.

“Your excellencies, good evening and welcome to Bali Indonesia. Thank you for participating at the 10th World Water Forum and I hope the spirit of togetherness this evening can lead us to great collaboration, to ensure access for clean water and sanitation for everyone,” ujar Jokowi.

Jokowi juga meyakinkan para tamu yang hadir bahwa dengan semangat kebersamaan di malam ini bisa membawa dunia dalam menciptakan kolaborasi untuk memastikan adanya akses akan air bersih dan sanitasi bagi semua.

Selain kepala negara, Presiden PBB Dennis Francis dan Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon juga telah telah bergabung dengan sejumlah rombongan kepala negara dan delegasi perwakilan sejumlah negara untuk menyaksikan pertunjukan di GWK.

Welcoming Dinner yang megah di GWK mengantar suasana hangat dan kerjasama antara pemimpin dunia dalam menghadapi tantangan air global.

Dengan kehadiran delegasi dari berbagai negara dan latar belakang, Forum Air Sedunia ini diharapkan menjadi panggung untuk menghasilkan solusi konkret dalam mengatasi krisis air yang semakin memburuk.

Dari 283 sesi yang direncanakan, termasuk sesi politik, regional, dan tematik, serta panel-level tinggi, para pembicara dan koordinator dari seluruh dunia bersiap-siap untuk menyampaikan pemikiran dan pengalaman mereka dalam menghadapi isu-isu krusial seperti keamanan air, pengurangan risiko bencana, dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya air.

Dengan demikian, WWF ke-10 diharapkan menjadi tonggak bersejarah dalam menjaga keberlanjutan air bagi manusia dan alam.
*

Semangat Pemuda Menjadi Akal Sehat Demokrasi, Bukan Bahan Bakar Provokasi 

August 31, 2026

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional

August 31, 2026

Semangat Pemuda Menjadi Akal Sehat Demokrasi, Bukan Bahan Bakar Provokasi 

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Semangat Pemuda Menjadi Akal Sehat Demokrasi, Bukan Bahan Bakar Provokasi  Oleh : Nabela Andika  Demokrasi Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berani bersuara, tetapi juga mampu menjaga akal sehat di tengah derasnya arus informasi, perbedaan kepentingan, dan meningkatnya polarisasi. Pemuda memiliki energi, idealisme, keberanian, serta kemampuan besar untuk membawa perubahan. Namun, seluruh potensi tersebut dapat kehilangan arah apabila disalurkan tanpa pertimbangan yang matang dan justru menjadi bahan bakar bagi provokasi. Karena itu, generasi muda harus menempatkan diri sebagai kekuatan intelektual yang menjaga demokrasi tetap kritis, rasional, damai, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Kebebasan berpendapat merupakan salah satu fondasi utama demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan kritik, gagasan, dan aspirasi terhadap berbagai persoalan bangsa. Dalam konteks tersebut, mahasiswa dan generasi muda memiliki posisi yang sangat penting. Mereka tidak seharusnya hanya menjadi penonton dalam perjalanan bangsa, melainkan ikut aktif mengawal kebijakan dan mengingatkan ketika terdapat persoalan yang perlu diperbaiki. Demokrasi akan kehilangan vitalitas apabila ruang kritik menyempit atau masyarakat memilih diam terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan publik. Ketua Aliansi Intelektual Muda Nusantara, Muhammad Reynaldi, menegaskan bahwa demokrasi membutuhkan masyarakat yang berani berpikir, bersuara, sekaligus bertanggung jawab atas setiap sikap yang diambil. Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa kebebasan tidak pernah berdiri sendiri. Kebebasan selalu berjalan bersama tanggung jawab. Menyampaikan aspirasi adalah hak, tetapi memastikan aspirasi tersebut tidak dibangun di atas informasi palsu, kebencian, dan hasutan merupakan kewajiban moral yang tidak boleh diabaikan. Di era digital, tantangan itu semakin besar. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik, sedangkan kebenaran sering membutuhkan waktu untuk diverifikasi. Generasi muda yang sangat dekat dengan media sosial berada pada posisi strategis sekaligus rentan. Mereka dapat menjadi penyebar gagasan positif yang mendorong perubahan, tetapi juga dapat tanpa sadar menjadi perantara penyebaran hoaks dan provokasi. Karena itu, kebiasaan membaca sebelum berbicara, memeriksa informasi sebelum menyebarkannya, serta berpikir sebelum bertindak menjadi semakin penting dalam kehidupan demokrasi. Muhammad Reynaldi juga mendorong generasi muda untuk menyampaikan aspirasi secara damai, rasional, dan berbasis data. Pendekatan ini penting agar kritik tidak berubah menjadi kemarahan tanpa arah. Kritik yang kuat bukan kritik yang paling keras, melainkan kritik yang memiliki dasar, argumentasi, dan solusi. Pemuda harus mampu membedakan antara keberanian menyuarakan kebenaran dengan keberanian mengikuti emosi massa. Tidak semua isu yang ramai harus langsung dipercaya, dan tidak semua ajakan yang mengatasnamakan rakyat benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Ruang dialog menjadi salah satu sarana penting untuk membangun kedewasaan tersebut. Ketua Umum PP Singa Muda Hanura, Abraham, memandang dialog kebangsaan sebagai ruang bagi generasi muda untuk membicarakan persoalan demokrasi, politik, dan tantangan ekonomi secara konstruktif. Gagasan itu menunjukkan bahwa perbedaan pandangan tidak harus selalu berakhir pada konflik. Melalui dialog, generasi muda dapat mempertemukan berbagai perspektif dan membangun pemahaman yang lebih utuh terhadap persoalan bangsa. Generasi muda juga tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan dan politik. Mereka harus diberikan ruang nyata untuk ikut menentukan arah masa depan bangsa. Keterlibatan itu dapat diwujudkan melalui organisasi, forum diskusi, kegiatan sosial, pengawasan kebijakan, partisipasi politik, hingga pengembangan inovasi ekonomi. Semakin luas ruang partisipasi yang tersedia, semakin besar peluang bagi pemuda untuk menyalurkan energi perubahan secara produktif dan bertanggung jawab.…

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional Jakarta – Generasi muda terus didorong mengambil peran…

Kelompok Pemuda Dorong Kritik Damai dan Berbasis Data

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Kelompok Pemuda Dorong Kritik Damai dan Berbasis Data Jakarta- Kelompok pemuda dan organisasi kepemudaan mendorong…

Koperasi Merah Putih Menghidupkan Demokrasi Ekonomi dari Tingkat Desa

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Koperasi Merah Putih Menghidupkan Demokrasi Ekonomi dari Tingkat Desa Oleh: Raka Pradipta Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.