• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Waspada Puncak Gelombang Covid-19

Waspada Puncak Gelombang Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 10 July 2022

Waspada Puncak Gelombang Covid-19

Oleh : Alfisyah Dianasari

Masyarakat diwajibkan untuk selalu mewaspadai puncak gelombang Covid-19 yang diprediksi akan terjadi pada bulan Juli 2022. Bentuk kewaspadaan tersebut perlu diaplikasikan dengan menerapkan Prokes ketat saat beraktivitas dan melengkapi vaksinasi dosis lengkap maupun booster.

Pandemi Covid-19 sudah terjadi selama lebih dari 2 tahun dan masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan imunitas, karena diprediksi ada puncak serangan gelombang keempat. Per 4 Juli 2022 jumlah pasien Corona ada 1.434 orang, padahal tanggal 4 Juni hanya ada 395 pasien.

Semoga selanjutnya tidak ada kenaikan jumlah pasien Corona lagi agar pandemi lekas berakhir.
Sebenarnya kenaikan jumlah pasien Corona pasca lebaran dan libur panjang sebenarnya adalah sebuah kewajaran, karena berkaca dari kejadian tahun 2020 dan 2021, selalu ada kenaikan grafik pasien Covid-19 setelah hari raya.

Penyebabnya karena tingginya mobilitas masyarakat dan terjadi kerumunan. Namun masyarakat tetap harus waspada akan puncak gelombang Corona dan menjaga ketahanan tubuh agar tidak menjadi pasien berikutnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa puncak gelombang Covid-19 kira-kira terjadi minggu kedua atau ketiga bulan Juli tahun 2022. Hal ini dihitung dari 28 hingga 34 hari pasca ditemukan virus Corona varian Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

Menteri Budi melanjutkan, karena di Indonesia ditemukannya (subvarian BA.4 dan BA.5) setelah Lebaran maka puncaknya kira-kira di pertengahan atau minggu ketiga Juli 2022. Gara-gara subvarian BA.4 dan BA.5 maka kasus Corona di beberapa negara naik lagi.

Puncak gelombang Covid-19 diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat dan masyarakat diminta untuk lebih waspada. Jangan malah santai dan mengira bahwa pandemi telah usai. Padahal situasi bisa makin memburuk karena ada virus Covid-19 varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 karena mereka terbukti lebih cepat menular dan menaikkan kembali grafik pasien Corona.
Masyarakat tidak perlu panik ketika ada pengumuman puncak gelombang Corona. Mereka bisa terhindar dari Corona dengan vaksinasi sampai 3 kali dan berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Kedua hal ini wajib dilakukan karena jangan sampai terkena virus Covid-19 varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 dan akhirnya saling menularkan.
Vaksinasi amat penting karena bisa meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Jika sudah disuntik vaksin Corona dosis ketiga maka imunitasnya naik hingga 99%. Jangan sepelekan vaksinasi karena vaksin akan melindungi tubuh dari penularan Corona varian apa saja, apalagi virus ini bermutasi dan terakhir bermutasi menjadi subvarian BA.4 dan BA.5. Subvarian ini yang menaikkan lagi jumlah pasien Corona di Indonesia.
Masyarakat juga diminta untuk menghafal ciri-ciri terkena Corona varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5. Penyebabnya karena rata-rata pasien tidak terkena anosmia (kehilangan fungsi indra penciuman) yang parah, karena hanya 8% pasien yang mengalaminya. Namun mereka merasa kecapekan parah yang bahkan tidak bisa hilang setelah tidur.
Selain itu, ciri-ciri tertular Corona Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 adalah mual, sesak nafas, diare, batuk, hidung tersumbat, dan demam. Jika terkena ciri-ciri itu maka segera pergi ke Rumah Sakit untuk dites, jangan-jangan kena Corona varian Omicron subvarian BA.4 atau BA.5. Jangan anggap bahwa semua pasien yang masuk ke RS akan ‘diCovidkan’, justru ketika terbukti positif Corona akan lebih intensif perawatannya dan lekas sembuh.
Jangan menyepelekan Corona subvarian BA.4 dan BA.5 dan ketika terinfeksi malah menganggapnya seperti penyakit flu biasa karena jika sudah terbukti positif Corona, daya tahan tubuh akan menurun drastis. Tidak ada salahnya untuk tes secara mandiri, minimal rapid test, biayanya juga terjangkau. Jangan sampai sudah terlanjur kena Corona lalu menularkannya ke anak berusia di bawah 6 tahun yang belum divaksin
Pastikan juga tubuh sudah divaksin sampai 3 dosis alias booster. Vaksin ini masih digratiskan dan Anda tinggal pergi ke Rumah Sakit terdekat untuk mencari informasi, kapan jadwal vaksin booster bulan ini. Ketika mayoritas masyarakat Indonesia sudah divaksin booster maka akan membentuk kekebalan kelompok sehingga memutus rantai penyebaran Corona. Prediksi tentang puncak Corona gelombang keempat pun tidak akan terjadi.
Untuk mencegah penularan Corona, terutama varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5, masyarakat juga wajib menerapkan kembali protokol kesehatan, terutama memakai masker. Bahkan masker dikenakan 2 lapis, yakni masker disposable dan masker kain. Pakai masker di dalam dan luar ruangan, jangan hanya memakainya saat berkendara tapi sampai tujuan malah dilepas.
Taati juga poin lain dalam protokol kesehatan seperti mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjaga higienitas lingkungan. Protokol kesehatan terbukti mencegah penularan Corona dan menyehatkan badan. Bonusnya, dengan berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, maka juga mencegah penyakit berbahaya lain seperti hepatitis misterius hingga cacar monyet.
Masyarakat diminta untuk terus waspada karena diprediksi sebentar lagi ada puncak gelombang Covid-19. Serangan Corona begitu dahsyatnya dan menular ke mana-mana, oleh karena itu tetaplah menaati protokol kesehatan dan menjaga imunitas tubuh. Pastikan juga sudah mendapatkan vaksin sampai dosis ketiga agar ketahanan tubuh terjaga dan dapat terhindar dari penularan Covid-19.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.