• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Warga Kini Bisa CKG Kapanpun demi Perluas Kesehatan Berkualitas

Warga Kini Bisa CKG Kapanpun demi Perluas Kesehatan Berkualitas

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 17 May 2026

Warga Kini Bisa CKG Kapanpun demi Perluas Kesehatan Berkualitas

Jakarta – Pemerintah terus memperluas akses layanan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah dan rutin. Program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dalam jangka panjang.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyebut program CKG bakal memberi dampak besar bagi kesehatan masyarakat, termasuk dalam menekan pembiayaan kesehatan nasional di masa mendatang.

“Kalau ini bisa diatasi masalah-masalah penting seperti ini, pembiayaan kesehatan 5 sampai 10 tahun lagi akan berasa klaim BPJS akan semakin rendah karena masyarakatnya lebih sehat,” kata Dante

Menurut Dante, melalui CKG masyarakat dapat mengetahui lebih awal faktor risiko penyakit seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes sehingga bisa segera ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum berkembang menjadi komplikasi berat.

 

“Lebih baik diobati di Puskesmas untuk yang kolesterolnya tinggi, untuk yang tensinya tinggi, untuk yang gulanya tinggi, daripada mereka sudah harus kena komplikasi akhirnya harus cuci darah, harus kena stroke, kena jantung,” ujarnya.

 

Ia menilai manfaat program ini akan semakin terlihat dalam beberapa tahun mendatang dengan menurunnya angka penyakit tidak menular di Indonesia.

 

“Mungkin kita belum bisa melihat manfaatnya CKG secepat sekarang, tapi teman-teman akan lihat 5-10 tahun lagi angka penyakit jantung akan turun, stroke akan turun, kemudian diabetes akan turun, gagal ginjal akan turun,” ucapnya.

 

Selain memperkuat pemeriksaan kesehatan rutin, Kementerian Kesehatan juga tengah menyiapkan distribusi alat rontgen ke seluruh puskesmas guna mendukung deteksi tuberkulosis (TBC).

 

“Nanti kita akan bagi rontgen ke seluruh Puskesmas, supaya Puskesmas bisa ngerontgen dan ketahuan kalau ada TBC-nya apa nggak di CKG,” ujar Dante.

 

Untuk memperluas jangkauan layanan, Kemenkes juga menggandeng perusahaan ojek online. Dante menyebut pekan depan sebanyak 1.000 pengemudi Gojek di Bandung akan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui program CKG.

 

Sebagai bentuk perluasan jangkauan layanan, pemerintah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk perusahaan transportasi daring. Pekan depan, sebanyak 1.000 pengemudi ojek online di Bandung dijadwalkan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui kerja sama Kementerian Kesehatan dengan GoTo dan Gojek.

 

“Minggu depan saya mau ke sini lagi, cek ke Bandung lagi. Saya kerja sama dengan GoTo, Gojek. Seribu pengendara Gojek akan kita cek kesehatan gratis di Bandung,” ujar Dante.

 

Pemerintah berharap perluasan akses CKG dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Dengan semakin mudahnya akses layanan kesehatan berkualitas, masyarakat diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatannya sejak dini, sehingga tercipta generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan tangguh di masa depan.

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.