• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Wajib Kunjungi! Rekomendasi Tempat-tempat di Jakarta yang Mirip Luar Negeri

Wajib Kunjungi! Rekomendasi Tempat-tempat di Jakarta yang Mirip Luar Negeri

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 September 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Indonesia kamu sudah bisa merasakan suasana seperti di luar negeri. Salah satu kota yang bisa kamu rasakan seperti di luar negeri adalah di Ibukota Jakarta. Banyak tempat di Jakarta yang sayang untuk kamu lewatkan. Kamu wajib mengunjungi tempat-tempat ini untuk sekadar berlibur ataupun berfoto-foto.

Berikut rekomendasi tempat di Jakarta yang instagramable dan mirip seperti jika kita pergi ke luar negeri.

1. Hutan Kota GBK = Central Park, New York

Hutan Kota merupakan area yang dibangun oleh jaringan hotel Plataran di dalam komplek Gelora Bung Karno (GBK).
Di tempat ini terdapat rumput nan luas dan restoran dengan menu Indonesia. Untuk masuk ke tempat ini, kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepersen pun, karena gratis.

Pemandangan dari sini serasa di Central Park, New York, karena pengunjung bisa melihat langsung gedung-gedung tinggi. Setelah dari sini, jangan lupa untuk mengunjungi JPO Halte Gelora Bung Karno dan Skate Park Dukuh Atas untuk pemandangan modern dari angle lainnya.

Baca juga: Ini Dia 5 Restoran di Jakarta yang Sudah Menerapkan Protokol New Normal

2. Kawasan Stasiun MRT Blok A = Pemukiman Jepang
Jika ingin berfoto seperti jalanan pemukiman di Jepang, datanglah ke Stasiun MRT Blok A.
Tapi ingat, tirulah juga kebiasaan orang Jepang untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengantre masuk dengan teratur, sehingga pemandangan Stasiun MRT di Jakarta bukan hanya indah saat dipotret.

Bagi yang ingin merasakan suasana kehidupan malam di Jepang, silakan mengunjungi ke kawasan Blok M Square sejak menjelang senja, karena banyak restoran dan bar ala Negeri Sakura yang buka dan menyalakan lampu neonnya.

3. Kali Besar Kota Tua = Sungai Cheonggyecheon, Korea Selatan
Kali Besar Kota Tua berada persis di samping Halte Transjakarta Kali Besar Barat. Saat ini Kali Besar Kota Tua telah dibenahi, sehingga pemandangan di kali ini hampir mirip Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. Di seberangnya ada Toko Merah dan Museum Wayang yang juga bisa dikunjungi untuk berfoto.

4. Museum Bank Indonesia = Belanda
Kawasan Kota Tua disebut sebagai sepotong wajah Belanda di Jakarta. Arsitektur kolonial masih dipertahankan, dengan sajian pameran perihal sejarah Indonesia di dalamnya.
Karena sangat bagus, museum ini juga serkng menjadi lokasi foto pranikah dan resepsi pernikahan.

5. Kawasan Tanah Abang = New Delhi, India
Pemandangan di Tanah Abang yang sangat padat apalagi saat mau lebaran, mirip seprti di New Delhi, India. Untuk bisa menikmati pemandangannya dari ketinggian, kamu bisa datang ke Stasiun Terpadu Tanah Abang.

6. Gereja Katedral Jakarta = Italia
Bangunan katedral dengan arsitektur Gothic biasanya berada di negara-negara benua Eropa, seperti Italia atau Spanyol. Tapi di Jakarta, pemandangan seperti itu juga bisa ditemukan di Katedral Jakarta. Sudut-sudut tempat ibadah ini masih dijaga dengan baik, sehingga arsitekturnya masih nampak megah dan gagah.

7. Baywalk Mall Pluit = Avenue of Star, Hong Kong
Kalau kamu sudah pernah ke Avenue of Star di Hong Kong yang dihiasi patung Bruce Lee, pasti langsung bisa berkata bahwa kawasan Baywalk Mall Pluit mirip dengan di sana.
Area ini menghadap ke Teluk Jakarta dengan pemandangan gedung =gedung tinggi di sisinya.

8. Jembatan PIK 2 = New Zealand Di Jakarta Utara memiliki tempat instagramable yang sering disebut mirip di New Zealand, yakitu di Jembatan PIK 2. Tapi tak sembarang orang bisa masuk ke sini, karena jembatan ini berada di kawasan pemukiman, itu sebabnya hanya penghuni atau pengunjung dengan surat izin khusus yang bisa masuk.

Di jembatan ini ada tanda perbatasan Jakarta dan Banten yang sempat viral di media sosial karena keunikannya.

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

September 15, 2026

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

September 15, 2026

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla Oleh: Samuel Yohanes Kebakaran hutan…

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani Oleh : Radjiman Arif Ketimpangan penguasaan lahan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.