• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kuliner»Wajib Dicoba, Minum Unik Ini Hanya Ada di Indonesia

Wajib Dicoba, Minum Unik Ini Hanya Ada di Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 September 2020

Oleh: Shania Saufa

Tak kalah nikmat dari makanan khas daerah di Indonesia, minuman khas daerah di Indonesia ini bisa ditemukan di daerah lain. Kebanyakan minuman khas daerah di Indonesia kini mulai jarang ditemui dan kalah eksis dengan berbagai minuma kemasan praktis.

Walaupun bergitu, di tengah banyaknya minuman kemasan praktis, masih ada beberapa minuman khas daerah di Indonesia yang tetap eksis dan tentunya sangat nikmat dengan keautentikan rasanya. Ciri utama minuman khas daerah adalah bahan-bahan yang digunakan lebih banyak rempah-rempah.

Karena terbuat dari rempah-rempah alhasil minuman tersebut bisa menjadi pilihan untuk menghangatkan badan dikala hujan. Selain rasanya yang khas minuman tradisional khas daerah juga memiliki beragam manfaat yang baik untuk memelihara kesehatan tubuh. Ini dia minuman-minuman khas daerah dengan cita rasa yang khas dan autentik.

1. Bir Pletok
Bir pletok merupakan minuman tradisional khas Betawi yang berbeda dari bir pada umumnya. Bir yang satu ini tidak memabukan sama sekali karena bir ini terbuat dari rempah-rempah seperti jahe dan sere. Ada pula campuran daun pandan yang menambah cita rasa minuman jadi lebih wangi. Tambahan kayu secang akan membuat bir pletok berwarna merah. Selain itu ada juga tambahan kayu manis, kapulaga dan pala.

1. Bajigur
Minuman yang satu ini merupakan minuman yang berasal dari tanah Pasundan. Minuman tradisional ini terbuat dari gula aren, kopi dan santan. Minuman ini biasanya dijajakan di gerobak kaki lima. Dari segi rasa bajigur memiliki rasa manis dan gurih dikarenakan bahan utamanya adalah gula merah dan santan. Selain dapat menghangatkan tubuh, minum bajigur juga dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan.

2. Es Pisang Hijau
Minuman khas daerah di Indonesia berikutnya adalah Es Pisang Hijau. Minuman menyegarkan ini berasal dari Makasar. Disebut es pisang hijau karena warna pisang ini hijau, karena dibalut oleh kulit yang berwarna hijau. Adonan kulit yang berwarna hijau diperoleh dari tepung beras, santan, tepung kanji, dan air daun suji. Sedangkan bahan isian yang menemani es pisang hiaju ini sendiri adalah, bubur sumsum, mutiara sagu atau pacar cina, kacang tanah yang disangrai. Sedangkan untuk saus menggunakan sirup berwarna merah, es serut dan susu kental manis. Sangat lezat bukan?

Baca juga: Kuliner Khas Indonesia Bagian Barat Dengan Cita Rasa Otentik

3. Es Selendang Mayang
Es Selendang Mayang yang berasal dari Betawi atau Jakarta ini sudah ada sejak dahulu kala. Penggunaan aneka bahan yang terdapat dalam minuman menyegarkan ini seperti irisan tepung beras yang dicampur dengan air, dan dibentuk kotak-kotak, kemudian dikukus, dengan kuah dari gula merah, garam, gula pair, santan, dan juga daun pandan.

4. Es Tebak
Es tebak merupakan minuman khas daerah di Indonesia, yaitu Sumatra Barat. Es Tebak sendiri pada dasarnya merupakan minuman es campur. Seperti halnya es campur biasa, es tebak berisi campuran-campuran dari beberapa jenis panganan seperti, potongan nangka, kolang kaling, cincau, daging kelapa muda, alpukat, tape atau tapai dan tentu saja tebak itu sendiri. Es Tebak merupakan sejenis makanan di Sumatra Barat. Tebak ini dibuat dari tepung beras yang dibentuk seperti mie setelah dimasak menyerupai cendol.

5. Goyobod
Minuman ini merupakan salah satu minuman khas Jawa Barat. Minuman menyegarkan ini terbuat dari berbagai macam bahan, antara lain irisan honkwe, tape singkong, alpukat, kolang kaling, kelapa muda kerok, dan tape hitam. Sedangkan untuk kuahnya menggunakan campuran santan, susu, dan air kelapa. Untuk menikmati minuman ini, terutama ketika kamu berada di daerah Jawa Barat, tidak terlalu sulit, minuman ini banyak dijual di pedagang kaki lima, atau di beberapa tempat makan tertentu.

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.