• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Wah Mulai Bulan Juli Wisata Maldives Dibuka untuk Pengunjung Internasional

Wah Mulai Bulan Juli Wisata Maldives Dibuka untuk Pengunjung Internasional

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 12 June 2021

Ada kabar kabar baik bagi kamu yang frustrasi dengan kurangnya pilihan perjalanan dimasa pandemi Covid-19. Maladewa dibuka kembali untuk pengunjung internasional pada 15 Juli.

Melansir Bloomberg, Rabu (19/5/2021), pengunjung internasional hanya akan diizinkan di pulau resor dan kapal tinggal di atas kapal mulai 15 Juli. Pada 1 Agustus, wisma dan hotel di pulau berpenghuni akan diizinkan untuk dibuka kembali.

Maladewa atau Maldives dikenal sebagai surga dunia bagi wisatawan. Dengan pemandangan perairan biru kehijauan, pasir putih bercahaya, matahari terbenam yang berwarna-warni dan menjadikan paket kemewahan komplit yang banyak diidamkan.

Namun, sebelum namanya populer bagi kalangan kaum bourjuis, Maldives bukanlah salah satu tempat liburan paling glamor di dunia.

Melansir dari cnn.com, Rabu (19/5/2021), menurut Mohamed Umar Maniku dan tiga temannya yang membuka Kurumba sebagai resor wisata pertama di negara itu pada tahun 1972, tidak ada dermaga di sana.

Pengunjung harus mengarungi air setinggi pinggang untuk pergi dari perahu ke pantai. Saat itu kebanyakan yang datang adalah jurnalis dan fotografer dari Italia.

Meskipun belum ada vila di atas air dengan dasar kaca dan pesawat amfibi, terlihat jelas bahwa Maladewa telah melakukan keajaibannya. Saat ini, terdapat lebih dari 100 resor yang tersebar di lebih dari 1.200 pulau.

Sebagai resort pertama di Maldives, Kurumba memiliki arti buah kelapa dalam bahasa Dhihevi lokal Maladewa.

Lahan resort tersebut awalnya adalah perkebunan kelapa yang tidak berpenghuni. Sekarang menjadi sebuah resor mewah di Maladewa.

Atas idenya tersebut, beberapa orang menyebut Maniku dengan julukan orang yang membangun surga.

Saat itu, fondasi bangunan pertama Maniku terbuat dari karang dan batu kapur. Apa pun yang tidak ada disana harus dibawa menggunakan kapal dan bisa memakan waktu hingga tiga bulan untuk sampai.

Kemudian, surat kabar datang terlambat berbulan-bulan dan layanan telepon tidak konsisten. Maniku mengemas pasta gigi dan keperluannya, karena tidak ada toko di pulau itu.

Mengawal Ekosistem Media Digital Nasional yang Tangguh Hadapi Disrupsi AI

August 9, 2026

Pemerintah Antisipasi Disrupsi AI lewat Perpres Peta Jalan dan Etika AI

August 9, 2026

Mengawal Ekosistem Media Digital Nasional yang Tangguh Hadapi Disrupsi AI

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Mengawal Ekosistem Media Digital Nasional yang Tangguh Hadapi Disrupsi AI Oleh: Bara Winatha Perkembangan kecerdasan…

Pemerintah Antisipasi Disrupsi AI lewat Perpres Peta Jalan dan Etika AI

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Antisipasi Disrupsi AI lewat Perpres Peta Jalan dan Etika AI Jakarta – Pemerintah mempercepat…

Disrupsi AI Diwaspadai, Pemerintah Dorong Perlindungan Data dan Konten Jurnalistik

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Disrupsi AI Diwaspadai, Pemerintah Dorong Perlindungan Data dan Konten Jurnalistik Jakarta — Pemerintah terus memperkuat…

Situasi Nasional Aman Harus Dijaga dari Provokasi Jelang HUT ke-81 RI

By Kata IndonesiaAugust 8, 20260

Situasi Nasional Aman Harus Dijaga dari Provokasi Jelang HUT ke-81 RI Oleh: Alexander Royce Menjelang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.