• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Waduh, Begini Ciri-ciri Pria yang Terserang Puber Kedua

Waduh, Begini Ciri-ciri Pria yang Terserang Puber Kedua

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 5 February 2020

Puber adalah sebuah sebuah fase perubahan dalam hidup yang terjadi secara drastis dan signifikan. Biasanya puber melibatkan gejala hormonal, perubahan fisik, serta emosional.

Puber adalah sebuah sebuah fase perubahan dalam hidup yang terjadi secara drastis dan signifikan. Biasanya puber melibatkan gejala hormonal, perubahan fisik, serta emosional.

Setiap manusia pasti akan mengalami perkembangan psikologi. Mulai dari fase anak-anak, remaja, dewasa, dan tua Masing-masing pada fase perkembangan itu biasanya terjadi perubahan-perubahan besar, secara fisik, psikologis, maupun sosial.

Lalu apa yang dimaksud puber kedua? Puber kedua atau secara psikologi disebut midlife crisis, biasanya akan dialami pria saat memasuki usia 40 tahun ke atas. Memang tak menutup kemungkinan, wanita juga mengalami puber kedua. Namun umumnya lebih banyak menyerang pria, karena pria lebih banyak membutuhkan perhatian dan pengakuan di luar rumah.

Pada periode tersebut seorang pria biasanya telah memasuki masa dewasa dengan tingkat kematangan dan kemapanan hidup yang stabil. Pada usia 40 tahun ke atas, umumnya pria telah hidup dengan kondisi keuangan yang sudah stabil, serta jenjang karir, dan kehidupan keluarga yang mapan.

Nah, ketika semua aspek kehidupan sudah cukup stabil, biasanya akan muncul kejenuhan. Ketika kejenuhan sudah dirasakan, banyak pria yang mulai bertingkah. Para pria ini seolah ingin membuktikan bahwa dirinya masih sama hebatnya seperti ketika remaja.

Kebanyakan pria ingin menolak kenyataan bahwa dirinya sudah mulai tua. Mereka berusaha membuktikan bahwa performa dan penampilannya masih sama baiknya dengan saat mereka masih remaja. Fase pembuktian diri itulah yang kerap disebut sebagai puber kedua.

Masalahnya, dalam masa puber kedua tidak jarang seorang pria melampiaskannya pada hal-hal negatif seperti mencari sensasi seksual, atau tantangan lain sebagaimana pernah dirasakan semasa muda.

Tentu hal ini menimbulkan ketidaknyamanan dalam rumah tangga. Nah anda yang mencurigai pasangan tengah mengalami puber kedua, simak ciri-cirinya, berikut solusinya:

Dia mengatakan hidupnya membosankan

Dia yang tadinya terlihat bersemangat dan ceria, tiba-tiba terlihat tidak bahagia, gelisah dan apatis. Tiba-tiba dia terlihat sering melamun dengan khayalan yang anda tak tau. Bahkan dia mengatakan bahwa hidupnya membosankan.

Apa yang harus anda lakukan? Jangan terjebak emosi ya. Jangan menginterogasinya dengan pertanyaan yang menyulut emosi. Cobalah menjadi pendengar yang baik untuk segala keluh kesahnya. Biarkan ia menumpahkan perasaannya. Setelah itu ajak ia mengatasi kejenuhan. Tawarkan second honeymoon. Tapi jika ia tidak tertarik, tak perlu memaksa. Tunggu hingga moodnya membaik.

Dia punya affair

Laki-laki memang membutuhkan perhatian lebih. Dalam keadaan seperti ini mereka rentan sekali terlibat affair. Bagaimana anda mencegahnya?

Anda bisa mencegahnya dengan memperlakukannya secara istimewa dan memberinya perhatian lebih. Ingat, laki-laki kadang berselingkuh seringkali bukan karena perempuan lain lebih cantik, tapi karena si pasangan baru bisa memperlakukannya dengan istimewa.

Dia membuat keputusan yang tidak biasa

Tiba-tiba saja ia memaksakan diri membeli mobil mewah. Padahal saat itu kondisi keuangan sedang tidak begitu baik. Mengapa ia manjadi sangat tidak logis?

Anda tidak dapat mengubah atau meperbaikinya. Anda hanya perlu mengambil jarak dan membiarkannya menemukan sendiri apa yang ia cari. Bersabarlah dan pahamilah kondisinya. Pelan-pelan bukalah komunikasi dengannya. Bicarakan dengan bijak mengenai keputusannya tersebut.

Dia berubah genit

Hal ini merupakan ciri yang paling terlihat. Dia menjadi hobi pakai minyak wangi, beli baju baru dan rajin mengecat rambut. Dia seakan ingin selalu terlihat muda.

Sesungguhnya hal itu terjadi karena dia mulai tak nyaman dengan kondisinya. Anda tidak perlu mengkritik dan mengeluarkan kalimat-kalimat pedas. Tingkatkan kepercayaan dirinya dengan mengatakan bahwa anda mencintainya apa adanya apapun kondisinya.

Semakin jarang di rumah

Dia merasa lebih bahagia berkumpul dengan teman-temannya dibanding dengan keluarga. Selalu ada alasan untuk meet up dengan temannya. Reuni, ulang tahun teman atau sekedar nongkrong di kafe menjadi alasannya bertemu teman.

Meski menyebalkan tapi tak perlu emosi. Nikmati saja hidup anda. Jika dia bisa bersenang-senang dengan temannya. Anda pun bisa berkumpul bersama sahabat. Bukan balas dendam, tapi dalam rangka memberinya waktu dan ruang pribadi sampai dia berhasil menyelesaikan persoalannya. Percayalah, jika anda bersikap tenang, dia akan kembali pada anda.

Terlihat depresi jika berada di rumah

Jika berada di rumah dia lebih suka menghabiskan waktunya untuk tidur atau melamun. Dia tidak semangat beraktivitas, termasuk bercinta. Nafsu makannya pun menurun dan sering mengeluh sakit kepala.

Jika pasangan anda menunjukan gejala seperti ini, anda bisa mengajaknya ke terapis, psikolog atau mungkin ke penasihat spiritual. Jika dia tidak bersedia, Anda bisa datang seorang diri dan menceritakan keadaannya, mintalah pendapat tentang treatment terbaik.

Nah, bagaimana dengan pasangan anda? Apakah menunjukkan gejala midllife crisis atau puber kedua? Jika ya, intinya anda hanya perlu bersikap bijak dan bersabar. Tetap cintai dia seperti dulu. Dan yakin semua akan kembali normal.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.