• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Viral, Ponpes Darunnajah Terbitkan Buku Biografi KH. Saifuddin Arief

Viral, Ponpes Darunnajah Terbitkan Buku Biografi KH. Saifuddin Arief

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 16 August 2020

Setelah hidup selama 74 tahun, Pondok Pesantren Darunnajah akhirnya terbitkan buku Biografi tentang KH Saifuddin Arief berjudul “Penyeimbang Dinamika Kultural dan Struktural Darunnajah” pada Kamis, 14 Agustus 2020 kemarin.

KH Saifuddin Arief sendiri merupakan Anggota Dewan Nadzir Yayasan Darunnajah yang mengelola seluruh Pondok Pesantren Darunnajah di Indonesia.

KH Saifuddin Arief yang akrab disapa Kiai Andin ini menyampaikan, dirinya tidak pernah menyangka bahwa peluncuran buku biografi ini akan dilaksanakan tepat di tanah kelahirannya.

Dalam acara peluncuran buku yang menorehkan kisah tentang dirinya itu, Kiai Andin juga mengungkapkan bagaimana perjuangan ibunda-nya kala melahirkan beliau 74 tahun silam.

Baca juga: Firdaus Muchtar, Alumni Gontor 1990 yang Pakar Auto Detailing Buat Mobil dan Motor

“Alhamdulillah, ibu saya melahirkan saya ke dunia tahun 74 tahun silam. Anda duduk di lokasi dimana tempat tidur ayah-ibu saya berada. Ini saksi bisu lokasi kelahiran saya,” kenang Kiai Andin menjelaskan persis lokasi dimana sejarah itu berlangsung.

“Saya tidak bisa membayangkan betapa hebat ayah dan ibu saya dalam mendidik dan menghidupi anak-anaknya. Yang hebat lagi, ayah-ibu saya itu orang yang cerdik, mereka punya tanah, cerdas dan juga kaya,” imbuhnya.

Diciptakannya buku biografi ini merupakan buah dari inisiasi putra-putri Kiai Andin sendiri, yang kemudian disusun oleh Irfanul Islam.

KH Hadiyanto Arief, sebagai salah satu putra beliau mengatakan bahwa biografi ini merupakan sebuah ide besar yang memang sudah seharusnya diwujudkan.

“Mudah-mudahan tidak berlebihan bila kami memberi hadiah kepada Ayahanda sekaligus panutan kami, KH Saifuddin Arief. Buat kami, penulisan biografi ini adalah ide besar yang harus diwujudkan,” ujar KH Hadiyanto Arief yang juga menjabat selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah 8 Annur Cidokom, Parung, Bogor.

Sebagai Ketua Yayasan Darunnajah saat ini, KH Sofwan Manaf juga memaparkan bahwa segenap elemen Ponpes Darunnajah sangat membutuhkan wejangan untuk kepengurusan pesantren kedepannya. Lebih lanjut, Kiai Sofwan berharap Kiai Andin nantinya juga bisa menerbitkan Autobiografi terkait tuntunan atas pengelolaan serta solusi yang sangat diperlukan bagi pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) saat ini.

“Semoga kita dapat mengambil ibrah dari tulisan-tulisan orang tentang biografi ini,” kata Kiai Sofwan.

“Mumpung Ka Andin masih sehat, alangkah baiknya beliau juga memberikan ucapan-ucapan serta menceritakan peristiwa yang pernah terjadi berikut dengan cara penyelesaiannya sebagai bekal pembelajaran bagi pengurus saat ini dan kedepannya. Itulah mengapa saya mendorong penerbitan autobiografi beliau,” tutup Kiai Sofwan menaruh harapan besar.

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.