• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Viral, Nasehat KH Hasan Abdullah Sahal Dalam Momentum Islamic Book Fair

Viral, Nasehat KH Hasan Abdullah Sahal Dalam Momentum Islamic Book Fair

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 29 February 2020

1. Tanpa ada pesantren Indonesia tidak ‘merdeka’. Siapa yang memberontak ke Belanda? Kyai, wali dan para santri.

2. Pesantren hadir sebagai pondasi disaat banyak orang yg ingin menjadi genteng.

3. Pesantren dulu apek, kumuh kerjaannya cuma mtsn (mandi tidur sholat ngaji/ngeliwet) tapi sekarang mengajarkan totalitas kehidupan dan kejujuran.

Baca juga: Ini Tiga Tipe Ayah Terbaik di Dunia

4. Di pesantren Keteladanan no 1. Klo kyai dan para pemimpin tidak teladan membenarkan yang benar dan menyalahkan yang salah nanti di neraka paling cepat masuk neraka. Didemo para pengikut yang disesatkannya.
إذ تبرأ الذين اتبعوا من الذين اتبعوا ورأوا العذاب،،
الأخلاء يومئذ بعضهم ببعض إلا المتقين،،

5. Guru yang tidak sayang kepada murid jangan memaksa murid taat kepada guru, begitu juga orang tua kepada anak dan pemimpin kepada rakyatnya. Semua berawal karena ketiadaan keteladanan. Akhirnya menimbulkan CORONA (CORO-coro NAsional/COruptor ROmbongan NAsional)

Baca juga: 9 Fakta Pondok Modern Gontor Yang Harus Ditiru Lembaga Pendidikan se-Indonesia

6. Di pesantren kyai rumahnya tidak lebih baik dari asrama santri, makannya tidak lebih enak, tidurnya tidak lebih banyak. Melatih sakralitas hidup.

7 Hidup itu suci yang menodai itu manusianya begitu juga politik, pendidikan dsb dst.

8. Dunia sudah terbalik, lelaki pakai cingkrang diributkan, perempuan cingkrang ditonton,, inilah yang harus kita luruskan.

Baca juga: Papua Siap Menjadi Tuan Rumah PON XX 2020

9. Mudah2an kalian menjadi milenial-milenial yang berkualitas, berketuhanan bukan milenial yang (MCK Muslim Campur Kafir).

10. Bung Karno itu santri.

11. Malaikat tidak mau turun di Indonesia klo masyarakatnya belum Rabbunallah, atau sudah Rabunnallah tapi belum istaqomu,,
Apalagi klo Rabbuna jabatan, harta, dunia, kontrak.

12. Air, gunung, laut bintang, hewan dan alam akan marah ketika manusia sudah tidak berakhlaq dan berketuhanan

Baca juga: Pemindahan Ibukota Negara, Wujud Semangat Membangun Bangsa

13. Saat ini manusia banyak yang kehilangan kemanusiaannya, identitasnya. Lelaki kehilangan identitas kelaki lakiannya, wanita kehilangan identitas kewanitaannya. Begitu juga ummat Islam yang kehilangan identitas keislamannya,, murtad!!! Klo kyai tidak mengatakan ini bisa paling depan masuk neraka.

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

August 29, 2026

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia

August 29, 2026

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia Oleh: Rania Zafirah Indonesia memasuki babak baru…

Sinyal Kuat Muktamar PBNU: Hambatan ‘Idah Politik Sirna, Gus Yusuf Mantap Masuk Bursa Ketum

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Dinamika Muktamar Nahdlatul Ulama mendadak bergerak cair dan penuh kejutan. K.H. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus…

DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor  Oleh: Dhita Karuniawati  Pengelolaan ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia memasuki babak baru setelah PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI resmi memperkenalkan operasional dan jajaran manajemennya. Kehadiran DSI diarahkan untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi nilai ekspor komoditas strategis, sehingga manfaat ekonomi dari kekayaan alam nasional dapat semakin besar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. Pada tahap awal, mandat tersebut mencakup tiga komoditas, yakni batu bara, kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), dan ferroalloy. DSI telah beroperasi efektif sejak 1 Juni 2026 dengan pendekatan bertahap yang tetap memperhatikan kelancaran perdagangan dan kepastian berusaha pelaku industri. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.