• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Viral, Nasehat KH Hasan Abdullah Sahal Dalam Momentum Islamic Book Fair

Viral, Nasehat KH Hasan Abdullah Sahal Dalam Momentum Islamic Book Fair

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 6 March 2020

1. Tanpa ada pesantren Indonesia tidak ‘merdeka’. Siapa yang memberontak ke Belanda? Kyai, wali dan para santri.

2. Pesantren hadir sebagai pondasi disaat banyak orang yg ingin menjadi genteng.

3. Pesantren dulu apek, kumuh kerjaannya cuma mtsn (mandi tidur sholat ngaji/ngeliwet) tapi sekarang mengajarkan totalitas kehidupan dan kejujuran.

4. Di pesantren Keteladanan no 1. Klo kyai dan para pemimpin tidak teladan membenarkan yang benar dan menyalahkan yang salah nanti di neraka paling cepat masuk neraka. Didemo para pengikut yang disesatkannya.
إذ تبرأ الذين اتبعوا من الذين اتبعوا ورأوا العذاب،،
الأخلاء يومئذ بعضهم ببعض إلا المتقين،،

5. Guru yang tidak sayang kepada murid jangan memaksa murid taat kepada guru, begitu juga orang tua kepada anak dan pemimpin kepada rakyatnya. Semua berawal karena ketiadaan keteladanan. Akhirnya menimbulkan CORONA (CORO-coro NAsional/COruptor ROmbongan NAsional)

6. Di pesantren kyai rumahnya tidak lebih baik dari asrama santri, makannya tidak lebih enak, tidurnya tidak lebih banyak. Melatih sakralitas hidup.

7 Hidup itu suci yang menodai itu manusianya begitu juga politik, pendidikan dsb dst.

8. Dunia sudah terbalik, lelaki pakai cingkrang diributkan, perempuan cingkrang ditonton,, inilah yang harus kita luruskan.

9. Mudah2an kalian menjadi milenial-milenial yang berkualitas, berketuhanan bukan milenial yang (MCK Muslim Campur Kafir).

10. Bung Karno itu santri.

11. Malaikat tidak mau turun di Indonesia klo masyarakatnya belum Rabbunallah, atau sudah Rabunnallah tapi belum istaqomu,,
Apalagi klo Rabbuna jabatan, harta, dunia, kontrak.

12. Air, gunung, laut bintang, hewan dan alam akan marah ketika manusia sudah tidak berakhlaq dan berketuhanan

13. Saat ini manusia banyak yang kehilangan kemanusiaannya, identitasnya. Lelaki kehilangan identitas kelaki lakiannya, wanita kehilangan identitas kewanitaannya. Begitu juga ummat Islam yang kehilangan identitas keislamannya,, murtad!!! Klo kyai tidak mengatakan ini bisa paling depan masuk neraka.

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

August 16, 2026

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

August 16, 2026

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala  Oleh : Rivka Mayangsari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang kembali memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat. Antusiasme publik untuk mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, khususnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia tetap hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana. Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya perhatian masyarakat terhadap momentum bersejarah yang setiap tahun menjadi simbol kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat untuk hadir langsung dalam momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Tingginya partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang semarak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan momentum kenegaraan. Antusiasme tersebut tidak sekadar menunjukkan keinginan masyarakat untuk hadir dalam sebuah kegiatan seremonial. Lebih dari itu, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan adanya keterikatan emosional masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa. Upacara kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran masyarakat dalam perayaan kemerdekaan juga memperlihatkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, momentum HUT RI tetap mampu menyatukan masyarakat dalam semangat yang sama, yaitu rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. …

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan…

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa Jakarta – Semarak peringatan Hari…

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan Jakarta – Perayaan HUT ke-81 Republik…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.