• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Regional»UU Baru Otsus Bertujuan Mengangkat Harkat Hidup Orang Asli Papua

UU Baru Otsus Bertujuan Mengangkat Harkat Hidup Orang Asli Papua

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 18 July 2021

DPR baru saja mengesahkan amendemen Undang-Undang baru Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Payung hukum yang baru berumur tiga hari itu diharapkan dapat mengangkat harkat hidup Bumi Cenderawasih tersebut.

“Khususnya orang asli Papua dengan beberapa ketentuan yang kita masukan dalam perubahan tersebut,” kata anggota Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Otsus Papua, My Esti Wijayati, dalam diskusi virtual Populi Center dengan tema Menakar Otonomi Khusus di Papua, Sabtu, 17 Juli 2021.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebut komitmen tersebut terlihat pada pembahasan sejumlah pasal yang ditambah. Awalnya, pemerintah hanya mengajukan tiga pasal yang diubah, yakni ketentuan umum, dana otsus, dan pemekaran wilayah.

Namun, setelah mendengar aspirasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP), Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), dan tokoh masyarakat Papua, akhirnya pansus dan pemerintah sepakat menambah jumlah pasal yang diubah. Terdapat 20 pasal baru yang akhirnya disahkan pada paripurna 15 Juli 2021.

Selain itu, pelebaran pembahasan melihat implementasi UU lama Otsus Papua tak berjalan baik. Sehingga, pemberlakuan regulasi lama yang disahkan pada 2021 itu tak berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih tersebut.

“Setelah 20 tahun implementasi UU Otsus Papua itu ternyata tidak bisa menghasilkan sebuah perkembangan untuk bicara indeks pembangunan manusia,” ungkap dia.

My Esti menegaskan pembahasan terbuka. Bahkan, pansus menggelar rapat dengar pendapat (RDP) di Papua dan Papua Barat.

“Bertemu MRP, DPRP, tokoh Papua dan lain sebagainya bertemu dengan partai-partai yang ada di Jakarta,” ujar dia.

Kritik Penting, Sejumlah Pihak Minta Demonstrasi Jangan Jadi Sumber Perpecahan

July 8, 2026

Pemerintah Optimistis Langkah Penanganan PHK Mampu Jaga Daya Tahan Ekonomi Nasional

July 8, 2026

Kritik Penting, Sejumlah Pihak Minta Demonstrasi Jangan Jadi Sumber Perpecahan

By Kata IndonesiaJuly 8, 20260

Kritik Penting, Sejumlah Pihak Minta Demonstrasi Jangan Jadi Sumber Perpecahan Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa…

Pemerintah Optimistis Langkah Penanganan PHK Mampu Jaga Daya Tahan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaJuly 8, 20260

Pemerintah Optimistis Langkah Penanganan PHK Mampu Jaga Daya Tahan Ekonomi Nasional Oleh: Arga Pradipta Pemerintah…

Pemerintah Pastikan Pekerja Terdampak PHK Mendapat Perlindungan dan Pendampingan

By Kata IndonesiaJuly 8, 20260

Pemerintah Pastikan Pekerja Terdampak PHK Mendapat Perlindungan dan Pendampingan Oleh: Dimas Aryaputra Pemerintah bersama DPR…

Pemerintah Perkuat Respons terhadap Potensi PHK di Berbagai Sektor

By Kata IndonesiaJuly 8, 20260

Pemerintah Perkuat Respons terhadap Potensi PHK di Berbagai Sektor Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.