• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Upaya Tingkatkan SDM Muda Aceh di Berbagai Bidang, BIN Inisiasi Pembangunan Gedung AMANAH

Upaya Tingkatkan SDM Muda Aceh di Berbagai Bidang, BIN Inisiasi Pembangunan Gedung AMANAH

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 13 May 2024

Upaya Tingkatkan SDM Muda Aceh di Berbagai Bidang, BIN Inisiasi Pembangunan Gedung AMANAH

Oleh: Agam Hamzah

Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI) menginisiasi pembangunan gedung Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda Negeri Rencong tersebut di berbagai bidang.

Sejatinya segenap elemen muda dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Aceh memiliki potensi yang sangat luar biasa namun terpendam dalam diri mereka. Sehingga sudah sepatutnya mereka mendapatkan dukungan dan dorongan demi semakin meningkatkan kualitas dan daya saing dari SDM muda itu di berbagai bidang.

Dengan sangat pentingnya peranan para generasi muda dalam pembangunan bangsa, maka menjadikan BIN menginisiasi pembangunan Gedung AMANAH, lantaran dalam program tersebut mampu mewujudkan peningkatan kualitas SDM muda Serambi Mekkah.

Para pemuda Aceh akan banyak mendapatkan pelatihan sangat bermanfaat supaya mereka bisa meningkatkan kemandirian, kompetensi dan profesionalismenya menjadi pelaku wirausaha (entrepreneur) muda, terlebih di era gempuran digitalisasi seperti sekarang ini.

Melalui Program AMANAH inisiasi lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan itu, seluruh generasi muda dari Negeri Rencong akan mendapatkan banyak kiat untuk bisa menjadi pelaku wirausaha muda sukses dala memulai usaha mikro dan kecil (UMK) dengan beragam pelatihan dasar mengenai bagaimana cara mengelola dan memasarkan produk secara digital, termasuk memanfaatkan perkembangan teknologi dalam pengembangan usaha mereka.

Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setdakab Aceh Tengah, Ir. Khaidir menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh terselenggaranya program AMANAH sebagai salah satu bentuk kegiatan sangat positif yang dapat membangkitkan semangat berwirausaha, utamanya dari kalangan pemuda.

Ketika minat bewirausaha dari para anak muda itu tumbuh, maka mereka akan tertarik memulai usaha dan mengembangkannya dengan berbasis pemanfaatan teknologi digital. Sehingga dengan hal itu, akan berdampak pula pada kemajuan serta peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat di Aceh juga.

Membahas salah satu ciri dari suatu daerah atau wilayah yang maju, yakni ketika masyarakatnya sejahtera dan juga jika jumlah dari wirausaha di sana bisa mencapai di atas 2 persen dari jumlah penduduknya.

Sebagai informasi, bahwa sebenarnya Aceh berada pada wilayah yang sangat beruntung karena mereka memiliki dukungan atas sumber daya alam (SDA) begitu melimpah sehingga bisa mendatangkan peluang untuk wirausaha.

Terjadinya realisasi Program AMANAH merupakan bentuk wujud konkret dari komitmen kuat BIN untuk terus memberdayakan para wirausaha muda di Aceh, bahkan lembaga tersebut juga menyediakan pelatihan dengan pembekalan keterampilan generasi muda yang memadai.

Bagaimana berjalannya Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat itu dengan banyaknya materi variatif di dalamnya melalui kegiatan pelatihan jelas mampu melahirkan SDM muda berkualitas yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di era ekonomi digital.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPPW Aceh Agung Jadi Prakoso mengungkapkan bahwa Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat berfungsi sebagai sebuah wadag pengembangan dan sekaligus peningkatan kapasitas SDM muda Negeri Rencong itu dalam berbagai bidang.

Beberapa bidang yang akan terus mendapatkan peningkatan pengembangan seperti halnya bidang kreatif, riset dan teknologi, kewirausahaan, industri kreatif, pendidikan, literasi, budaya dan juga bahasa.

Seluruh fasilitas dalam pembangunan Gedung AMANAH benar-benar terpantau dengan sangat baik, bahkan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa pihak kontraktor perlu menambahkan lagi jumlah pekerja mereka hingga sekitar 200 orang lagi.

Penambahan jumlah pekerja itu bertujuan untuk mengejar target waktu penyelesaian proyek serta tetap memperhatikan bagaimana spek dan teknik pembangunannya, sehingga kekokohan dan kehandalan bangunan bisa teruji serta berdungsi sesuai dengan kebutuhannya dengan optimal.

Di sisi lain, Direktur Direktorat Bisnis dan Dana Lestari Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus pakar Nilam Aceh Dr. Syaifullah Muhammad menjelaskan bahwa Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat beserta Atsiri Research Ceter (ARC) terus mengadakan kolaborasi secara langsung untuk memberdayakan para pemuda wilayah itu.

Fokus utama dalam pemberdayaan para pemuda tersebut yakni pada produk yang bisa bermanfaat untuk masyarakat secara luas, sehingga nantinya bisa terjual ke pasar atau market dan mendatangkan dampak secara langsung pada perekoomian Serambi Mekkah.

Dalam hal itu, Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil melakukan proses inovasi dari hulu hingga ke hilir pada Nilam Aceh melalui Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nilam USK yakni Atsiri Research Center (ARC) yang terus melakukan inovasi tersebut berdasarkan dengan bagaimana kebutuhan seluruh masyarakat, khususnya dari petani nilam di wilayah itu.

Berupaya kuat untuk bisa meningkatkan kualitas SDM muda Aceh pada berbagai bidang, BIN kemudian menginisiasi pembangunan Gedung AMANAH sebagai wadah pendidikan dan pelatihan generasi muda untuk semakin berkembang.

*) Mahasiswa Aceh tinggal di Surabaya

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

August 6, 2026

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

August 6, 2026

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik Jakarta – Wacana pembentukan kabinet bayangan…

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik  Oleh: Ratna Komala Gelombang transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Kehadiran platform digital dengan algoritma yang dirancang untuk memaksimalkan atensi telah menciptakan ekosistem informasi yang bergerak sangat cepat, tetapi tidak selalu mengutamakan akurasi. Konten yang memancing emosi sering kali memperoleh jangkauan lebih luas dibandingkan informasi yang telah melalui proses verifikasi. Dalam situasi demikian, jurnalisme berkualitas menjadi semakin penting sebagai penopang ruang publik yang sehat, menjaga nalar masyarakat agar tetap berpijak pada fakta di tengah derasnya arus disinformasi. Peran pers tidak lagi terbatas sebagai penyampai berita, melainkan menjadi institusi yang menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Jurnalisme yang profesional berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui informasi yang akurat. Namun, tantangan yang dihadapi industri media semakin kompleks akibat dominasi algoritma platform digital global yang mengubah pola distribusi informasi sekaligus memengaruhi model bisnis media. Ketimpangan tersebut menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri pers. Dalam konteks itu, langkah pemerintah menghadirkan regulasi mengenai tanggung jawab platform digital menjadi bagian penting dari upaya memperkuat keberlanjutan jurnalisme nasional. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi inovasi teknologi, melainkan membangun keseimbangan antara perkembangan platform digital dan keberlangsungan media yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ruang digital yang sehat membutuhkan mekanisme yang memastikan informasi yang diproduksi melalui proses jurnalistik memperoleh posisi yang layak di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi. Dengan demikian, kepentingan publik tetap menjadi orientasi utama dalam tata kelola informasi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan bahwa Kemenko Polkam memiliki peran strategis dalam mengawal penyusunan Peraturan Presiden mengenai tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Menurut Eko Dono Indarto, pembentukan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, menjaga kualitas pers nasional, sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan di ruang digital. Kehadiran pedoman pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan secara terukur. Komitmen pemerintah tersebut menunjukkan bahwa penguatan jurnalisme dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan informasi nasional. Lebih jauh, lahirnya pedoman pelaksanaan kewajiban platform digital memberikan kepastian mengenai tanggung jawab setiap pemangku kepentingan dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Selama ini, perusahaan platform memperoleh manfaat ekonomi yang besar dari distribusi konten jurnalistik, sementara media menghadapi tekanan finansial yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi. Ketimpangan tersebut berpotensi melemahkan kualitas jurnalisme apabila tidak diimbangi dengan tata kelola yang lebih berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah menjadi instrumen penting untuk menciptakan hubungan yang lebih seimbang antara inovasi digital dan keberlanjutan industri pers. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan tantangan baru terhadap kredibilitas informasi. Teknologi AI memungkinkan produksi konten dalam jumlah besar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak seluruhnya dibangun di atas prinsip verifikasi dan etika jurnalistik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran informasi yang menyesatkan, manipulasi visual, hingga lahirnya narasi yang sulit dibedakan dari fakta. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar semakin bergantung pada keberadaan media yang menjunjung tinggi profesionalisme.…

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya Oleh : Antonius Utomo Perkembangan…

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.