Categories: Uncategorized

Tujuh Kandidat Memperebutkan Ketua Iluni UI, Dewi Puspitorini menjadi calon Kuat

Tujuh Kandidat Memperebutkan Ketua Iluni UI, Dewi Puspitorini menjadi calon Kuat

Posisi ketua umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) periode 2025-2028 resmi diperebutkan oleh tujuh kandidat. Dari tujuh nama calon yang telah lolos verifikasi, sosok dr. Dewi Puspitorini, Sp.P., MARS., M.H. menarik perhatian banyak alumni karena rekam jejak panjangnya dalam dunia kesehatan.

 

Dewi merupakan alumni Fakultas Kedokteran UI angkatan 1987, yang kini menjabat sebagai Dokter Ahli Bidang CVC di RSPAD Gatot Subroto. Kariernya di dunia medis bukan hal baru bagi kalangan alumni UI. Ia dikenal sebagai figur yang tekun dan berdedikasi, dengan pengalaman mengelola profesi nakes di salah satu institusi kesehatan strategis.

 

Sepanjang kariernya, Dewi pernah dipercaya memegang posisi penting seperti Sub SMF Gol. IV/Kol Neuromaskuler Instalasi Rehab Medik dan Dirprofnakes RSPAD. Ia juga tercatat menyelesaikan pendidikan S2 di bidang KARS UI dan sebelumnya menjadi dokter spesialis pulmonologi lulusan UI tahun 2005.

 

Hingga sekarang Dewi masih menjadi Ketua Dewan Penasehat Dokter Alumni Samndel. Ketua Ikatan Alumni Magister Rumah Sakit UI. Bagi banyak alumni FKUI, Dewi bukan hanya sosok senior, tapi juga panutan dalam mengedepankan nilai integritas dan tanggung jawab sosial.

 

Ketujuh Kandidat Ketua Umum Iluni UI diantaranya dr Dewi Puspitorini (FK 1987), M Pradana Indraputra (FEB 2010), Ivan Ahda (FPsi 2003), Ratu Febriana (FIB 1996), Rapin Mudiardjo (FH 1996), Boni Hargens (FISIP 2000) dan Pramudya Oktavinanda (FH 2001).

 

Tahapan Pemila Iluni UI 2025 selanjutnya memasuki masa kampanye dari tanggal 19 Juli-17 Agustus 2025. Masa itu terdiri dari adu gagasan pada 2 dan 12 Agustus 2025, masa tenang pada 18-23 Agustus 2025, dan e-vote  pada 23-24 Agustus 2025.

 

Ketua Umum Iluni UI terpilih akan ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) X Iluni UI pada 24 Agustus 2025

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Bijak Menyikapi Kasus Air Keras dengan Menghormati Hukum

Bijak Menyikapi Kasus Air Keras dengan Menghormati Hukum Oleh Angga Yudhistira Kasus penyiraman air keras…

4 hours ago

Hukum Harus Diberi Ruang: Menjaga Integritas Proses dalam Kasus Air Keras

Hukum Harus Diberi Ruang: Menjaga Integritas Proses dalam Kasus Air Keras Oleh: Fahri Aditya Nugraha…

4 hours ago

Hormati Proses Hukum, Kasus Air Keras Ditangani Sesuai Mekanisme

Hormati Proses Hukum, Kasus Air Keras Ditangani Sesuai Mekanisme Jakarta – Pemerintah menegaskan pentingnya penghormatan…

4 hours ago

Kasus Air Keras Diusut, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum

Kasus Air Keras Diusut, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum Jakarta - Kasus penyiraman air…

4 hours ago

Beyond Schooling: Sekolah Rakyat dan Transformasi Sosial Berkelanjutan

Beyond Schooling: Sekolah Rakyat dan Transformasi Sosial Berkelanjutan Oleh : Garvin Reviano Gagasan tentang pendidikan…

4 hours ago

Sekolah Rakyat Dibangun di Seluruh Daerah, Target Satu Per Kabupaten atau Kota

Sekolah Rakyat Dibangun di Seluruh Daerah, Target Satu Per Kabupaten atau Kota Makassar — Pemerintah…

7 hours ago