• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Tokoh Agama Papua Dukung Pembebasan Pilot Susi Air

Tokoh Agama Papua Dukung Pembebasan Pilot Susi Air

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 2 March 2023

Tokoh Agama Papua Dukung Pembebasan Pilot Susi Air

Peristiwa pembakaran pesawat dan penyanderaan Pilot Susi Air, Kapten Philips Max Mehrtens, oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) menuai kecaman dari tokoh agama setempat. Salah satunya Pendeta Albert Yoku yang menilai kejadian itu telah menciderai pengorbanan pilot.

“Pengorbanan para pilot tidaklah kecil untuk bisa membawa peradaban dan pembangunan di Papua pegunungan, karena mereka mempertaruhkan nyawa dengan jalur yang pendek dan cuaca yang kadang buruk” terang Pendeta Albert dalam diskusi di sebuah stasiun televisi, kamis (2/3).

Menurut Pendeta Albert, penerbangan perintis memiliki andil besar untuk membuka isolasi dan membawa perubahan di wilayah pegunungan, termasuk memudahkan petugas gereja. Karena itu, dirinya mengajak peran serta tokoh adat dan agama untuk dapat mengakhiri kasus penyanderaan pilot Susi Air.

“Peran yang saya pikir dari tokoh agama, tokoh adat tetap harus mengimbau dan mengingatkan anak Egianus ini, karena ini merupakan tindakan fatalisme terhadap perubahan yang selama ini sudah dibangun” ucapnya

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) itu juga berpesan kepada pimpinan KST Egianus Kogoya agar segera membebaskan pilot Susi Air karena merupakan tokoh yang berjasa.

“Saya mengingatkan kepada Egianus bahwa pilot itu adalah orang yang berjasa karena dia meninggalkan keluarganya dan siap menerima resiko di wilayah itu, sehingga para pimpinan adat harus bicara soal matinya perkembangan.” Pungkasnya.

Di tempat yang sama, pengamat Politik Ikrar Nusa Bhakti menerangkan penerbangan-penerbangan perintis menjadi suatu penerbangan yang sangat penting. Menurutnya penerbangan perintis bukan hanya mengangkat barang, tapi juga mengangkat manusia

“Makanya kalau kemudian masih terjadi lagi adanya penyergapan bahkan pembakaran, membuat kita cukup sedih mendengar hal itu” imbuhnya.

Ikrar mengungkapkan bahwa pendekatan keamanan menjadi pilihan terakhir, namun sebelum itu bisa saja ada pilihan yang kedua, yakni menggunakan pihak ketiga sebagai mediator untuk perundingan tersebut, termasuk tokoh agama.

“Tokoh agama bisa menyatu dan memiliki visi serta keinginan yang sama dalam menyelesaikan masalah ini, mereka bisa menyelesaikan konflik di adat setempat” jelasnya.

Tak lupa, Ikrar pun berharap agar perdamaian di Papua dapat terus terwujud karena hal itu akan memberikan dampak besar bagi rakyat Papua maupun Indonesia secara umum.

 

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

July 14, 2026

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

July 14, 2026

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua MERAUKE – Pembangunan Proyek…

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo Oleh : Aditya Akbar Pemerintah…

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh Oleh: Sapto Jayadi Kebijakan…

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan yang berkualitas bukan hanya ditandai oleh hadirnya infrastruktur atau meningkatnya nilai investasi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan lapangan kerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam konteks Papua, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Melalui pembangunan kawasan perkebunan tebu dan industri gula serta bioetanol, pemerintah menghadirkan fondasi ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Papua menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja. Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang melimpah membutuhkan pengelolaan yang mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Pemerintah menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan PSN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi nasional, tetapi juga pada penciptaan kesempatan kerja dalam jumlah besar. Dengan demikian, pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik, melainkan menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.