• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Tokoh Agama Ajak Masyarakat Apresiasi Kepemimpinan Jokowi dan Dukung Program Keberlanjutan Presiden Terpilih

Tokoh Agama Ajak Masyarakat Apresiasi Kepemimpinan Jokowi dan Dukung Program Keberlanjutan Presiden Terpilih

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 20 September 2024

Tokoh Agama Ajak Masyarakat Apresiasi Kepemimpinan Jokowi dan Dukung Program Keberlanjutan Presiden Terpilih

*Jakarta* – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berjalan selama satu dekade, dimana dalam kurun waktu tersebut Presiden Jokowi telah memimpin Indonesia. Tentunya selama pemerintahan Presiden Jokowi, sejumlah kebijakan telah berjalan dan sangat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Terkait hal tersebut, salah satu stasiun TV swasta menggelar dialog bertema “Tokoh Agama Ajak Masyarakat Sukseskan Transisi Pemerintahan dan Program Presiden Terpilih”. Acara ini menghadirkan Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud dan Sekum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Muchti sebagai nara sumber.

KH. Marsudi Syuhud mengatakan pihaknya sangat bersyukur bahwa Indonesia sampai detik ini dalam kondisi yang aman dan nyaman. Pembangunan itu bisa berkaitan dengan infrastruktur atau kesejahteraan bangsa.

“Kami bersyukur Indonesia sampai detik ini dalam kondisi yang aman dan nyaman. Banyak negara yang hari ini untuk membangun saja tidak bisa. Karena membangun itu sebuah kewajiban. Pembangunan itu bisa berkaitan dengan infrastruktur atau kesejahteraan bangsa,” kata Marsudi di studio Kompas TV, Jakarta, Kamis (19/09) sore.

Selain infrastruktur, Indonesia juga mampu membangun kemashlahatan bangsa meski di tengah keberagaman. Indonesia jika dilihat dari luar negeri sangat nyaman, dibandingkan dengan negara yang belum bisa hidup bersama. Kerukunan umat beragama berjalan dengan baik.

“Diharapkan apa yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi ini diteruskan. Jangan sampai ada yang terputus, karena kalau terputus nanti ada sesuatu yang nganggur kemudian berhenti dan kurang manfaatnya,” imbuh Marsudi.

Ditambahkannya, bahwa dalam berbangsa dan bernegara bisa tertib dan rukun apabila menghargai aturan-aturan yang dimulai dari konstitusi, sampai UU dan aturan apapun. Kalau orang sudah memegang ini, maka akan ada situasi apapun di bangsa Indonesia akan bisa teratur.

“Berbangsa dan bernegara itu harus ikut aturan, dan ini sudah diciptakan melalui pembahasan seperti di DPR dan MPR yang kemudian menjadi aturan. Ketika sudah menjadi aturan harus diikuti, kalau tidak ada aturan maka akan kocar-kacir,” ungkapnya.

Jangan sampai hanya karena politik 5 tahunan sekali, persaudaraan bisa pecah dan berubah. Yang terpenting kita semua bisa saling mendukung walaupun berbeda. jika sudah terpilih, maka ke depan tinggal dilantik dan akan membentuk kabinet.

“Saya yakin pemerintah mendatang akan bisa meneruskan berbagai langkah presiden terdahulu, dan diteruskan lagi sesuai rencana-rencana besar. Cukup ikuti saja aturan ini, tidak perlu berpikiran terlalu jauh atau terlalu pendek. Itu semua sudah jelas aturannya,” tegas Marsudi.

Sementara itu, Prof. Abdul Muchti mengatakan pihaknya menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah Presiden Jokowi kerjakan selama 10 tahun memimpin Indonesia dan kerja sama yang terbangung antara Presiden Jokowi dengan Muhammadiyah di berbagai bidang.

“Kita harus menjadi bangsa yang mampu mengapresiasi dan menghormati pemimpinnya dengan objektif menilai secara komprehensif capaian yang sudah diraih oleh Presiden Jokowi beserta jajarannya harus kita apresiasi,” ucap Abdul Muchti.

Menurutnya ada 4 yang sangat menonjol di era Jokowi, pertama pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan juga berbagai daerah terisolasi di Indonesia. Kedua, ekonomi tetap bisa bertahan dan angka pengangguran juga berkurang. Ketiga presiden dan jajarannya berhasil membangun suasana kehidupan demokrasi yang terbuka dan ke empat adanya peran Indonesia melalui kepemimpinan Presiden Jokowi dalam kancah internasional.

“Di era Jokowi, pembangunan infrastruktur mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang mana tetap bisa bertahan dan berhasil mengurangi angka pengangguran. Jokowi juga berhasil memimpin event internasional seperti Presidensi G20, kepemimpinan ASEAN, termasuk terlibat dalam penyelesaian konflik Israel-Gaza,” ujarnya.

Sementara untuk proses demokrasi seperti Pemilu, kita harus menerima hasilnya sebagai bagian dari konsekuensi kita memilih sistem demokrasi. Terpilihnya Prabowo dan Gibran tidak hanya kemenangan bagi mereka, namun sebagai kemenangan bangsa Indonesia. Karena Pemilu yang damai, tertib itu menjadi bagian dari kedewasaan kita dalam berdemokrasi.

“Mari kita berikan kesempatan pada pemerintahan yang baru untuk memimpin penyelenggaraan negara. Konsekuensi dari demokrasi, dan terpilihnya Prabowo-Gibran kita beri kesempatan untuk bekerja,” pungkasnya. [*]

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.