• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Tindak Tegas Kasus Korupsi di Papua

Tindak Tegas Kasus Korupsi di Papua

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 24 September 2022

Tindak Tegas Kasus Korupsi di Papua

Oleh : Rebecca Marian

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka kasus korupsi. Masyarakat pun mendukung agar aparat penegak hukum tidak ragu untuk menindak tegas kasus korupsi di Papua yang justru dapat menghambat terwujudnya kesejahteraan rakyat.

Sejak era penjajahan Belanda ratusan tahun lalu, korupsi sudah ada di Indonesia, dan makin menjadi-jadi di era Orde Baru. Namun sayang setelah masa berganti jauh setelahnya menjadi era pasca reformasi, korupsi masih saja dilakukan oleh pejabat.

Salah satu kasus korupsi yang mencengangkan adalah Lukas Enembe, Gubernur Papua yang berstatus tersangka sejak tanggal 14 September 2022.

Lukas Enembe ditengarai jadi tersangka karena korupsi sebesar ratusan miliar rupiah. Sedangkan ketika rekeningnya dibongkar, terdapat 71 miliar rupiah di dalamnya. Jumlah ini tentu sangat fantastis dan sangat tidak setara dengan gaji gubernur yang ‘hanya’ berkisar jutaan rupiah. Masyarakat juga makin kecewa karena ada aliran dana sampai 500 miliar rupiah dari Lukas ke sebuah tempat perjudian.
Oleh karena itu masyarakat meminta agar ada tindakan tegas dari KPK dan pihak berwajib agar kasus korupsi ini segera dibongkar sejelas-jelasnya, dan Lukas Enembe dibawa ke muka hakim. Apalagi jumlah uang yang dikorupsi sangat besar dan merugikan negara. Jangan sampai KPK dan aparat penegak hukum ragu untuk menindak tegas korupsi KPK.
Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta agar KPK bersikap tegas untuk menangani kasus Lukas Enembe. Jangan hanya memohon tersangka agar datang saat hari pemeriksaan. Ketika ia sudah 2 kali mangkir dari panggilan maka harus ada penjemputan paksa.
Dalam artian, mulai dari masyarakat hingga ICW menunggu ketegasan KPK dalam memeriksa Lukas Enembe. Jangan hanya karena yang dihadapi adalah seorang gubernur, maka ada rasa sungkan. Seorang gubernur adalah warga negara Indonesia dan harus menaati hukum di Indonesia. Lukas harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjawab semua pertanyaan pada kasus korupsi tersebut.
Masyarakat meminta ketegasan KPK dalam menangani kasus Lukas agar penegakan hukum di Indonesia dilakukan seadil-adilnya. Hukum jangan hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Korupsi adalah kejahatan yang sangat parah karena berbahaya dan bisa menular ke pejabat-pejabat setingkat di bawahnya.
Sebagai pemimpin seharusnya Lukas Enembe berbuat baik dan memberi teladan. Namun ia malah berbuat yang sebaliknya, dan membuat banyak orang kecewa. Padahal selama ini ia memiliki prestasi dan nama baik, dan banyak memberi beasiswa bagi putra asli Papua untuk sekolah setinggi-tingginya.
Mungkin Lukas lupa bahwa dulu Hindia Belanda pernah hancur gara-gara korupsi. Jangan sampai Indonesia juga mengalami hal yang sama gara-gara pejabatnya melakukan hal berbahaya tersebut. Oleh karena itu, kasus korupsi harus dibongkar sampai tuntas dan pelakunya diberi hukuman yang setimpal.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan bahwa kasus Lukas Enembe bukan mengenai politik, melainkan murni korupsi. Ia sudah jadi tersangka dan harus ditindak tegas, bukan sekadar terduga korupsi. Lagipula ada indikasi gratifikasi sebesar 1 triliun rupiah dan dugaan kasus pencucian uang.
Dalam artian, ketika pihak berwajib ingin mencokok Lukas Enembe, maka tidak boleh ada pihak yang menghalangi, bahkan membelanya. Kasus ini murni karena korupsi dan sudah diselidiki oleh KPK sejak tahun 2017 silam. Tidak ada hubungannya dengan serangan dari lawan politik.
Rakyat Papua juga jangan ikut membela Lukas Enembe, karena percuma membela orang yang bersalah. Ketika KPK sudah mengeluarkan banyak bukti seperti aliran dana ke tempat perjudian, maka ini sudah dapat dipastikan sebagai kasus korupsi. Jangan justru percaya hasutan dari provokator yang pro Lukas, dan jangan mudah percaya provokasi.
Anggota Komisi III DPR RI Asrul Sani menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Lukas Enembe harus dilakukan, meski ada kelompok yang menghalanginya. Penegakan hukum harus dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk juga di Papua.
Dalam artian, pemeriksaan terhadap Lukas harus dilakukan sesegera mungkin. Jangan sampai saat penjemputan malah gagal karena ada massa yang menghalangi. Seharusnya juga ada antisipasi misalnya dengan mendatangkan jumlah personel keamanan yang lebih banyak, sehingga penjemputan bisa lancar.
Jangan pula ada alasan dari pihak Lukas untuk mangkir dari panggilan karena beragam alasan. Seharusnya pemeriksaan dilakukan lalu dicek apakah tersangka korupsi benar-benar sakit, dengan mendatangkan tim medis, karena kebanyakan bohong belaka.
Penindakan secara tegas terhadap kasus korupsi di Papua wajib dilakukan secepatnya. KPK dan pihak berwajib harus tegas dan cepat-cepat melakukan pemeriksaan, jika ada tersangka sudah 2 kali mangkir dari panggilan. Dengan adanya pemeriksaan kepada Lukas Enembe keadilan diharapkan dapat ditegakan dan korupsi dapat diberantas.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Jakarta

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.