• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Timnas eFootball Persembahkan Emas Bagi Indonesia

Timnas eFootball Persembahkan Emas Bagi Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 11 December 2022

Timnas eFootball Persembahkan Emas Bagi Indonesia

Timnas eFootball mempersembahkan emas bagi Indonesia pada ajang IESF Bali 14Th WEC 2022. Hal tersebut membuat bangsa ini berhasil untuk mengoleksi dua emas pada kejuaraan bergengsi Esport internasional.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas yang dimiliki oleh Elga Cahya Putra selaku pemain eFootball yang mewakiliki Timnas Indonesia dalam ajang IESF Bali 14Th WEC 2022 sangatlah luar biasa.

Dirinya berhasil menyumbangkan emas kedua untuk negara tercinta setelah menumbangkan Tim Argentina pada Grand Final eFootball malam ini dengan skor telak 3-0.
Menanggapi kemenangan tersebut, Sekjen PBESI, Frengky Ong mengaku dirinya sangat bangga dengan bagaimana keberhasilan Elga

Sepak terjang dari para atlet Timnas Indonesia, termasuk Elga memang sangatlah membanggakan.

“Sangat membanggakan menyaksikan sepak terjang atlet-atlet Esports kita yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia yang dipersiapkan khusus untuk berlaga di kejuaraan dunia esports ke-14 yang merupakan bagian dari perhelatan besar Indonesia Esports Summit 2022 ini,” ujar Frengky.

Sejauh perhelatan IESF Bali 14Th WEC 2022 sendiri memang sepak terjang yang dimiliki oleh Elga sangatlah mentereng.

Sebelumnya, dia dengan mulus mampu melenggang hingga Grand Final setelah menumbangkan Argentina juga dengan skor akhir 2-1 pada babak Final Upper Bracket.
Sehingga sebenarnya Elga sendiri telah dua kali bertemu kembali dengan perwakilan Tim Argentina pada ajang yang sama.

Bahkan memang sejak awal, prestasi yang dicetak oleh wakil Tanah Air tersebut sangat mentereng, dirinya berhasil mengalahkan banyak negara kuat lainnya seperti Serbia hingga Arab Saudi.

Setelah prestasi sangat membanggakan yang berhasil dia raih hingga menyumbangkan emas untuk Indonesia dan menjadi juara dunia pada permainan eFootball, Elga mengucapkan banyak terima kasih atas seluruh dukungan dan doa padanya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya karena sudah mendukung dan mendoakan kami, sehingga kami bisa menjadi juara di IESF ini,” ujarnya.
Dengan kemenangan yang berhasil ditorehkan oleh wakil eFootball tersebut, maka sejauh ini Indonesia sendiri sudah mengantongi dua emas pada IESF Bali 14Th WEC 2022.

Satu emas lain disumbangkan oleh Timnas DOTA2 Indonesia, kemudian terdapat prestasi lain, yakni perunggu yang berhasil disumbangkan oleh Tim CS:GO Putri.

Sebagai informasi, sebenarnya Indonesia masih sangat berpotesi untuk kembali menambah koleksi emasnya dalam pertandingan Grand Final pemain MLBB yang digelar pada 11 Desember 2022.

 

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

July 29, 2026

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

July 29, 2026

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru Bali – Menteri Lingkungan…

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.