• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Terbukti Serap Aspirasi Rakyat, Ganjar Gagas Penggunaan Teknologi Aplikasi

Terbukti Serap Aspirasi Rakyat, Ganjar Gagas Penggunaan Teknologi Aplikasi

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 13 October 2023

Terbukti Serap Aspirasi Rakyat, Ganjar Gagas Penggunaan Teknologi Aplikasi

JAKARTA — Sosok pemimpin yang mampu mendengarkan seluruh aspirasi dari rakyatnya, Ganjar Pranowo menggagas penggunaan teknologi aplikasi untuk tampung pelaporan atau aduan masyarakat.

Baginya, justru dengan adanya perkembangan zaman hendaknya memberikan ruang yang luas kepada rakyat untuk melakukan pelaporan soal apapun melalui sebuah portal pengaduan terintegrasi dan bisa diakses secara mudah.

“Kita membangun komunitas mungkin yang peduli pada kelompok-kelompok yang penting kita positif untuk memberikan kontribusi bagi negara,” kata Ganjar.

Harapannya adalah dengan adanya pelaporan yang mudah diakses semua masyarakat menjadi sebuah agen terdepan dalam menyelesaikan seluruh problem yang dihadapi warga.

“Laporan satu pintu bisa gak? Bisa, kami ingin ada teknologi terintegrasi maka kalo ada problem di masyarakat saya lah yang akan jadi agen untuk menyelesaikan,” ungkap Ganjar.

Sebenarnya gagasan itu telah diberlakukan oleh Ganjar Pranowo tatkala dirinya masih menjabat sebagai Gubernur Jateng, yakni dengan adanya LaporGub yang dinilainya sangat bermanfaat untuk mempercepat penyelesaian pembangunan hingga perbaikan infrastruktur.

“Ada loh, di tingkat Presiden namanya Lapor, kalo di tingkat Gubernur namanya LaporGub. Kemudian saya membuat link, saya linkan antara LaporGub di daerah dengan aplikasi lapor kalo kita sudah ngomong sekarang LaporPres,” tutur Ganjar.

Mengenai bagaimana figur dari Capres yang diusung oleh PDI Perjuangan tersebut, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden, Arsjad Rasjid mengungkapkan beberapa alasannya mengapa dirinya memilih sosok itu di Pilpres 2024.

Setidaknya terdapat tiga alasan, yakni yang pertama adalah mengenai bagaimana kepribadian yang dimiliki oleh mantan Gubernur Jateng itu, kemudian dia menilai bahwa sosok pemimpin masa depan bangsa tersebut suka mendengar.

“Nah saya melihat seorang Ganjar Pranowo, pertama personality-nya, orangnya easy going, asyik, santai-santai, suka mendengar,” kata Arsjad.

Senada, masyarakat di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabuoaten Bogor sangat antusias tatkala Ganjar Pranowo berkunjung ke sana dan bahkan sempat menginap ke salah satu rumah warga untuk saling mendengarkan.

“Selamat datang di kampung kami Pak Ganjar. Wah berkah sekali malam ini kedatangan tamu spesial. Sehat selalu, pak,” teriak warga.

Salah seorang warga, Dian (50) mengaku bahwa dia sangat senang dengan kedatangan pria yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI itu.

Bahkan, menurutnya sejak jaman dulu hingga sekarang, baru Ganjar Pranowo yang merupakan tokoh nasional mau datang serta menginap di desa tersebut.

“Rasanya bangga banget kedatangan Pak Ganjar di desa kami, karena dia calon presiden. Dan sebelumnya belum ada yang datang menginap di sini,” ucap Dian (50), salah satu warga

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokas  Oleh: Arief Nugroho Masyarakat perlu melihat berbagai persoalan hak asasi manusia secara jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memperbesar ketegangan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan HAM membutuhkan ketenangan, keterbukaan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat penyelesaian persoalan HAM melalui evaluasi kebijakan, penguatan kelembagaan, pemulihan korban, dialog, serta upaya mencari solusi yang menyentuh akar persoalan. Karena itu, berbagai perkembangan tersebut penting dipahami secara utuh agar masyarakat dapat menilai proses penyelesaian HAM berdasarkan fakta dan perkembangan nyata di lapangan. Salah satu langkah yang menunjukkan keseriusan tersebut terlihat dari evaluasi Kedeputian Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas. Evaluasi yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, sekaligus memetakan kegiatan yang membutuhkan percepatan dan kendala yang harus segera diselesaikan. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada penyerapan anggaran, tetapi juga kesesuaian pelaksanaan program dengan target kinerja sehingga kebijakan HAM dapat memberikan hasil yang terukur. Langkah evaluatif semacam ini penting karena penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya dengan membangun komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi program, anggaran, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masih ditemukan kendala, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan perbaikan dan percepatan. Dengan demikian, agenda HAM dapat terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan yang lebih efektif. Upaya tersebut juga berjalan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Papua, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan jurnalis. Ruang dialog semacam ini menjadi penting untuk mempertemukan perspektif, memperkuat mekanisme pengaduan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan berbagai persoalan HAM memperoleh perhatian berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. Penguatan jaringan kerja juga menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak semata-mata menjadi urusan satu institusi. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua Frits B. Ramandey menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai pihak dengan tetap menjaga prinsip independensi dan imparsialitas. Pendekatan tersebut diperlukan agar informasi mengenai situasi HAM dapat diperoleh, diperiksa, dan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas secara objektif.…

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.