• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Terapkan Hal Ini ketika Berkunjung ke Mall!

Terapkan Hal Ini ketika Berkunjung ke Mall!

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 8 September 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Semenjak pemerintah memberlakukan masa transisi PSBB ke new normal, berbagai tempat umum mulai dibuka. Salah satunya adalah mall. Setelah berdiam diri di rumah selama berbulan-bulan, pastinya banyak dari kita yang merindukan untuk pergi ke mall.

Sebelum pergi ke mall, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar tetap aman sehingga tidak tertur dari virus korona.

1. Pastikan kondisi badan fit
Kondisi badan sehat ketika keluar bepergian ke tempat umum, merupakan syarat utama untuk diperhatikan. Jika kamu sedang merasa kurang enak badan, demam, batuk ataupun flu, lebih baik tidak keluar rumah terlebih dahulu agar kondisi tubuh tidak semakin memburuk atau bahkan justru menulari pengunjung mall yang lain.
Selain itu, saat hendak memasuki mall, kamu juga akan diperiksa suhu tubuh terlebih dahulu menggunakan thermo gun.

2. Menggunakan masker
Menggunakan masker adalah hal yang wajib. Karena dengan begitu kamu bisa terhindar dari paparan virus korona, selain itu kamu juga bisa mengantisipasi menyebarkan virus ke orang. Terdapat beberapa mall menjual masker di pintu masuk bagi pengunjung yang lupa memakai dan membawa masker. Namun sebaiknya kamu sudah mengenakan dan membawa masker cadangan jika menghabiskan waktu berjam-jam di dalam mall.

3. Rajin mencuci tangan
Penting sekali kamu memperhatikan kebersihan tangan. Apalagi sedang berada di tempat umum. Kamu harus sering mencuci tangan setelah menyentuh barang-barang yang ada di mall dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Hal ini penting agar terhindar dari paparan virus korona.

4. Membawa hand sanitizer
Hand sanitizer merupakan stater pack yang wajib dibawa dan digunakan apabila kesulitan menemukan wastafel cuci tangan. Setiap kali kamu memegang benda apapun, kamu harus sering menggunakan hand sanitizer sebagai langkah utama.

5. Menjaga jarak
Jaga jarak merupakan salah satu hal yang dianjurkan oleh pemerintah dalam pencegahan virus corona, hal ini agar satu orang dengan orang lainnya bisa terhindar dari virus corona.
Mall juga sudah dilengkapi dengan tanda untuk jaga jarak, baik di antrean kasir, tempat duduk, hingga restoran. Ikutilah aturan tersebut agar kamu dapat terhindar dari kontaminasi droplet.

6. Hindari untuk mencoba pakaian yang terpajang di mall
Saat anda sedang ingin membeli pakaian, usahakan untuk menghindari mencoba pakaian. Beberapa mall telah memberlakukan aturan tersebut namun ada pula yang tidak. Sebaiknya kamu memastikan protokol yang berlaku sebelum berbelanja pakaian di mall.

7. Pembayaran secara cashless
Kamu juga dapat menerapkan pembayaran melalui aplikasi yang sifatnya cashless untuk menghindari kontak fisik yang berlebihan dengan kasir. Kalaupun terpaksa untuk menggunakan uang cash, usahakan setelah itu kamu langsung membersikankan tangan dengan hand sanitizer, jika sempat cucilah tangan kamu dengan sabun dan air mengalir.

8. Membawa alat makan sendiri
Jika kamu berencana untuk makan di restoran mall, sebaiknya membawa sendok, garpu, sumpit, dan sedotan sendiri dari rumah. Selain lebih higienis dan ramah lingkungan, ini juga dapat mencegah penularan virus korona. Selain itu kamu juga dianjurkan untuk membawa botol minum sendiri.

9. Segeralah mandi setelah pulang dari mall
Setelah berkunjung ke tempat umum, termasuk mall, kamu segera membersihkan diri dengan mandi dan keramas. Hal ini bertujuan untuk membersihkan dan membunuh bakteri serta virus yang melekat di badan.

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Papua Melangkah Lebih Maju

September 9, 2026

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

September 8, 2026

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Papua Melangkah Lebih Maju

By Kata IndonesiaSeptember 9, 20260

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Papua Melangkah Lebih Maju Oleh: Yohanis Pigom Keamanan merupakan salah satu…

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Dorong Penguatan Keamanan demi Lindungi Masyarakat PAPUA — Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendorong…

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Tokoh Papua Serukan Perdamaian untuk Lindungi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan PAPUA — Tokoh adat dan…

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Mitigasi Erupsi Harus Berbasis Data, Bukan Ketakutan dan Informasi Liar  Oleh : Radjiman Arif Aktivitas vulkanik kembali mengingatkan Indonesia bahwa hidup di kawasan cincin api menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Namun, kesiapsiagaan tidak sama dengan kepanikan. Ketika erupsi terjadi, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap langkah perlindungan diri dilakukan berdasarkan kondisi nyata, bukan ketakutan yang dipicu oleh kabar yang belum terverifikasi. Situasi terkini terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan pentingnya prinsip tersebut. Erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan dampak berupa sebaran abu vulkanik dan gangguan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan. Pemerintah bersama lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta langkah mitigasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Dalam kondisi seperti ini, arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri. Video lama dapat kembali beredar seolah-olah merupakan kejadian terbaru, sementara spekulasi mengenai potensi bencana lanjutan dapat menyebar lebih cepat dibandingkan informasi resmi. Padahal, informasi yang keliru dapat memicu kepanikan, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan mendorong munculnya tindakan yang justru membahayakan keselamatan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menekankan bahwa masyarakat perlu tetap tenang dan mengikuti perkembangan berdasarkan data resmi. Kekhawatiran terhadap potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau memang menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten dan Lampung. Namun, setiap penilaian risiko harus didasarkan pada hasil pemantauan dan analisis lembaga yang memiliki kewenangan. Berton menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau aktivitas gunung api melalui koordinasi BNPB, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait. Berdasarkan evaluasi kondisi terkini, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai isu ancaman tsunami. Pemerintah tetap meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan jalur evakuasi, sarana komunikasi, titik kumpul, serta langkah perlindungan masyarakat dapat digunakan apabila terjadi perubahan kondisi. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.