• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Talenthub Wadahi Talenta Muda Mengeksplorasi Keterampilan Dunia Kerja Masa Kini

Talenthub Wadahi Talenta Muda Mengeksplorasi Keterampilan Dunia Kerja Masa Kini

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 8 December 2022

Talenthub Wadahi Talenta Muda Mengeksplorasi Keterampilan Dunia Kerja Masa Kini

Talentahub Kemnaker RI menggelar webinar series, 5-7 Desember 2022. Webinar yang diusung dengan tema “Exploring Skills in Capturing Future Job Opportunities and Economic Challenge” ini mengangkat isu yang sangat relevan dengan kebutuhan talenta muda dalam mempersiapkan skill untuk menyambut tantangan pekerjaan masa kini.

Dalam webinar ini, hadir berbagai narasumber dari kalangan akademisi, aktivis hingga entrepreneur yang masing-masing expert di bidangnya. Selama 3 hari, para peserta yang berasal dari talenta muda berbagai daerah sangat antusias mengikuti pematerian dan sesi diskusi, baik secara online maupun offline di Concreate Space by Mikti, Jakarta Pusat.

Pada hari pertama, isu yang diangkat adalah seputar Career Development, Work Ethics dan Leadership Skills. Narasumber pertama, M. Brian Mayzan, Co-Founder dan CEO Sertifikasiku berbicara mengenai pentingnya sikap dan etika yang baik di dunia kerja dewasa ini.

“Sikap dan etika merupkan modal yang jangan sampai di lupakan untuk bisa membangun karier yang baik”, pesannya. Sedangkan narasumber kedua Sri Daryanti yang merupakan Kasubid Pengembangan Karir dan Wakil Kepala CDC UI menyampaikan materi mengenai keterampilan berpikir kritis.

Pembicara selanjutnya, Ahmad Luthfi sebagai Managing Director Talenthub Kemnaker RI berbicara mengenai problem solving skill. Luthfi berpersan agar talenta muda harus selalu optimis dalam menemukan pekerjaan yang relevan dengan keterampilan yang dimiliki. “Kuncinya talenta muda ini harus terus mengasah keterampilan diri dan tidak menutup diri untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan baru yang relevan dengan dunia kerja saat ini” ujarnya. Luthfi juga menegaskan komitmen berdirinya talenthub, yakni untuk menghubungkan talenta dengan pekerjaan yang relevan, serta menjadi platform yang mendukung peningkatan produktivitas bagi talenta di sektor kreatif, digital, sosial dan UMKM.
Selanjutnya, webinar series hari kedua mengangkat topik “Strengthening Indonesian Economy through Startups & SMEs. Narasumber pertama, Addin Jauharuddin, Dewan Komisaris POS Indonesia berbicara mengenai penguatan ekonomi mikro, hambatan dan tantangannya. Narasumber kedua, Nabil Muhsin Badjri, Chairman Data Science Indonesia berbicara mengenai pentingnya memelihara data bagi UMKM Indonesia. Dilanjutkan pembicara ketiga, Danang Juffry, Ketua Divisi 3 Mentor Development Mikti, berbicara mengenai peluang UMKM dan Startup dalam mendapatkan dana. Ketiga pemateri membekali para talenta untuk dapat membangun kekuatan ekonomi melalui UMKM dan Startup di era digital.
Menutup rangkaian webinar series, pada hari ketiga pemateri dan peserta tidak kalah antusias dari hari-hari sebelumnya. Narasumber hari pertama adalah Tommy Tjiptadjaja yang merupakan Co-Founder dan CEO Greenhope. Beliau memaparkan mengenai pentingnya industri hijau. “Industri hijau merupakan upaya dalam merawat bumi kita yang sudah semakin sakit, harapannya talenta yang hadir disini menjadi pelopor industri hijau, minimal dari diri sendiri, untuk keselamatan bumi yang kita pijaki”, harapnya. Kemudian, disambung narasumber kedua yaitu Abdul Kholiq yang merupakan Co-Founder dan CEO Sayuran pagi. Beliau memaparkan mengenai pentingnya menciptakan pekerjaan yang berorientasi industri hijau. Selanjutnya, narasumber ketiga, Ivan Aulia Ahsan berbicara mengenai perlunya membangun kesadaran akan relasi manusia dan alam. “Manusia harus mampu memelihara alam, karena alam yang terpelihara akan memberikan manfaat bagi manusia itu sendiri”, ungkapnya.
Rangkaian webinar series selama tiga hari ini sukses digelar dengan kolaborasi antara Talenthub Kemnaker RI dengan TalentX serta beberapa Startup seperti Mikti, Sertifikasiku dan Noosa Indonesia.

 

 

RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama

September 2, 2026

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

September 1, 2026

RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama Jakarta — Langkah maju dalam agenda…

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Jakarta – Pembahasan RUU Perampasan Aset…

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.