Categories: Uncategorized

Tak Ada Surpres, Pembahasan Resmi RUU Polri Belum Dimulai

Tak Ada Surpres, Pembahasan Resmi RUU Polri Belum Dimulai

 

 

 

Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan resmi terkait revisi Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri) di DPR RI periode 2024-2029.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pernyataan ini disampaikannya sebagai tanggapan atas desakan untuk segera membahas RUU tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Puan juga memastikan bahwa DPR RI belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait RUU Polri dari pemerintah, sehingga pembahasan belum bisa dimulai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menurutnya, tanpa Surpres sebagai dasar hukum, tidak ada langkah lebih lanjut yang bisa diambil oleh DPR dalam membahas undang-undang tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selain itu, Puan menyoroti adanya draf naskah serta daftar inventarisasi masalah (DIM) RUU Polri yang beredar di media sosial dan menimbulkan berbagai spekulasi di publik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Puan menegaskan bahwa dokumen tersebut bukan merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun DPR.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Jadi kalau sudah ada DIM yang beredar, itu bukan DIM resmi,” tegas Puan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun ada dorongan dari berbagai pihak untuk membahas RUU Polri, secara prosedural, DPR masih menunggu langkah resmi dari pemerintah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diketahui, isu pembahasan revisi UU Polri kembali mencuat setelah DPR mengesahkan revisi UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi undang-undang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Adies Kadir, Wakil Ketua DPR, turut memastikan bahwa hingga kini belum ada Surpres revisi UU Polri di meja pimpinan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Surpres RUU Polri belum ada,” ujar Adies.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengan belum adanya Surpres, lanjut Adies, maka revisi UU Polri belum akan dibahas oleh DPR. Apalagi dalam waktu dekat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Yes (belum bisa membahas revisi UU Polri),” ucap politisi Partai Golkar itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Belakangan, di media sosial ramai memperbincangkan rencana DPR membahas revisi UU Polri setelah masa reses, atau masa sidang mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sejumlah poin perubahan yang disorot publik, salah satunya kewenangan Polri dalam mengawasi ruang siber, hingga penyelidikan dan penyidikan terhadap semua tindak pidana.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Sekolah Unggul Garuda Transformasi dan Akselerasi Talenta Nasional

Sekolah Unggul Garuda Transformasi dan Akselerasi Talenta Nasional Oleh: Sari Pramesti Sekolah Unggul Garuda Transformasi…

15 hours ago

Sekolah Unggul Garuda dan Integrasi Ekosistem Pendidikan Bermutu

Sekolah Unggul Garuda dan Integrasi Ekosistem Pendidikan Bermutu Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

16 hours ago

Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026 Dibuka, Siap Cetak SDM Unggul

Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026 Dibuka, Siap Cetak SDM Unggul Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian…

16 hours ago

Program SUGT 2026 Diluncurkan untuk Dorong Transformasi Pendidikan Bermutu

Program SUGT 2026 Diluncurkan untuk Dorong Transformasi Pendidikan Bermutu Jakarta – Pemerintah secara resmi meluncurkan…

16 hours ago

Papua Aman dan Kondusif, Fondasi Kuat Menuju Kemajuan Berkelanjutan

Papua Aman dan Kondusif, Fondasi Kuat Menuju Kemajuan Berkelanjutan Oleh: Yulianus Kogoya Kondisi keamanan dan…

16 hours ago

Strategi Humanis dan Ketegasan Hukum Pastikan Stabilitas Keamanan Papua

Strategi Humanis dan Ketegasan Hukum Pastikan Stabilitas Keamanan Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Stabilitas keamanan…

16 hours ago