• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Sulaimaniyah’, Masjid Megah Dengan Corak Bilyzantium Khas Romawi Timur

Sulaimaniyah’, Masjid Megah Dengan Corak Bilyzantium Khas Romawi Timur

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 28 September 2019

Turki merupakan negara dengan mayoritas penduduknya yang muslim. Uniknya, negara ini wilayahnya berada di antara dua benua, yakni benua Eropa dan benua Asia. Negara mayoritas muslim ini cukup terkenal dengan keindahan tempat wisatanya yang kental dengan sejarah berbau religi. Salah satunya berupa masjid.

Baca juga: Kota Perth Sediakan Puluhan Masjid Hingga Belasan Restoran Halal

Di Turki ada begitu banyak masjid megah sekaligus bernilai sejarah peradaban Islam di Eropa. Karena keindahannya, masjid bersejarah di sana kerap kali dikunjungi para wisatawan dari berbagai negara. Salah satunya adalah masjid Sulaimaniyah.

Masjid Sulaimaniyah meruapakan salah satu masjid terbesar dan tertua di Kota Istanbul Turki, yang merupakan peninggalan bersejarah dari masa kejayaan Dinasti Turki Ottoman.

Masjid ini di bangun 5 abad yang lalu tepatnya pada tahun 1550 atas perintah Sultan Suleiman dan hingga kini menjadi salah satu landmark dari The Old City Istanbul yang terkenal di seluruh penjuru dunia selain Istana Topkapi, Blue Mosque, dan Hagia Sophia.

Baca juga: Ini 4 Lokasi yang Bisa Kamu Kunjungi Saat Nikmati Pagi di Sekitar Masjidil Haram

Ia membangun masjid ini untuk menyaingi kemegahan Hagia Sophia yang notabene adalah basilica yang dibangun oleh Kekaisaran Romawi Timur sebelum di ambil alih oleh Sultan Mehmed II. Biaya yang dihabiskan untuk membangun masjid ini pada masa itu adalah 21 Juta Lira atau sekitar 199,4 Miliar Rupiah.

Sementara itu, daya tarik dari masjid Sulaimaniyahh ini juga terletak pada perpaduan kebudayaan Islam dan Byzantium pada arsitektur bangunannya. Dari bentuk dan struktur bangunan terlihat jelas pengaruh kebudayaan Byzantium yang amat kental. Adanya kubah besar pada bagian atap Masjid Raya Sulaimaniyah yang mencirikan kebudayaan Byzantium juga dapat kita temukan pada Hagia Sophia yang pada mulanya merupakan basilica atau katedral kekaisaran Romawi Timur.

Dengan tinggi bangunan mencapai 53 meter dan diameter kubah 26 meter. Semakin kemegahan pada masjid ini. Selain itu, adanya sisi kiri dan kanan masjid terdapat empat buah menara dengan ketinggian 72 meter semakin menandakan kejayaan Dinasti Ottoman pada masa silam.

Sementara itu, bagian dalam masjid memiliki lantai yang terbuat dari ubin iznik yang halus dan tersusun rapi. Pada bagian mihrab juga terbuat dari marmer putih dan mimbarnya terbuat dari kayu dan gading dengan hiasan mutiara.

Kemudian kubah masjid memiliki diameter 26 meter dan tinggi 51,8 meter dengan dua buah sub kubah di kedua sisinya, tak heran jika kita berada di dalam dan mamandang ke atas serasa sangat tinggi dan luas sekali bagian dalam masjid ini.

Ditambah dengan kaligrafi, dan hiasan ornamen keramik monolit yang membentuk pola yang amat indah pada dinding kubah, membuat Masjid Sulaimaniyah ini semakin menakjubkan.

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

September 18, 2026

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

September 18, 2026

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani Oleh: Oksidea Razeta Rayi Keberpihakan terhadap…

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua  Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan pertanian Papua terus diarahkan pada penguatan fondasi kemandirian pangan yang bertumpu pada potensi lokal dan keterlibatan masyarakat. Pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan produksi pangan strategis, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mencakup pengembangan pangan lokal, perluasan sawah, mekanisasi, irigasi, penguatan kelembagaan hingga pemberdayaan petani. Arah kebijakan tersebut menjadi penting mengingat Papua memiliki sumber daya pertanian yang besar sekaligus karakter geografis yang membutuhkan pendekatan pembangunan berbeda. Sagu, ubi dan berbagai komoditas pangan lokal telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua. Di sisi lain, potensi lahan pertanian juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi beras dan komoditas pangan strategis lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) menempatkan pengembangan potensi tersebut sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian pangan Papua. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua perlu dibangun dari kekuatan yang tersedia di wilayah tersebut. Karena itu, beras, sagu, ubi dan pangan lokal lainnya didorong untuk berkembang bersama masyarakat setempat. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pertanian Papua tidak diarahkan untuk menggantikan pangan lokal dengan komoditas tertentu. Sebaliknya, pemerintah berupaya mempertemukan kekuatan pangan tradisional dengan teknologi dan sistem pertanian modern. Dengan cara itu, peningkatan produktivitas dapat berlangsung tanpa mengabaikan karakter sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Komitmen pemerintah tersebut turut mengemuka dalam PAPEDA Summit 2026 yang sebelumnya diselenggarakan pada 2–4 September 2026 di Sorong, Papua Barat Daya. Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi pembangunan Papua yang berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. …

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.