• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Strategi Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus KTT ASEAN Jakarta

Strategi Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus KTT ASEAN Jakarta

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 31 August 2023

Strategi Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus KTT ASEAN Jakarta

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan Indonesia mendorong penguatan kelembagaan ASEAN melalui KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta pada 5 – 7 September 2023.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu, Sidharto R. Suryodipuro mengatakan KTT ASEAN ke-43 di Jakarta akan melanjutkan pembahasan penguatan kelembagaan organisasi agar mampu menjawab tantangan selama 20 tahun ke depan.

“Kami ingin meletakkan landasan untuk kerja sama ASEAN yang sifatnya ke depan. Untuk mencapai itu, kami harus memperkuat kelembagaan dan berbagai mekanisme kerjanya,” tutur Sidharto.

Lebih lanjut, ia menyebutkan ada beberapa aspek yang ingin diperkuat, seperti meningkatkan sumber daya manusia dalam hal ini Masyarakat ASEAN, dialog-dialog tentang HAM dan kerja sama maritim antar negara-negara anggota.

“Indonesia selalu menghasilkan kesepakatan atau biasa disebut ASEAN Concord pada setiap keketuaannya di ASEAN. Indonesia sebelumnya telah berperan sebagai ketua pada 1976, 2003, dan 2011,” terangnya.

KTT ASEAN 2023 di Jakarta tidak hanya akan dihadiri oleh para pemimpin ASEAN, tetapi juga mitra eksternal seperti China, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia, dan India.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo menekankan pentingnya soliditas ASEAN dan stabilitas kawasan guna menghadapi tantangan global dan mewujudkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan. Secara khusus, Presiden menekankan pentingnya implementasi Five Point Consensus dalam penyelesaian konflik di Myanmar.

“Kita berharap persoalan di Myanmar itu segera selesai karena menyangkut kemanusiaan, menyangkut rakyat Myanmar, dan pada kenyataannya memang tidak gampang, sangat kompleks, konfliknya sudah bukan konflik satu dengan dua, tapi dengan tiga, dengan empat, dengan lima, sehingga memerlukan waktu. Dan itu bisa terjadi kalau semua stakeholders yang ada di Myanmar itu mau, memiliki kemauan yang sama untuk menyelesaikan masalah itu. Kalau ndak, memang sangat sulit,” tandasnya.

(*

Rakyat Menjerit Lihat Ini! Penampakan Nyata 74 Kg Emas dan Duit Rp476 Miliar Hasil Sitaan

July 10, 2026

Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional

July 10, 2026

Rakyat Menjerit Lihat Ini! Penampakan Nyata 74 Kg Emas dan Duit Rp476 Miliar Hasil Sitaan

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah barang bukti dari penggeledahan…

Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional Oleh: Nurlita Prastiwi Peresmian Program Mandatori…

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50 Oleh: Aryadi Hutama Peluncuran Program Mandatori…

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Jawa Barat – Pemerintah resmi meluncurkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.