• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Strategi Pemerintah Sukses Stabilkan Pertumbuhan Ekonomi

Strategi Pemerintah Sukses Stabilkan Pertumbuhan Ekonomi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 11 July 2024

Strategi Pemerintah Sukses Stabilkan Pertumbuhan Ekonomi

Oleh : Bimo Ariyan Beeran

Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus tumbuh stabil. Hal ini menunjukkan bahwa strategi dan juga pendekatan dari Pemerintah benar-benar sudah tepat dalam upaya mempertahankan dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi bangsa di tengah ketidakpastian global.

Padahal sejatinya upaya untuk terus mempertahankan pertumbuhan ekonomi agar terus stabil di tengah guncangan ketidakpastian global tentunya bukan perkara yang mudah. Bahkan, tidak sedikit dari negara maju dunia lainnya saja turut mengalami guncangan.

Namun kita patut bersyukur ternyata guncangan akan ketidakpastian ekonomi global tersebut sama sekali tidak terjadi dan tidak berdampak secara signifikan bagi Indonesia. Hal tersebut berkat upaya, strategi dan pendekatan yang sangat tepat dari Pemerintah RI.

Pengamat Ekonomi Universitas Brawijaya (UNBRAW), Rivaldi Naulia menyatakan bahwa Bank Indonesia (BI) menyebutkan saat ini laju pertumbuhan ekonomi di Tanah Air mencapai sebesar 4,7 persen hingga 5,1 persen.

Bukan tanpa alasan mengapa peningkatan laju ekonomi di Indonesia tersebut terus terjadi, pasalnya menurut Rivaldi bahwa peningkatan ekspor dan permintaan domestik terus terjadi seiring dengan bertumbuhnya peningkatan konsumsi dan investasi rumah tangga.

Tidak hanya itu, namun baiknya angka laju ekonomi di Indonesia tersebut juga lantaran laju inflasi masih tergolong dalam kondisi yang moderat. Berbagai keadaan itu tentunya bukan muncul sendiri begitu saja tanpa alasan.

Nyatanya, stabilitas sistem keuangan di Indonesia memang secara keseluruhan terus terjadi. Hal tersebut lantaran adanya dukungan dan sokongan yang sangat kuat dari penopang landasan pondasi perekonomian bangsa secara fundamental, yakni kondisi fiskal yang kokoh.

Selain itu, berbagai pihak terus memproyeksikan bahwa bagaimana moneter bangsa ini akan terus berada dalam posisi yang sangat prospek. Oleh karenanya, dengan seluruh hal tersebut, maka menjadi tidak heran mengapa ekonomi di Indonesia akan terus mengalami pertumbuhan dan bahkan semakin menguat di masa yang akan datang.

Bahkan ketahanan ekonomi nasional saat ini saja, tatkala menghadapi kondisi yang serba sulit termasuk adanya ketidakpastian global namun seolah tidak terjadi guncangan yang signifikan di Indonesia.

Seluruh hal tersebut mencerminkan bagaimana kemampuan dan kecakapan Pemerintah Republik Indonesia (RI) dalam menghadapi adanya berbagai macam tantangan perekonomian yang terjadi bahkan di level dunia.

Meski pemerintah sudah terbukti berhasil terus mengupayakan pertahanan ekonomi nasional agar tahan akan segala guncangan ketidakpastian global, namun bukan berarti lantas masyarakat bisa langsung terlena begitu saja.

Justru, peranan segenap elemen bangsa hendaknya harus mampu secara bersama-sama mendukung penuh upaya pemerintah dalam mewujudkan stabilitas ekonomi yang kuat dan tahan terhadap segala ketidakpastian global tersebut. Apabila semua pihak turut andil, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia jelas akan tetap terjaga dengan stabil.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, alih-alih ada penurunan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia akibat terjadinya ketidakpastian global, namun justru bangsa ini menjadi semakin kuat.

Daya saing Indonesia berdasarkan data dari Institute for Management Development (IMD) menunjukkan bahwa dari yang sebelumnya bangsa ini berada di peringkat ke-67, kini langsung naik signifikan hingga ke peringkat 27.

Salah satu hal yang menyebabkan peningkatan tersebut adalah berkaitan dengan ekonomi domestik dari segi institusi pemerintahan, yang mana tentunya akibat dari pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Jadi, meski terjadi ketidakpastian ekonomi global, namun pertumbuhan perekonomian di Indonesia tetap stabil bahkan terus cenderung meningkat, salah satunya lantaran keberadaan UU Cipta Kerja sehingga menjadikan perbaikan dalam berbagai bidang seperti iklim investasi, kemudahan dalam proses rekrutmen hingga penyelesaian perselisihan perburuhan.

Kemudian dari segi fundamental ekonomi, nyatanya Indonesia memang masih jauh lebih baik berbanding dengan negara lain di dunia. Hal tersebut tercermin dalam tingkat suku bunga kebijakan bank sentral berada pada 6,25 persen, inflasi berada di 2,84 persen, kemudian neraca transaksi berjalan di angka 0,64 persen.

Keseluruhan hal tersebut ternyata masih lebih baik jika menilik bagaimana kondisi dari negara lain seperti Malaysia dan Brazil. Demikian pula, dari segi fiskal balance dan foreign exchange reverse Indonesia juga lebih baik.

Senada, Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan Tanah Air masih terus terjaga pada kuartal pertama tahun 2024, meski di tengah ketidakpastian ekonomi global terus meningkat.

Terjaganya stabilitas sistem keuangan tersebut lantaran mendapatkan dukungan penuh dari bagaimana kebijakan fiskal, kebijakan moneter hingga bagaimana stabilnya sektor keuangan di Indonesia.

Pemerintah terus memastikan agar seluruh anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) meningkat kewaspadaan akan kondisi dan dinamika perekonomian domestik, serta bagaimana rambatan yang mungkin saja terjadi pada sisi global terhadap perekonomian dan sistem keuangan nasional.

Berbagai macam upaya, strategi hingga pendekatan dari Pemerintah RI memang sudah sangat tepat dan bahkan terbukti telah berhasil untuk terus mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional dalam kondisi yang terjaga dan stabil meski di tengah terjadinya ketidakpastian ekonomi global. Hal ini tentu perlu untuk mendapat apresiasi sebagai cerminan kebijakan ekonomi nasional yang sudah berada di jalur yang benar.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.