Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Di tengah momentum keketuaan ASEAN 2026, KBRI Manila sukses menyabet penghargaan bergengsi dari Pemerintah Filipina melalui Department of Education (DepEd) sebagai Mitra Strategis Pendidikan dan Budaya.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas keaktifan dan kepeloporan KBRI Manila dalam mempercepat transformasi pendidikan dasar di Filipina, khususnya dalam mengatasi kesenjangan sumber daya pembelajaran di sekolah-sekolah negeri setempat.
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam seremoni resmi Apresiasi Mitra Pendidikan yang berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026, di Mandaluyong City College of Science and Technology, Metro Manila. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila, Prof. Nina Yulianti, disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Filipina, Secretary Sonny Angara, jajaran tinggi DepEd, serta Wali Kota Mandaluyong.
Tiga Pilar Kontribusi Nyata KBRI Manila
DepEd Filipina menegaskan bahwa KBRI Manila layak menerima penghargaan ini berkat dedikasi luar biasa dalam tiga program utama:
Internasionalisasi Bahasa Indonesia: Kepeloporan KBRI Manila dalam mendorong dan memfasilitasi pengajaran Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing (foreign language) di sekolah-sekolah Filipina.
Investasi Masa Depan: Pemberian beasiswa secara konsisten bagi warga negara Filipina untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia.
Diplomasi Budaya: Penyelenggaraan berbagai program promosi budaya Indonesia yang inklusif dan interaktif di lingkungan sekolah Filipina.
Dengan menyelaraskan program kerjanya terhadap prioritas nasional DepEd, KBRI Manila dinilai sebagai salah satu representasi asing paling responsif dan efektif dalam membantu sistem pendidikan dasar nasional Filipina beralih dari pola tradisional menuju sistem yang adaptif dan berorientasi masa depan.
Komitmen Berkelanjutan KBRI Manila
Dalam kesempatan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila, Prof. Nina Yulianti, menegaskan bahwa pencapaian ini tidak akan membuat KBRI Manila cepat berpuas diri.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen tanpa batas KBRI Manila untuk terus mempererat hubungan bilateral Indonesia-Filipina. Kami akan terus melangkah maju, memperkuat kerja sama pendidikan dan kebudayaan, demi membangun generasi muda ASEAN yang kolaboratif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan global,” tegas Prof. Nina.
Dominasi Diplomasi Pendidikan di Tahun 2026
Penghargaan dari DepEd Filipina ini semakin mempertegas dominasi diplomasi pendidikan KBRI Manila di kawasan. Sebelumnya, pada awal tahun 2026, KBRI Manila juga dinobatkan sebagai mitra diplomatik terbaik dalam pengembangan pendidikan Asia Tenggara oleh lembaga regional SEAMEO INNOTECH.
Rangkaian apresiasi berturut-turut ini membuktikan bahwa KBRI Manila tidak hanya menjalankan fungsi diplomatik formal, melainkan secara aktif bertindak sebagai motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perekat hubungan antarbangsa (people-to-people contact) di Asia Tenggara