• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Sinergi Pemerintah dan Swasta Dukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Sinergi Pemerintah dan Swasta Dukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 14 February 2025

Sinergi Pemerintah dan Swasta Dukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia. Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjalankan program ini guna memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan makanan bergizi, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Program MBG mulai dijalankan sejak 6 Januari 2025 dengan skema percontohan di beberapa daerah, dan kini dalam tahap perluasan agar seluruh penerima manfaat dapat segera merasakan dampaknya. Sebagai salah satu program unggulan yang telah dirancang sejak masa kampanye, MBG bertujuan menjamin akses gizi yang cukup bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan. Pemerintah menargetkan program ini dapat meningkatkan kesehatan, daya saing, serta kesejahteraan generasi muda Indonesia.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menekankan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini, yang sejak awal telah mendapat perhatian luas. Menurutnya, program MBG sangat dinantikan masyarakat karena manfaatnya yang nyata dalam mendukung pertumbuhan dan prestasi anak-anak Indonesia.

“Makan Bergizi Gratis adalah program yang telah lama dinantikan masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan implementasinya berjalan lancar dan menjangkau seluruh penerima manfaat,” ujar Wapres Gibran.

Sejalan dengan itu, pemerintah terus mengevaluasi dan menyempurnakan mekanisme program agar semakin efektif dan tepat sasaran. Wakil Presiden Gibran juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam memastikan program ini berjalan optimal.

Program MBG bukan hanya sekadar bantuan makanan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan upaya nasional dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

“Program MBG adalah langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan asupan gizi yang cukup, anak-anak akan lebih siap dalam menghadapi tantangan masa depan,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy.

Sementara itu, ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, telah menikmati manfaat program MBG yang didukung oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Ketua DPC IWAPI Kepulauan Seribu, Nurlaila, menjelaskan bahwa pihaknya mendukung program pemerintah dengan menyalurkan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah dan ibu menyusui.

“Kami bagikan 450 makanan bergizi kepada anak-anak sekolah dan ibu menyusui sebagai bentuk dukungan IWAPI terhadap program pemerintah,” ujar Nurlaila.

Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan efektivitas program MBG dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan program ini menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan unggul. [*]

Ekonomi RI Dinilai Tetap Stabil Meski Rupiah Menghadapi Tekanan

November 2, 2026

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

November 2, 2026

Ekonomi RI Dinilai Tetap Stabil Meski Rupiah Menghadapi Tekanan

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Ekonomi RI Dinilai Tetap Stabil Meski Rupiah Menghadapi Tekanan Jakarta – Pemerintah menilai kondisi perekonomian…

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti…

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Banyuwangi yang didirikan tahun 1987 dan resmi…

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak Oleh : Gavin Asadit Pengawasan dari tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan memberikan manfaat bagi kesehatan anak. Seiring meluasnya pelaksanaan program di berbagai wilayah, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi harus dijaga secara konsisten. Pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan Badan Gizi Nasional (BGN) diperlukan agar makanan yang diterima peserta didik memenuhi standar keamanan dan gizi. BGN telah mendorong penguatan koordinasi pengawasan MBG melalui optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) MBG di daerah serta rencana penempatan personel BGN pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini ditujukan untuk memperpendek rentang koordinasi antara pemerintah pusat dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa besarnya cakupan program membutuhkan pembagian peran yang jelas agar pengawasan dapat berlangsung lebih dekat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, personel BGN di daerah diharapkan dapat menjadi mitra koordinasi kepala daerah, mempercepat penanganan keluhan, dan membantu memastikan persoalan operasional segera ditindaklanjuti. BGN juga mendorong daerah yang belum membentuk Satgas MBG agar segera menyelesaikan pembentukannya. Hingga akhir Oktober, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Penguatan tersebut diperjelas melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah. Kebijakan ini mendorong gubernur, bupati, dan wali kota untuk terlibat dalam pemeriksaan berkala terhadap dapur MBG. Pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada indikator kelayakan yang telah disiapkan BGN, sehingga penilaian tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga kondisi nyata fasilitas dan proses pengolahan makanan. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan dan pengawasan MBG. Menurutnya, kepala daerah dapat menggerakkan perangkat daerah terkait untuk memeriksa kelayakan SPPG dan menindaklanjuti temuan di wilayah masing-masing. Keterlibatan dinas kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta unsur pengawasan daerah memungkinkan pemeriksaan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari sanitasi hingga kualitas layanan. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.