• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Sikapi Situasi Kondusif di PT GNI, Kadin: Harmonisasi Pekerja Dapat Tarik Investor

Sikapi Situasi Kondusif di PT GNI, Kadin: Harmonisasi Pekerja Dapat Tarik Investor

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 23 January 2023

Sikapi Situasi Kondusif di PT GNI, Kadin: Harmonisasi Pekerja Dapat Tarik Investor

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Sigi Donggala, Hari Ramdhani mendukung penuh harmonisasi yang terus diupayakan PT GNI di Morowali Utara, termasuk acara perlombaan memeriahkan Imlek 2023.

Dirinya menilai kegiatan lomba yang melibatkan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara tidak langsung dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. Pasalnya, kegiatan harmonisasi antar pekerja tersebut bisa menarik para investor yang hendak berinvestasi di Indonesia.

Heri menambahkan bahwa dirinya juga mengucapkan bela sungkawa kepada korban kerusuhan di PT GNI beberapa waktu silam. Menurutnya hal tersebut patut disesali karena saat ini Indonesia membutuhkan investasi besar.

“Penanaman modal asing ini sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan pengusaha yang baru tumbuh,” ujarnya

Tak lupa dirinya berpesan kepada seluruh Pekerja baik TKA maupun TKI untuk saling menjaga kerukunan satu sama lain agar tidak terjadi gesekan yang justru dapat merugikan banyak pihak.

“Harusnya kita bisa saling merangkul, saling mengingatkan. Ayo kita tingkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi tengah.” Ucap Heri.

Senada, Tokoh Masyarakat Morowali Utara, Jabar Lahadji menjelaskan bahwa investasi saat ini dibutuhkan Indonesia dan masyarakat di wilayahnya.

Investasi, lanjut tokoh Masyarakat Morut itu, dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat disekitar. Dirinya pun menyayangkan terjadinya insiden kerusuhan di PT GNI beberapa waktu lalu.

“Tentunya kita bersyukur adanya investasi masuk, karena itu akan membawa multi effect economy daerah,” katanya Senin (23/1)

Mantan anggota DPRD Morut itu juga mengingatkan agar manajemen PT GNI terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Dirinya pun berharap agar manajemen dapat terus membuka diri, termasuk kepada tokoh masyarakat hingga media.

Di tempat terpisah, Lurah Bahoue, Morowali Utara, Muh Syarih mendukung keberadaan PT GNI di wilayahnya. Menurutnya, PT GNI telah membuka lapangan kerja bagi warga Bahoue.

“Saya lihat keadaan sekarang, pemuda-pemuda yang tadinya sulit mendapatkan pekerjaan, dengan adanya perusahaan ini dapat sangat membantu dan mengurangi pengangguran”, ucapnya

Kedepan Lurah Bahoue berharap agar aktivitas PT GNI dapat berjalan normal. Dirinya pun mengimbau kepada warga untuk menjaga keamanan dan menghindari demo anarkis agar kerusuhan tidak terulang kembali.

 

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen Jakarta – Investasi nasional menjadi…

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.