• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Sekolah Rakyat Hadir Sebagai Solusi Pendidikan bagi Masyarakat

Sekolah Rakyat Hadir Sebagai Solusi Pendidikan bagi Masyarakat

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 2 April 2025

Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi konkret bagi pemerataan pendidikan di Indonesia. Pemerintah, melalui berbagai kementerian terkait, berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini sulit mendapatkan kesempatan belajar akibat kendala ekonomi, geografis, atau sosial. Dengan konsep sekolah berasrama yang sepenuhnya dibiayai negara, program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.

 

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. M. Nuh, menegaskan bahwa pendirian Sekolah Rakyat bukan untuk menggantikan sekolah-sekolah yang sudah ada, melainkan sebagai pelengkap. Pemetaan dilakukan secara cermat untuk memastikan sekolah ini hadir di daerah yang benar-benar membutuhkan intervensi pendidikan. Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) digunakan sebagai acuan utama dalam menentukan lokasi pendirian sekolah, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. Ia juga menekankan bahwa Sekolah Rakyat akan berorientasi pada pemberian akses bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, yang selama ini sulit mendapatkan pendidikan berkualitas.

 

Selain itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menekankan pentingnya rekrutmen tenaga pendidik dari wilayah sekitar sekolah. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan adaptasi sosial serta memastikan keberlanjutan program. Kepala sekolah akan berperan sebagai manajer proyek yang bertanggung jawab atas efektivitas pembelajaran serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sekolah. Pemerintah menilai bahwa pendekatan ini akan membuat sekolah lebih berdaya dan mandiri dalam jangka panjang. Menurutnya, peran tenaga pengajar yang memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sosial di sekitarnya akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program ini.

 

Dalam rangka memastikan kesiapan siswa sebelum memasuki tahun ajaran baru, pemerintah menerapkan program matrikulasi selama satu bulan. Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan kesiapan mental, sosial, dan akademik agar mereka dapat mengikuti pembelajaran secara optimal. Selain itu, tenaga pengajar juga akan mendapatkan pelatihan khusus yang berfokus pada empati sosial. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap kebutuhan anak-anak dari berbagai latar belakang sosial, sehingga mereka dapat memberikan bimbingan yang lebih efektif dan inklusif.

 

Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan dan kebodohan. Program ini tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup dan kewirausahaan. Dengan demikian, lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya siap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetapi juga memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja. Ia juga menekankan bahwa program ini akan dilengkapi dengan kurikulum berbasis keterampilan kerja, sehingga siswa yang lulus bisa langsung produktif dalam berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan industri nasional.

 

Pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pemerataan pendidikan. Dalam sebuah rapat di Istana Merdeka, Presiden meminta agar program ini terus dimatangkan dan dapat mencakup sebanyak mungkin daerah, terutama yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi. Presiden juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan siswa dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan strategi ini, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan efisien.

 

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga memperkenalkan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan peluang ekonomi siswa di masa depan. Sekolah ini diharapkan mampu memberikan pendidikan yang lengkap, termasuk pengembangan keterampilan di bidang seni, olahraga, dan teknologi. Dengan pendekatan ini, lulusan Sekolah Rakyat diharapkan dapat mandiri secara ekonomi dan berkontribusi bagi masyarakat. Dengan sistem pendidikan yang lebih fleksibel dan berbasis kebutuhan, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial setelah menyelesaikan pendidikan mereka.

 

Pemerintah juga menargetkan agar lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya memiliki pendidikan dasar hingga menengah, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Dalam hal ini, beasiswa dan program pendampingan akan disiapkan bagi siswa berprestasi agar dapat menempuh pendidikan lebih tinggi tanpa terkendala biaya. Selain itu, lulusan yang memilih jalur kerja akan diarahkan untuk mengikuti program inkubasi dan pelatihan di sektor-sektor strategis yang tengah dikembangkan pemerintah. Dengan cara ini, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

 

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menciptakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia. Keberhasilan program ini akan menjadi langkah besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, di mana setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

 

)* Analisis Kebijakan Publik

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

July 29, 2026

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

July 29, 2026

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

Pemerintah Mitigasi Terorisme Digital, 250 Anak Terpapar Ekstremisme Dibina dan Direhabilitasi

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Mitigasi Terorisme Digital, 250 Anak Terpapar Ekstremisme Dibina dan Direhabilitasi Jakarta – Pemerintah terus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.