• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Literasi»Segera Dilaunching, Novel 12 Cerita Glen Anggara Terjual 3000 Eksemplar dalam Satu Menit

Segera Dilaunching, Novel 12 Cerita Glen Anggara Terjual 3000 Eksemplar dalam Satu Menit

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 14 November 2019

Kabar baik bagi para penggemar novel di Indonesia. Coconut Books (PT Melvana Media Indonesia), penerbit spesialis novel remaja akan melaunching novel terbarunya berjudul “12 Cerita Glen Anggara (CGA)”.

Yang istimewa, launching akan dilaksanakan di tiga provinsi sekaligus dalam waktu satu hari! Ya, novel karya Luluk HF ini akan dirilis tanggal 24 November 2019 di provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Novel 12 Cerita Glen Anggara berkisah tentang Shena Rose Hunagadi, seorang gadis cantik yang menderita gagal ginjal. Angka 12 tersebut merupakan daftar keinginan Shena sebelum meninggal, dan Glen Anggara, si cowok tampan dan kaya-rayalah yang sanggup mewujudkannya.

Di antara daftar keingan Shena itu adalah: punya pacar, kencan, jalan-jalan sama pacar, makan malam romantis, dan yang paling berat adalah minta diputusin sama pacarnya. Ya pasti aja, karena Glen sudah terlanjur cinta kepada mantan ketua OSIS yang pernah menjewernya waktu MOS dulu. Ini merupakan novel dengan kisah komedi romantis terbaru besutan Luluk HF, penulis novel mega best seller “Mariposa.”

Melanjutkan kesuksesan Mariposa, novel 12 CGA juga memecahkan rekor penjualan terbaru. Saat masa pre order dibuka pada 1 November lalu, novel ini terjual sebanyak 3000 eksemplar di Shopee hanya dalam waktu satu menit! Dan dalam tempo 20 menit, novel ini terjual 11.000 eksemplar.

Untuk cetakan pertama, Coconut Books mencetak buku ini sebanyak 40.000 eksemplar, 20.000 eksemplar di antaranya merupakan edisi khusus bertanda tangan penulis (pre order).

Andre Altamis, Manager Representative Marketing Officer (RMO) PT. Bumi Semesta Media, distributor buku ini mengungkapkan, akhir November ini novel 12 CGA sudah tersedia di toko-toko buku pulau Jawa, Sumatera dan Bali. “Sementara untuk Kalimantan, Sulawesi dan Papua, maksimal di minggu kedua bulan Desember sudah tersedia,” ungkapnya.

Dia berharap, hadirnya novel 12 CGA ini dapat menginspirasi masyarakat terutama generasi milenial untuk produktif melahirkan karya, dan menggunakan kesempatan yang dimiliki untuk berbuat baik bagi sesama. “Generasi milenial jangan hanya konsumtif, tapi juga harus produktif. Novel ini contoh karya milenial yang produktif dan menginspirasi, sangat layak dimiliki,” ungkapnya.

Sementara itu, Luluk HF, penulis novel 12 CGA mengungkapkan, novel ini ditulis karena dorongan untuk membuat ide cerita yang berbeda dari novel-novel lainnya, dengan feel cerita yang kuat.

“Adapun penyakit yang diderita oleh Shena, terinspirasi dari ibu saya yang pernah mengalami sakit gagal ginjal,” ungkapnya. Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Lamongan, Jawa Timur ini butuh waktu sekitar empat bulan untuk menulis novel ini hingga tuntas.

Luluk menambahkan, karya terbarunya ini sarat akan pesan moral, terutama bagi generasi milenial. Di antaranya, kita harus bisa bersyukur setiap hari, tidak boleh gampang mengeluh dan tidak menyia-nyiakan hidup dengan hal yang tidak berguna.

“Dan, novel ini juga mengejarkan kepada generasi milenial agar lebih menghargai orang tua, apalagi seorang Ibu,” tandasnya.

Dia berharap, novel ini bisa menghibur dan memberi manfaat bagi semua orang agar lebih banyak bersyukur dan lebih banyak bahagia. “Dan semoga Novel ini bisa disukai semua pembaca, serta menjadi novel mega best seller. Amiin. Hehe,” seloroh gadis berjilbab ini.

Yang spesial, dalam launching nanti, tokoh Glen akan muncul dalam roadshow di tiga provinsi tersebut. Dalam hal ini, karakter Glen akan diperankan oleh artis pendatang baru yang sedang naik daun, Junior Roberts. Bagi kamu yang mau ikutan launching novel best seller ini, kamu akan mendapatkan berbagai bonus dari penerbit yang beralamat di Perumahan Batam, Jl. Batam Raya No. 8, Pasir Gunung Selatan, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat ini.

Di antaranya, 10 pendaftar pertama bisa foto bareng penulis dan pemeran Glen (Junior Roberts). Kamu juga akan mendapatkan voucher belanja atau diskon sebesar 35 persen untuk belanja di shopee.co.id/melvanamediastore dan diskon 10 persen belanja di Gramedia, serta bonus-bonus lainnya. Pendaftaran bisa dilakukan di link berikut ini: http://bit.ly/LaunchingGlenAnggara

Nah, penasaran? Berikut ini tempat dan jadwal launching novel 12 CGA di tiga provinsi:
1. Gramedia Bintaro Plaza, Tangerang, Banten, pukul 10.00 WIB
2. Gramedia Metropolitan Mall Bekasi, Jawa Barat, pukul 13.00 WIB
3. Gramedia Matraman Jakarta, pukul 17.00 WIB.

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan

August 19, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

August 19, 2026

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan  Oleh: Samhaji Syukur Musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur, menjadi ujian ketangguhan nasional sekaligus momentum pembuktian nyata atas keberhadiran negara dalam mengayomi seluruh lapisan masyarakat terdampak. Didasari kesadaran mendalam akan besarnya skala dampak sosial dan kerusakan fisik di lapangan, langkah proaktif pemerintah pusat bersama jajaran pemerintah daerah dalam memetakan serta merespons situasi krisis secara terstruktur layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran negara bukan sekadar simbol penanganan krisis formalitas, melainkan wujud pelaksanaan mandat konstitusional untuk melindungi keselamatan setiap jiwa warga negara. Pembentukan Satuan Tugas Terpadu Penanganan Pascabencana Gempa NTT yang diinisiasi oleh pemerintah pusat menjadi konsolidasi instrumen kekuasaan publik yang krusial agar tidak ada satu pun warga terdampak yang terabaikan dalam fase tanggap darurat ini. Keputusan taktis yang diambil oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dalam merespons cepat dinamika pascagempa mencerminkan tata kelola krisis yang terukur, inklusif, dan berorientasi pada keselamatan publik. Pembentukan satuan tugas khusus pascagempa dipusatkan untuk menjangkau titik-titik pengungsian mandiri yang tersebar di wilayah perbukitan maupun pemukiman terpencil. Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa percepatan pendataan pengungsi mandiri merupakan fondasi utama agar pemenuhan kebutuhan logistik, obat-obatan, dan sarana tempat tinggal sementara dapat terdistribusi secara konsisten dan adil. Konsolidasi lintas sektor yang menyatukan peran pemerintah daerah, jajaran TNI, Polri, BPBD, hingga tingkatan kecamatan dan desa membuktikan bahwa sekat-sekat administratif tidak boleh membatasi penyaluran bantuan kemanusiaan pada saat-saat paling kritis. Langkah penanganan yang sigap di tingkat pusat menemukan titik tumpu yang kuat melalui kesiapan instansi teknis penanggulangan bencana di daerah. Kepala BPBD Nusa Tenggara Timur Mahadin Sibarani mengonfirmasi bahwa rincian dampak fisik, termasuk kerugian pada ribuan unit rumah warga serta ratusan fasilitas umum dan infrastruktur sosial, terus diverifikasi dalam basis data yang terintegrasi. Pendataan komprehensif ini menjadi landasan strategis bagi pembentukan satgas daerah untuk memperkuat komando lokal. Dengan komando operasional yang solid di tingkat tapak, berbagai tantangan teknis dalam menjangkau posko penampungan yang sulit diakses dapat diselesaikan secara efektif melalui kolaborasi intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan. Penguatan kelembagaan penanganan krisis ini juga selaras dengan komitmen pengawasan ketat yang dijalankan oleh pimpinan legislatif. Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menekankan bahwa peninjauan langsung di lapangan serta sinergi lintas lembaga merupakan kunci utama untuk memastikan efisiensi penyaluran pasokan logistik, fasilitas kesehatan, dan hunian sementara bagi warga terdampak. Pengawasan melekat dari parlemen memastikan bahwa setiap kebijakan tanggap darurat yang digulirkan eksekutif berjalan secara transparan, akuntabel, dan berfokus penuh pada pemulihan fisik maupun trauma psikologis masyarakat. Kehadiran pimpinan DPR bersama pejabat kementerian di titik bencana menegaskan jaminan bahwa seluruh fungsi pemerintahan bekerja sinergis demi mengembalikan rasa aman publik. Dukungan taktis legislatif semakin konkret dengan adanya kesiapan akselerasi prosedur penganggaran bencana di tingkat parlemen. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menegaskan kesiapan DPR untuk mempercepat proses persetujuan alokasi maupun alih fungsi anggaran pemerintah apabila kebutuhan penanganan bencana di lapangan meningkat. Fleksibilitas serta kemudahan prosedur persetujuan anggaran di DPR menjamin bahwa seluruh tahapan tanggap darurat hingga rehabilitasi tidak akan terkendala oleh hambatan administratif. Komitmen ini menunjukkan betapa harmonisnya relasi kerja antara pemerintah dan DPR dalam mengutamakan keselamatan rakyat di atas segala kerumitan birokrasi anggaran. Pengawasan taktis terhadap efektivitas penanganan bencana di kawasan terdampak juga dikawal oleh pimpinan dewan lainnya melalui peninjauan lapangan yang mendalam. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya laporan kondisi riil dan langkah taktis yang diambil selama masa tanggap darurat untuk menjamin kepastian pelayanan pengungsi di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai dan daerah sekitarnya. Cucun menyampaikan bahwa masukan konkret dari pemerintah daerah serta instansi terkait akan menjadi acuan utama dalam menetapkan kebijakan pemulihan jangka pendek dan menengah. Pendekatan ini memastikan bahwa penanganan dampak gempa bumi dilakukan secara merata tanpa mengesampingkan kabupaten yang membutuhkan intervensi khusus.…

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT Jakarta – Pemerintah memperkuat pembentukan satuan tugas…

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi Jakarta – Penanganan korban gempa…

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah  Oleh: Agus Sasongko Sudah saatnya publik menilai perjalanan pembangunan bukan hanya dari janji, tetapi juga dari arah kebijakan dan hasil yang mulai terlihat di tengah kehidupan masyarakat. Dalam 21 bulan pemerintahan, berbagai langkah yang diambil menunjukkan adanya upaya mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini dianggap rumit dan membutuhkan waktu panjang. Di tengah tantangan pada sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik, rangkaian kebijakan transformatif menjadi sinyal bahwa negara sedang bergerak lebih cepat membenahi masalah sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan Indonesia. Gambaran tersebut mengemuka dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta. Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan sekaligus menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari pemerintahan. Artinya, rata-rata satu kebijakan lahir setiap lima hari sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan negara yang sebagian telah berlangsung selama puluhan tahun dan membutuhkan keberanian dalam pengambilan keputusan. Menurut Prabowo Subianto, pencapaian tersebut lahir dari kombinasi keberanian mengambil keputusan, kerja keras, arah kebijakan yang jelas, serta semangat gotong royong seluruh unsur bangsa. Pemerintah juga tidak mengklaim seluruh persoalan telah selesai, tetapi menilai berbagai tantangan nasional mulai memasuki tahap penyelesaian yang lebih nyata. Cara pandang tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan diposisikan sebagai proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi, bukan sekadar mengejar pencapaian jangka pendek yang mudah dilupakan. Salah satu indikator keberhasilan yang paling menonjol selama setahun terakhir terlihat pada sektor pangan. Indonesia berhasil mencapai swasembada delapan komoditas utama lebih cepat dibanding target awal yang diperkirakan membutuhkan empat hingga lima tahun. Beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit menjadi komoditas yang berhasil diperkuat melalui kombinasi kebijakan produksi, distribusi, serta dukungan kepada petani. Pencapaian ini memperlihatkan bahwa percepatan kebijakan dapat menghasilkan dampak nyata ketika hambatan birokrasi dan distribusi mulai disederhanakan. Keberhasilan tersebut diperkuat oleh langkah pemerintah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk yang selama ini dinilai menghambat akses petani. Selain itu, harga pupuk berhasil diturunkan hingga 20 persen sehingga biaya produksi menjadi lebih ringan. Kebijakan tersebut tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berdampak terhadap kinerja PT Pupuk Indonesia yang mencatat peningkatan keuntungan sebesar 252,8 persen. Situasi ini memperlihatkan bahwa kebijakan yang tepat dapat menghadirkan manfaat ganda, yakni memperkuat kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan kinerja badan usaha milik negara. Pada sektor energi, pemerintah juga menunjukkan langkah strategis melalui implementasi diesel berbasis campuran biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri sehingga mampu menghemat devisa sekitar Rp170 triliun atau setara USD9,5 miliar. Langkah tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa hilirisasi sumber daya dan pemanfaatan energi domestik mulai memberikan hasil yang konkret bagi perekonomian nasional.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.