• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Energi»Resmikan 5 Gardu Induk, Gubernur Apresiasi Komitmen PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Lampung

Resmikan 5 Gardu Induk, Gubernur Apresiasi Komitmen PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Lampung

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 24 September 2020

PLN meresmikan lima Gardu Induk dengan total kapasitas 300 MVA yang tersebar di Provinsi Lampung yaitu GI Jati Agung, GI Ketapang, GI Langkapura, GI Dipasena, dan GI Mesuji, Rabu (23/9). Beroperasinya lima GI ini diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendorong tumbuhnya investasi di Provinsi Lampung.

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Pandapotan Manurung dan General Manager PLN Unit Induk Pembangunan, Dendi Kusumawardana, yang dipusatkan di GI Jati Agung.

Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi mengapresiasi komitmen PLN untuk terus memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung.

“Pemerintah sangat mengapresiasi PLN dan akan terus mendorong percepatan pembangunan kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Lampung,” tutur Arinal.

Dirinya pun berharap PLN terus melanjutkan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur kelistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Lampung.

“Saya berharap, PLN dapat berkomitmen penuh dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di Provinsi Lampung, meskipun dihadapkan dengan berbagai kondisi, seperti perbedaan geografis, sumber daya alam, budaya hingga politik di masing-masing daerah,” ungkap Arinal.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan nasional secara umum, maupun kelistrikan Sumatera secara khusus, dan dalam hal ini di Lampung dalam keadaan aman dan cukup.

“Ketersediaan pasokan listrik yang cukup ini tentu akan mendorong munculnya industri dan bisnis serta membuat masyarakat lebih produktif, sehingga harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Wiluyo.

General Manager PLN UIW Lampung, Pandapotan Manurung menjelaskan bahwa pembangunan GI yang tersebar di 5 lokasi di Provinsi Lampung sendiri dimaksudkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan listrik bagi masyarakat Lampung.

“Khusus Gardu Induk Dipasena dan Gardu Induk Mesuji, PLN dapat melistriki masyarakat sebanyak 3.627 pelanggan di Dipasena dan 8.574 pelanggan di Mesuji,” ujar Pandapotan.

Baca juga: 7 Keberkahan Shalat Tahajud yang Jarang Diketahui

Lanjutnya, GI Ketapang dikhususkan untuk memperkuat pasokan listrik Lampung Selatan, khususnya di daerah kawasan industri dan pelabuhan. GI Langkapura guna meningkatkan keandalan energi listrik yang akan disalurkan ke pusat kota Bandar Lampung. Selanjutnya, GI Jati Agung memperkuat kelistrikan di daerah Kota Baru, Lampung Selatan.

Pada acara peresmian tersebut, PLN melalui program PLN Peduli bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal PLN menyalurkan bantuan senilai Rp 195 juta yang digunakan untuk sarana prasarana rumah ibadah, sembako, modal usaha, hingga bantuan untuk guru mengaji, guru honorer, dan mustahik yang berlokasi di sekitar pembangunan GI tersebut.

 

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026 Jakarta – Pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu Koperasi…

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.