Categories: Uncategorized

Reshuffle Kabinet Upaya Presiden Tingkatkan Produktivitas Pemerintah

Reshuffle Kabinet Upaya Presiden Tingkatkan Produktivitas Pemerintah

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih dengan melantik enam pejabat baru di Istana Negara.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi penyegaran kabinet guna memperkuat produktivitas dan efektivitas kinerja pemerintahan di tengah berbagai tantangan nasional.

 

Dalam reshuffle tersebut, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ditunjuk sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) menggantikan Muhammad Qodari.

 

Sementara itu, Muhammad Qodari dipercaya mengemban peran baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) untuk memperkuat komunikasi publik yang lebih terintegrasi.

 

Presiden juga melantik sejumlah tokoh lainnya, yakni Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional, serta Hasan Nasbi sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

 

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menilai langkah reshuffle tersebut merupakan kewenangan penuh Presiden dalam menempatkan pejabat sesuai kebutuhan.

 

“Ini tentunya hak prerogatif untuk menempatkan orang sesuai dengan kapabilitas orang dan tujuan penugasan di lembaga yang dipimpin,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa pergeseran posisi yang dialami Muhammad Qodari merupakan bagian dari penyesuaian tugas dalam struktur pemerintahan.

 

Menurutnya, perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kinerja lembaga, khususnya dalam mendukung agenda strategis Presiden.

 

Andreas juga menyampaikan harapan terhadap Dudung Abdurachman yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Presiden.

 

“Semoga Pak Dudung akan menjalankan tugas sesuai dengan kebutuhan penugasan KSP dalam menjalankan visi dan misi Presiden,” katanya.

 

Di beritakan sebelumnya, Aktivis Buruh, Jumhur Hidayat, telah menyiapkan sejumlah program prioritas di bidang lingkungan hidup, khususnya terkait pengelolaan sampah dan pemenuhan komitmen internasional.

 

“Menteri LHK banyak tugas dan harus kita tuntas kerja keras. Yang paling di depan mata ya soal sampah. Terus kita harus keep up juga dengan isu-isu atau kesepakatan internasional secara bertahap kita harus penuhi,” ungkapnya.

 

Meski telah menyiapkan program, Jumhur mengaku belum mengetahui secara pasti posisi yang akan diembannya sebelum pelantikan. Ia tiba di Istana bersama keluarga untuk mengikuti prosesi pelantikan bersama tokoh lainnya.

 

Reshuffle ini menegaskan komitmen Presiden dalam menjaga kinerja kabinet tetap adaptif, sekaligus memastikan percepatan pelaksanaan program pemerintah berjalan lebih optimal dan terarah.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

APBN di Tengah Badai Global: Stabilitas yang Terjaga

APBN di Tengah Badai Global: Stabilitas yang Terjaga Oleh : Lisa Ramadhani Di tengah ketidakpastian…

1 hour ago

Ketahanan APBN dalam Menghadapi Gejolak Global

Ketahanan APBN dalam Menghadapi Gejolak Global Oleh : Ricky Rinaldi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

1 hour ago

APBN Terkelola Baik, Dampak Global Direspon Terukur

APBN Terkelola Baik, Dampak Global Direspon Terukur Jakarta - Pemerintah memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan…

2 hours ago

Di Tengah Tekanan Global, APBN Dipastikan Tetap Aman

Di Tengah Tekanan Global, APBN Dipastikan Tetap Aman *Jakarta* - Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan…

4 hours ago

Kopdes Diperluas hingga Pelosok, Pemerataan Ekonomi Kian Nyata

Kopdes Diperluas hingga Pelosok, Pemerataan Ekonomi Kian Nyata Oleh: Farhan Akbar Membangun Indonesia dari pinggiran…

4 hours ago

Kopdes Jadi Motor Penggerak Ekonomi di Wilayah Terpencil

Kopdes Jadi Motor Penggerak Ekonomi di Wilayah Terpencil Oleh: Livia Maharani Kusuma Wajah desa kini…

4 hours ago