• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Rekomendasi Wisata Religi di Jakarta yang Sayang untuk Kamu Lewatkan

Rekomendasi Wisata Religi di Jakarta yang Sayang untuk Kamu Lewatkan

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 17 September 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Jakarta memiliki banyak tempat hiburan dan wisata. Salah satunya adalah objek wisata religi. Objek wisata religi di Ibukota Indonesia ini bahkan sudah terkenal hingga ke mancanegara. Bukan hanya masjid, tapi juga gereja.

Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta Pusat pastinya yang paling unik karena dua rumah ibadah ini yang saling berhadapan, bahkan terdapat jalan penghubung antara dua rumah ibadah ini.

Hal ini menjadi simbol keberagaman dan persatuan Indonesia. Itu sebabnya banyak warga Jakarta dan sekitarnya yang berbondong-bondong mengunjungi satu atau beberapa tempat wisata ini disaat memliki waktu luang.

Mengunjungi tempat wisata, baik yang sifatnya religi maupun non-religi memang selalu menarik. Karena akan ada banyak hal baru yang bisa kita temukan dan pelajari bahkan terapkan di kehidupan sehari-hari.

Kota Jakarta tidak hanya dikenal memiliki gedung pencakar langit yang tinggi. Karena di kota ini, terdapat banyak objek wisata religi, bukan hanya Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, tapi ada pula lainnya yang sayang untuk kamu lewatkan. Berikut ulasannya.

1. Masjid Istiqlal
Warga muslim yang berada di Kota Jakarta pasti cukup familiar dengan Masjid Istiqlal ini. Masjid ini berada di daerah Jakarta Pusat yang didapuk sebagai masjid terbesar di kawasan Asia Tenggara. Saking megah dan besarnya, masjid ini mampu menampung sekitar 200 ribu jamaah.

2. Gereja Katedral
Gereja Katedral lokasinya masih di daerah Jakarta Pusat, bahkan berdekatan dengan Masjid Istiqlal. Gereja ini dahulu pernah terbakar tapi kini sudah diperbaiki kembali sehingga bisa digunakan oleh para jamaah. Gereja ini dibangun lalu diresmikan oleh Antonius Dijkmans pada 1810.

Baca juga: BOLEHKAH MEMOTONG KUKU DAN RAMBUT SAAT HAID MENURUT ISLAM?

3. Makam Habib Hasan Al Haddad
Mengunjungi masjid sebagai objek wisata religi mungkin sudah bisa kita lakukan. Sebagai alternatif tempat lain, silakan kunjungi Makam Habib Hasan Al Haddad ini. Makam ini bisa ditemukan dengan mudah di Jakarta Utara.

4. Makam Keramat Habib Kuncung
Berbeda dari tempat wisata religi di Jakarta sebelumnya, makam ini berada di Jakarta Selatan. Selain maka Habib Kuncung, terdapat pula makam Habib Munzir Al Musawa yang konon merupakan ketua Majelis Rasullulah.

5. Makam Al Hawi Condet
Makam Al Hawi Condet berada persis di kawasan Jakarta Timur, hampir sebagian besar pengunjungnya adalah warga Kramatjati, Jakarta Timur. Selain berziarah, pengunjung yang datang kesini juga bisa berbelanja. Ada banyak perlengkapan muslim yang ditawarkan seperti sarung, minyak wangi, dan baju muslim.

6. Makam Habib Ali Kwitang
Makam ini setiap hari tidak pernah sepi, ada saja warga Senen, Jakarta yang menyempatkan diri untuk berziarah di makam Habib Ali Bin Abdurrahman atau yang populer dengan sebutan Habib Ali Kwitang.

7. Jakarta Islamic Center
Jakarta Islamic Center merupakan tempat pengkajian sekaligus pengembangan ajaran Islam di Jakarta Utara. Didesain dengan sangat menarik, arsitek tempat ini adalah Ahmad Noeman yang sebelumnya telah mendesain Masjid At-Tin TMII.

8. Vihara Darma Bakti
Vihara Darma Bakti merupakan salah satu vihara yang bisa kita temukan di Jakarta. Untuk sampai ke tempat wisata ini, kita harus mengunjungi kawasan Jakarta Barat. Tempat ini banyak dikunjungi oleh masyarakat Tionghoa dan memiliki gaya arsitektur khas China.

Dengan mengenal seluruh tempat wisata religi Jakarta di atas, diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal serta menghargai peninggalan sejarah yang sifatnya spiritual.

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.